PIALA ASIA

Asyik bermain cantik membuat Jepang kewalahan

Hiroki Sakai tengah beraksi saat Jepang melawan Turkmenistan pada laga pertama Grup F AFC Asian Cup 2019, Rabu (9/1/2019) sore WIB. Jepang menang tipis, 3-2 atas Turkmenistan.
Hiroki Sakai tengah beraksi saat Jepang melawan Turkmenistan pada laga pertama Grup F AFC Asian Cup 2019, Rabu (9/1/2019) sore WIB. Jepang menang tipis, 3-2 atas Turkmenistan. | Ali Haider /EPA-EFE

Jepang boleh saja merupakan salah satu negara unggulan dalam AFC Asian Cup 2019. Menjadi negara pengumpul juara terbanyak (4 kali), rutin mewakili Asia di Piala Dunia, serta memiliki rangking 50 dunia, menjadi alasan mengapa mereka difavoritkan.

Namun, untuk membuktikan prediksi tersebut, perjalanan Tim Samurai Biru masih panjang. Dan, petualangan mereka dimulai dengan hasil yang biasa saja, kalau tak ingin disebut kewalahan. Melawan tim lemah, Turkmenistan, pasukan Hajime Moriyasu hanya beroleh kemenangan tipis, 3-2.

Dalam laga yang dihelat di Stadion Al Nahyan, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) Rabu (9/1/2019) malam WIB, Turkmenistan unggul terlebih dahulu lewat tendangan Arslanmurat Amanov dari luar kotak penalti pada menit ke-26.

Jepang baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua via Yuya Osako pada menit 56. Osako kembali membuat gol pada menit 60. Lantas 11 menit kemudian, Ritsu Doan menambah keunggulan Jepang, sebelum penalti Ahmaet Atayev kembali memperkecil ketertinggalan Turkmenistan pada menit 79.

Sejak awal, pelatih Moriyasu memang sudah memprediksi bahwa pertandingan pertama akan berlangsung tak mudah bagi timnya. Namun, ia tak menyangka akan tertinggal lebih dahulu. Hal inilah, menurut Moriyasu, yang membuat timnya begitu kesulitan.

"Kami membuat pertandingan menjadi sulit karena tertinggal lebih dahulu. Kami butuh memperbaiki lini serang dan pertahanan untuk laga selanjutnya," kata Moriyasu dalam The National.

Ucapan Moriyasu tak salah. Sejatinya, Jepang sangat mendominasi pertandingan. Catatan statistik yang dikeluarkan laman resmi AFC Asian Cup menyebutkan, penguasaan bola Jepang mencapai 70 persen.

Mereka pun 21 kali menendang bola ke arah gawang. Sayangnya, hal itu tak diimbangi dengan pemanfaatan peluang. Jepang hanya berhasil melepas 6 tembakan tepat sasaran. Sedangkan Turkmenistan, dari sembilan tembakan, empat membahayakan gawang Shuichi Gonda.

Menurut Yuto Nagatomo, bek Jepang, ada kesalahan mendasar mengapa timnya begitu kesulitan. Yakni, para pemain terlalu asyik memeragakan sepak bola cantik tapi melupakan dasar permainan.

"Jika kami dapat mengkombinasikan keduanya, itu akan lebih baik," kata Nagatomo dalam Foxsportasia.com.

Bagi Turkmenistan, kekalahan ini sepertinya tak terlalu disesali. Hal ini dapat dilihat dari pernyataan pelatih mereka, Yazguly Hojag. "Ini sebuah kejutan bagi kami. Kami tahu Jepang akan mengontrol pertandingan, tapi saya akan mengatakan 'kerja yang bagus tim'," kata Hojag.

Kini Jepang sementara memimpin Grup F AFC Asian Cup 2019, sementara Turkmenistan paling buncit.

Sedangkan untuk posisi kedua, ditempati oleh Uzbekistan. Pada pertandingan pertama, mereka mengalahkan Oman dengan skor 2-1 di Stadion Sharjah, Sharjah, UEA, Rabu (9/1) sore WIB.

Gol Uzbekistan dicetak oleh Odil Ahmedov pada menit ke-34 dan Eldor Shomurodov (85). Satu balasan dari Oman dicetak oleh Muhsen Al Ghassani (79). Kemenangan ini disyukuri oleh tim Uzbekistan. Pasalnya, partai pertama akan menentukan langkah mereka dalam AFC Asian Cup 2019.

"Kami sangat senang menang di pertandingan pertama, karena ini sesuatu yang sangat penting. Terlebih, kami tak melakukan pertandingan persiapan sebelum turnamen ini diselanggarakan," kata penyerang Uzbekistan, Jaloliddin Masharipov.

Satu pertandingan lain yang diselenggarakan kemarin adalah Qatar vs. Libanon di Grup E. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Hazza bin Zayed, Abu Dhabi, UEA, tersebut, Qatar menang 2-0.

Gol dan Bassam Al Rawi pada menit 65 dan Almoez Ali 14 menit setelahnya, membawa Qatar menempati posisi dua Grup E, di bawah Ara Saudi yang menang telak, 4-0 atas Korea Utara, sehari sebelumnya.

"Kini kami fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Korea. Kami akan mencari sisi lemah mereka dan memanfaatkan hal itu. Insya Allah kami akan meraih tiga poin," ucap pemain tengah Qatar, Tarek Salman.

Qatar menempati peringkat kedua Grup E, hanya kalah selisih gol dari Arab Saudi yang menang 4-0 atas Korea Utara pada Selasa (8/1).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR