LA LIGA SPANYOL

Barcelona butuh 4 kemenangan lagi untuk juara La Liga

Kapten Lionel Messi (dua kanan) dan penyerang Luis Suarez (kanan) maerayakan gol Barcelona dalam kemenangan 2-0 atas Atletico Madrid di Camp Nou, Spanyol, Sabtu (6/4/2019).
Kapten Lionel Messi (dua kanan) dan penyerang Luis Suarez (kanan) maerayakan gol Barcelona dalam kemenangan 2-0 atas Atletico Madrid di Camp Nou, Spanyol, Sabtu (6/4/2019). | Alejandro Garcia /EPA-EFE

Barcelona semakin dekat dengan gelar juara La Liga setelah menuntaskan perlawanan gigih rival terdekat Atletico Madrid 2-0 di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Sabtu (6/4/2019). Barca pun kini membutuhkan empat kemenangan lagi dari tujuh laga tersisa untuk memastikan juara.

Saat ini Barca mengantongi nilai 73 di puncak klasemen La Liga. Sementara Atletico berada di posisi kedua dengan selisih 11 angka.

Apabila Atletico mampu mengemas angka penuh dalam tujuh laga tersisa, nilai akhirnya akan menjadi 83. Barca hanya perlu 12 angka untuk melewatinya.

Barca pun sebenarnya masih bisa juara jika sedikitnya mengemas 10 angka dari empat laga sehingga angkanya menjadi sama 83 dengan Atletico. Saat ini selisih gol mereka 50, sedangkan Atletico "cuma" 24.

Pelatih Barca Ernesto Valverde mengatakan timnya semakin dekat dengan gelar juara La Liga. Namun, Valverde mengatakan segalanya belum usai dan para pemainnya harus menuntaskannya hingga usai.

"Ini pertandingan penting yang berarti banyak. Kami senang (bisa menang) sebab lawan berada di posisi kedua dan mereka bermain hebat hingga akhir dengan 10 pemain," ujar Valverde dalam Marca.

Valverde seolah memberi pesan kepada para pemainnya untuk terus berjuang karena kemenangan Atletico pun diraih dengan kerja keras. Barca harus menunggu hingga menit ke-85 untuk mendapatkan gol, padahal Atletico sudah kehilangan penyerang Diego Costa sejak menit ke-28.

Costa menuai kartu merah karena protes berlebihan akibat merasa dilanggar pemain Barca. Wasit Jesus Gil Manzano tak menggubris pelanggaran itu sehingga Costa memprotesnya dan emosi.

Manzano dilansir Daily Mail mengatakan pemain Spanyol berdarah Brasil itu mengucapkan ekspresi kasar kepadanya. Kalimat Costa yang secara harafiah berarti "ibumu pelacur" biasa diucapkan orang Spanyol untuk mengumpat.

Namun, Atletico seolah tak terpengaruh dengan pengusiran Costa dari lapangan. Mereka tetap menyulitkan Barca yang bertindak menjadi tuan rumah.

Di pertahanan, Atletico bermain disiplin dan terus menutup ruang gerak Luis Suarez atau kapten Lionel Messi. Belum lagi penampilan kiper Jan Oblak menjadi tembok kokoh bagi Atletico karena peluang demi peluang mentah diadang kiper asal Slovenia itu.

Barca melepas 11 tembakan, tapi hanya empat yang mengarah ke gawang Oblak. Sedangkan Atletico mampu melepas total empat tembakan, dua di antaranya dihentikan kiper Marc-Andre Ter Stegen.

Akan tetapi pada menit ke-85, tembok kokoh Atletico di pertahanan justru mengendur sesaat. Ini dimanfaatkan oleh Suarez untuk melepas bola ke pojok kiri gawang Oblak dari luar kotak penalti.

Gol ini seperti memukul Atletico. Hanya semenit berselang, Messi turut mencetak gol kedua. Meski dikepung oleh tiga pemain Atletico, Messi bisa melepas bola ke sisi gawang yang kosong di kiri Oblak.

Gol dan kemenangan pun menghadirkan rekor baru bagi Messi. Orang Argentina ini sekarang menjadi pemain dengan kemenangan terbanyak di La Liga. Ia mengalahkan bekas kiper Real Madrid, Iker Casillas, 335-334 kemenangan.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, mengatakan timnya punya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan; kartu merah. Maklum, Atletico menuai tujuh kartu merah dalam 11 laga/

Jadi, menurut pelatih asal Argentina ini ada sesuatu yang perlu diperbaiki demi meraih posisi kedua La Liga. "Kami harus membenahinya," tukas Simeone dalam The Guardian.

Simeone menegaskan untuk mengamankan posisi runners-up. Saat ini mereka unggul dua angka dari rival sekota Real Madrid yang kemarin menang 2-1 atas Eibar.

Sedangkan Barcelona kini mengalihkan fokusnya kepada Manchester United (MU) yang akan dihadapi di Old Trafford, Manchester, Inggris, dalam perempat final Liga Champions pada Kamis (11/4) dini hari WIB.

Valverde mengatakan bahwa timnya akan berusaha mengalahkan MU sebelum kembali berlaga di La Liga dengan bertandang ke Huesca pada Sabtu (13/4). "Kami punya pertandingan penting Liga Champions dan kemudian baru memikirkan Huesca.

"Kami akan berupaya memenangi semua, tapi pertama Liga Champions dulu," tegasnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR