FRANCE OPEN 2017

7 Wakil Indonesia di babak kedua

Ekspresi Faja/Rian setelah mengalahkan pasangan nomor 4 dunia, Li/Liu di babak pertama France Open, Rabu (25/10). Indonesia berhasil mengrimkan 7 wakilnya di turnamen tersebut.
Ekspresi Faja/Rian setelah mengalahkan pasangan nomor 4 dunia, Li/Liu di babak pertama France Open, Rabu (25/10). Indonesia berhasil mengrimkan 7 wakilnya di turnamen tersebut. | Badmintonindonesia.org /PBSI

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengawali penampilan mereka di Yonex France Open 2017 dengan baik. Bartarung melawan ganda putra nomor empat dunia, Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok), Fajar/Rian menang straight game, 21-19, 21-13.

Dengan kemenangan tersebut, pasangan muda Indonesia itu memperbaiki rekor pertemuan mereka atas Li/Liu. Sebelum di France Open, Fajar/Rian dua kali kalah, yakni di Malaysia Open 2017 dan All England 2017.

"Kami berusaha bermain lepas. Tidak ada yang tidak mungkin," ucap Fajar, yang dikutip dari Badmintonindonesia.org. Meski berpikir demikian, Fajar tetap saja tak menyangka pertarungannya ini diselesaikan dalam dua gim.

Merujuk pada pengalaman, hasil itu memang terbilang mengejutkan. Li/Liu bukan baru kali ini di peringkat atas dunia. Mereka pernah menjadi nomor satu dan selalu bertengger di lima besar beberapa bulan terakhir.

"Kami ikut instruksi pelatih, membuat lawan tidak nyaman dengan pertandingan ini," katanya. Rian menambahkan, kunci kemenangan lain mereka kali ini ada di service dan pengembalian setelah service.

"Kami juga bermain agresif," kata Rian.

Beberapa turnamen terakhir, Li/Liu sepertinya memang tak pernah beruntung bila menghadapi atlet Indonesia. Sebelumnya, mereka kalah oleh Angga Pratama/Ricky Karandasuwardi (Denmark Open/pekan kemarin) dan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro (Kejuaraan Dunia/Agustus).

Dengan hasil tersebut, Fajar/Rian pun melaju ke babak kedua di turnamen yang menyediakan total hadiah 325.000 USD. Di babak kedua, mereka akan menghadapi pasangan Korea Selatan, Chung Eui Seok/Kim Dokyoung.

Di nomor ganda putra, Indonesia juga berhasil mengirimkan satu wakil lainnya, Ahsan/Rian. Ahsan/Rian berhasil melewati rintangan babak utama dengan mengalahkan Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan), 21-17, 21-18.

Bila Fajar Rian menang relatif mudah, tidak demikian dengan ganda campuran andalan Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto. Mereka harus bersusah payah menundukkan pemain non-unggulan asal Denmark, Niclas Nohr/Sara Thygesen.

Membutuhkan waku hampir sejam, unggulan ketiga kejuaraan itu menang 21-14, 17-21, 21-18. "Gim kedua kan pindah lapangan, kami merasa feeling-nya belum dapat, lambat dapat ritme permainannya," ucap Praveen.

Sebenarnya, bukan hanya di gim kedua saja kesulitan mereka, pun demikian awal gim terakhir. Mereka sempat tertinggal 3-7. Tapi, kemudian mereka mampu menemukan pola bermain dan menutup dengan skor yang tak terlampau jauh, 21-18.

"Pasangan Denmark ini sebetulnya tidak terlalu berbahaya, cuma jangan sampai lengah saja," ucap Praveen.

Debby menuturkan, dalam pertandingan tersebut mereka memang sempat bermain terburu-buru. Kondisi ini terjadi, utamanya pada gim kedua.

"Semua serba terburu-buru. Pertandingan tadi memang masih penyesuaian," ujar Debby. Di babak kedua, Praveen/Debby akan menghadapi Dechapol Puavaranukroh/Puttita Supajirakul (Thailand).

Praveen/Debby harus melewati perjuangan keras untuk menundukkan pasangan Denmark Niclas/Sara di babak utama France Open.
Praveen/Debby harus melewati perjuangan keras untuk menundukkan pasangan Denmark Niclas/Sara di babak utama France Open. | Badmintonindonesia.org /PBSI

Hasil ini menggenapkan wakil Indonesia di ganda campuran. Sebelumnya, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga berhasil melangkah ke babak kedua.

Di nomor ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu melewati pertandingan pertama dengan mengalahkan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen (Denmark). Dalam tempo sekira 35 menit, mereka menang straight game, 21-17, 21-8.

Pertandingan tersebut, seperti dijadikan laga pemanasan bagi Greysia/Apriyani. Hal ini bisa dilihat di gim kedua, di mana mereka menang telak. Dan Apriyani pun mengaku, dalam pertandingan tersebut ia belum mengerahkan seluruh kemampuannya.

"Saya pribadi merasa belum keluar semua permainannya. Tadi masih beradaptasi dengan lapangan," ucapnya.

Di babak kedua, mereka akan menghadapi Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang). Pada pertemuan pertama di Korea Open 2017 pada September, Greysia/Apriyani menang dengan skor 14-21, 21-17, 21-13.

Sisakan 2 tunggal

Beda nasib dialami dua finalis Korea Open 2017. Sang juara, Anthony Sinisuka Ginting, melaju ke babak kedua France Open. Sedangkan Jonatan Christie, harus angkat koper dini setelah dikalahkan Wong Wing Ki Vincent (Hong Kong), 21-14, 13-21, 16-21.

Di babak utama, Anthony menang susah payah atas wakil India, Kashyap Parupalli, 21-23, 21-18, 21-17. Anthony merasa tampil kurang baik dalam laga tersebut, sebab ia lambat dalam menemukan pola permainan untuk meredam Parupalli.

"Perubahan dari main monoton lalu tambah variasi, kurang cepat. Tetapi saya menang dari segi stamina," ucapnya. Perubahan pola permainan ini terlihat di gim ketiga. "Ngadu main net, sebelumnya saya angkat bola atau dorong ke belakang."

Selain Anthony, di nomor tunggal, Indonesai juga mengirimkan satu wakil lainnya, yakni Hanna Ramadini. Hanna menang atas Evgeniya Kosetskaya (Rusia) dengan skor 21-16, 24-22.

Dengan lolosnya Hanna, maka Indonesia berhasil mengirimkan 7 wakilnya di babak kedua. Ketujuh wakil itu tersebar di lima nomor.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR