''Jokowi, jangan hapus seni!''

Grafiti yang meminta Gubernur DKI Jokowi tak menghapus mural di Dukuh Atas, Jakpus, Selasa (23/4/2013).
Grafiti yang meminta Gubernur DKI Jokowi tak menghapus mural di Dukuh Atas, Jakpus, Selasa (23/4/2013). | Teresia May/Ant

Grafiti dalam bahasa Inggris bebas itu ditujukan kepada Gubernur DKI Joko Widodo: “Jokowi don’t eraser street art Jkt.” Tulisan itu terpampang pada dinding beton penyangga jalan layang di Dukuh Atas, Jakpus, siang tadi (23/4/2013).

Pembersihan sejumlah kawasan, termasuk bersih dari mural, mengundang reaksi sejumlah “bombers”. Coretan, lukisan, dan karya rupa lain pada dinding di ruang publik, katakanlah untuk kampanye antikorupsi, oleh kalangan seni disebut “street art”, bagian dari “urban art”.

» Arsip: Kaligrafiti Arab untuk Louis Vuitton

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR