Jay-Z luncurkan layanan musik streaming Tidal

Dari kiri; Madonna, Deadmau5, Kanye West dan Jay Z
Dari kiri; Madonna, Deadmau5, Kanye West dan Jay Z | Jamie McCarthy/billboard.com

Rapper Jay-Z (45) melebarkan sayap bisnisnya di perusahaan Project Panther Bidco dengan mengakuisisi Aspiro, induk layanan musik streaming di Swedia, senilai AS$56 juta (±Rp733 miliar).

Dilaporkan Reuters, Senin (30/3/2015), rapper bernama asli Shawn Corey Carter ini kemudian melebur dua layanan Aspiro; Tidal (musik) dan WiMP Music (video). Melalui platform ini musisi dan penggemar dapat saling bertukar ide, konten musik eksklusif, video, rekaman konser, rekaman demo musik, obrolan, dan lain-lain. Pada Senin pula, wajah baru Tidal diluncurkan di New York, AS. Turut hadir para bintang, antara lain Usher, Rihanna, Nicki Minaj, Madonna, Dead Mouse, Kanye West, Jack White, Daft Punk, dan serta istri Jay-Z -- Beyonce.

Situs resmi Tidal menjelaskan ada dua paket langganan. Masing-masing berharga AS$9,99 per bulan untuk kualitas audio standar dan AS$19,99 dengan kualitas audio tinggi. Setiap paket langganan juga menyediakan tayangan video berkualitas HD dan editorial hasil kurasi para pakar. Namun dua keunggulan Tidal dibanding layanan sejenis adalah kualitas audio level atas dalam bentuk High Fidelity (HiFi).

Keunggulan Tidal lainnya, eksklusivitas konten. Contoh, single terbaru Rihanna berjudul Bitch Better Have My Money yang diluncurkan pada 26 Maret silam belum tersedia di Spotify, tapi sudah bisa diunduh melalui Tidal. Film berjudul Electroma (2006) karya duo Daft Punk juga telah tersedia di Tidal dengan sejumlah bonus tambahan. Hal ini tidak akan ditemui di YouTube.

Namun layanan Tidal tidak punya paket gratis. Kepada Billboard, Jay-Z menjelaskan akses gratis hanya akan membuat publik makin meremehkan musik. "Publik menganggap musik seharusnya gratis, tetapi mereka bersedia membeli air seharga AS$6. Padahal air bisa diminum gratis dari keran dan itu air bersih. Namun mereka justru bersedia membayarnya. Begitulah pola pikir publik sekarang."

Sementara ini Tidal belum bisa dinikmati di Indonesia karena baru tersedia di beberapa negara seperi AS, Inggris, Spanyol, Italia, Afrika Selatan, Singapura, dan Australia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR