3 catatan di balik Semen Padang vs Mitra Kukar

Skuat Mitra Kukar berpose gembira bersama trofi juara Piala Jenderal Sudirman 2015 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016)
Skuat Mitra Kukar berpose gembira bersama trofi juara Piala Jenderal Sudirman 2015 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016) | Muhammad Adimaja /Antara Foto

Mitra Kukar menjuarai Piala Jenderal Sudirman usai mengalahkan Semen Padang 2-1 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24//1/2016) malam. Dua gol Kukar dicetak Michael Orah dan Yogi Rahadian, sementara Semen Padang unggul lebih dulu lewat gol Adi Nugroho.

Ada sejumlah catatan menarik di balik laga final yang dibuat meriah dengan penampilan dua band papan atas, Slank dan Noah, serta atraksi terjun payung para prajurit TNI --di antaranya sempat menggantung di atap stadion lantaran parasutnya tersangkut dan sebagian kecil mendarat di luar stadion.

"Tadi anginnya di atas sangat kencang, tapi di bawah kecil," ujar Sersan Kepala Boyke HW kepada Kompas.com usai mendarat darurat di di luar stadion.

Kami memilih tiga gal paling menarik yang bisa dicatat dari turnamen berhadiah total Rp5 miliar dan untuk memperingati 100 tahun mendiang Jenderal Sudirman.

Seorang penerjung TNI AD menggantung di bawah atap stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016)
Seorang penerjung TNI AD menggantung di bawah atap stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016) | Muhammad Adimaja /Antara Foto

Lapangan banjir

Hujan deras yang turun seusai pesta hiburan dan atraksi terjun payung membuat air menggenangi lapangan di sejumlah titik. Hujan intensitas sedang berlangsung hingga laga berakhir.

Alhasil kedua tim kesulitan mengembangkan permainan bola pendek. Pelatih Kukar, Jafri Sastra, mengatakan terpaksa mengubah pendekatan cara bermain pada babak kedua.

"Terus terang skema permainan pada babak pertama tidak berkembang. Namun di babak kedua kami mengganti skema permainan jadi long pass karena kondisi lapangan sehabis hujan," ujar Jafri seperti dikutip Bola.net.

Para pemain dua tim berjibaku merebut bola di atas kubangan lapangan stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016)
Para pemain dua tim berjibaku merebut bola di atas kubangan lapangan stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016) | Akbar Nugroho Gumay /Antara Foto

Tim unggulan keok

Sebelum laga, Semen Padang diunggulan juara. Rappler melakukan jajak pendapat di Twitter dan 60 persen pembacanya memfavoritkan Semen Padang asuhan Nil Maizar keluar menjadi juara.

Tapi di lapangan, Semen Padang nyaris tak bertaji. Maklum, ada dua pemain Semen Padang terpaksa absen karena menuai kartu merah pada laga semifinal. Mereka adalah Satrio Syam dan Hendra Bayauw.

Krisis pemain diakui Nil. Apalagi Semen Padang harus bermain dengan 10 orang usai gelandang Yu Hyun Koo menuai kartu kuning kedua pada menit 63 dan kemudian Novan Sasongko harus diganti karena cedera.

Nil mengatakan tampil 10 orang memang sulit dan ditambah stok pemain terbatas. "Maka itu kami bermain rapat dengan 4-4-1, tapi kehilangan Novan (karena cedera) itu yang krusial. (Dua gol Mitra dari sisi kiri). Counter attack dari sisi kiri dan kanan," kata Nil dikutip Detikcom.

Kiri adalah kunci

Seluruh gol pada laga final ini terjadi dan berawal di siri kiri lapangan masing-masing tim. Gol Semen Padang pada menit 33 dicetak Adi lewat sundulan di sisi kiri gawang Shahar Ginanjar.

Adapun gol pertama Kukar yang menyamakan kedudukan 1-1 dicetak melalui tendangan bebas Michael Orah pada menit 79 dari sebelah kiri gawang Jandia Eka Putra. Sedangkan gol kedua Kukar dicetak Yogo Rahadian pada menit 90 setelah melakukan penetrasi individu di sisi kiri pertahanan Semen Padang.

Pemain Semen Padang Irsyad Maulana terlentang di lapangan, sementara pemain Mitra Kukar Syahrizal (kiri) dan Yogi Rahadian (kanan) merayakan kemenangan di stadion Gelora Bung Karno,Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016)
Pemain Semen Padang Irsyad Maulana terlentang di lapangan, sementara pemain Mitra Kukar Syahrizal (kiri) dan Yogi Rahadian (kanan) merayakan kemenangan di stadion Gelora Bung Karno,Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016) | Muhammad Adimaja /Antara Foto
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR