Harpoen, mendunia lewat grafiti digital

J.P. Ellis dan Agatha Simanjuntak, dua dari tiga founder Harpoen, berpose dengan penghargaan dari WSA-Mobile
J.P. Ellis dan Agatha Simanjuntak, dua dari tiga founder Harpoen, berpose dengan penghargaan dari WSA-Mobile
© Istimewa

Aplikasi ponsel asli buatan Indonesia, Harpoen, berhasil menjadi juara dunia untuk kategori mobile tourism and culture di World Summit Award (WSA)-Mobile 2013, Abu Dhabi, UEA, pada 5 Februari 2013 kemarin. WSA-Mobile, yang diinisiasi oleh PBB, merupakan ajang kolaborasi dan kompetisi konten bergerak yang melibatkan lebih dari 160 negara anggota PBB.

Harpoen adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna meninggalkan jejak (grafiti) berupa pesan atau foto di suatu tempat seperti halnya seseorang memasang tanda di pohon atau tembok. Di WSA-Mobile 2013, Harpoen -- yang telah diunduh oleh 3,5 juta orang -- menyisihkan aplikasi pemandu wisata dari Italia, jasa pemesanan taksi global dari Estonia, aplikasi pengalaman dari Uganda, dan pemandu wisata bergerak dari Austria.

BACA JUGA

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.