LIGA CHAMPIONS

Barcelona dan Liverpool paling boros, Spurs dan Ajax sebaliknya

Kapten Matthijs de Ligt (depan) dan rekan setim Ajax Amsterdam melakukan selebrasi di depan pendukungnya usai menyingkirkan Real Madrid pada putaran 16 Besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Selasa (5/3/2019).
Kapten Matthijs de Ligt (depan) dan rekan setim Ajax Amsterdam melakukan selebrasi di depan pendukungnya usai menyingkirkan Real Madrid pada putaran 16 Besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Selasa (5/3/2019). | Susana Vera /Antara Foto/Reuters

Wajah semifinalis Liga Champions musim ini cukup bertolak belakang. Jika Barcelona dan Liverpool cukup boros dalam berbelanja pemain, sebaliknya Tottenham "Spurs" Hotspur dan Ajax Amsterdam.

Empat klub ini akan mulai bertanding pada Rabu (1/5/2019) depan. Spurs lebih dulu menjamu Ajax di stadion baru mereka di London, Inggris; dan sehari kemudian (2/5), Liverpool melawat Barcelona di Camp Nou, Spanyol.

Menjelang pertandingan, Lokadata Beritagar.id pun mencari tahu bagaimana wajah skuat empat klub tersebut dengan basis data situs jual beli pemain Transfermarkt. Barcelona pun menjadi tim termahal, bukan cuma pada semifinal musim ini, tapi secara keseluruhan sejak musim 2014-15.

Aktivitas transfer empat semifinalis Liga Champions musim ini.
Aktivitas transfer empat semifinalis Liga Champions musim ini. | Lokadata /Beritagar.id

Nilai skuat Barcelona mencapai 1,06 miliar pounds. Hanya Manchester City yang berhasil mendekati dengan nilai skuat 1,02 miliar pounds. City adalah klub yang didepak Spurs dari perempat final Liga Champions musim ini.

Kapten Barcelona, Lionel Messi, pun menjadi pemain termahal dalam semifinal musim ini dengan nilai 144 juta poundsterling. Berikutnya adalah Mohamed Salah (Liverpool) dan Harry Kane (Kapten Spurs) dengan nilai 135 juta poundsterling.

Barcelona memang sangat aktif dalam jual beli pemain. Sejak musim 2014-15, Barcelona telah menghabiskan mahar hingga 747,97 juta pounds untuk membeli pemain dan "hanya" meraup 468,41 juta pounds dari penjualan pemain.

Liverpool yang sedang berupaya mengakhiri dahaga juara sejak 2005 (Liga Champions) tidak berbeda jauh. Klub Inggris ini sudah menghabiskan dana 641,53 juta pounds untuk membeli pemain dan meraih 447,95 juta pounds dari penjualan pemain.

Alhasil Ajax Amsterdam adalah tim dengan nilai skuat paling rendah jika dibandingkan tiga semifinalis lainnya. Bahkan dibandingkan Schalke 04 (Jerman) dan FC Porto (Portugal) yang sudah tersisih pun, nilai skuat Ajax tetap paling rendah pada putaran gugur (knock out) musim ini.

Ajax memang bukan klub yang getol memburu bintang atau pemain matang. Seperti kebanyakan klub Belanda, Ajax senantiasa memupuk pemain secara mandiri dan menjadi satu di antara sejumlah kebijakan dalam menggali pendapatan.

Dibanding semifinalis musim ini, nilai belanja pemain Ajax Amsterdam paling rendah. Bahkan pembelian pemain mereka lebih rendah dibanding nilai penjualan; beli 125,02 juta pounds dan jual 192,7 juta pounds.

Kapten Ajax saat ini yang masih berusia 19 tahun, Matthijs de Ligt, adalah jebolan akademi klub tersebut. Dan ketika menyingkirkan Juventus dari perempat final lalu, Ajax mencatat kemenangan ke-1.750 secara beruntun dengan keberadaan minimal satu pemain jebolan akademinya.

Menurut data Squawka, Ajax pun tim termuda dalam semifinal Liga Champions musim ini. Rerata usia skuat mereka adalah 24 tahun dan 202 hari.

Namun, segala angka dan aktivitas transfer itu memang tak cukup signifikan dalam memengaruhi prestasi. Barcelona sudah puasa juara Liga Champions sejak 2015 meski rajin belanja, sementara Ajax yang "malas" berbelanja justru menjadi pembunuh raksasa musim ini karena mendepak Real Madrid dan Juventus serta mencapai semifinal pertamanya sejak 1996.

Barcelona adalah tim dengan nilai skuat termahal dalam Liga Champions musim ini.
Barcelona adalah tim dengan nilai skuat termahal dalam Liga Champions musim ini. | Lokadata /Beritagar.id

Sementara Spurs lebih mentereng lagi. Mereka adalah klub pertama yang mampu menembus semifinal Liga Champions tanpa membeli pemain baru dalam satu musim ini.

Klub asal London utara ini memang terpaksa tidak belanja karena sumber keuangan dipusatkan untuk membangun stadion White Hart Lane yang menghabiskan dana 1 miliar pounds.

Kendati begitu, Spurs berhasil menjadi klub dengan pendapatan terbesar di dunia. Pendapatan sebelum pajak pada periode akhir keuangan 30 Juni 2018 yang dilansir Financial Times (4/4) mencapai 138 juta pounds, naik 51,7 juta dari tahun sebelumnya dan mematahkan rekor pendapatan Liverpool musim lalu 125 juta pounds.

Urusan menggali pemasukan, Spurs memang cukup ahli. Per pertandingan, sebagai contoh, mereka bisa meraup untung 800 ribu pounds hanya dari restoran di stadion. Hanya dari 19 pertandingan Liga Inggris, Spurs bisa mendapatkan 17,6 juta pounds.

Ini hanya dari sisi restoran. Belum termasuk dari sponsor dan tiket pertandingan.

"Sangat sulit untuk berada di atas, tapi kami adalah satu di antara klub-klub terbesar di dunia dan kami akan terus tumbuh. Kami ingin juara," ujar CEO Spurs, Daniel Levy.

Ajax paling tajam di kandang lawan.
Ajax paling tajam di kandang lawan. | Lokadata /Beritagar.id

Urusan ketajaman

Itu tadi adalah urusan angka keuangan. Bagaimana dengan urusan ketajaman mengoyak gawang lawan? Spurs kalah tajam dari Ajax, terutama dalam partai tandang.

Ajax lebih banyak mencetak gol saat berkunjung ke kandang lawan. Contoh paling sahih adalah ketika menghajar Madrid 1-4 di Santiago Barnebeu, Spanyol.

Ini perlu diwaspadai Spurs karena ketajaman mereka kalah dari Ajax, baik kandang mau pun tandang. Namun Spurs dan Ajax patut waspada karena mereka sama-sama tajam saat pertandingan memasuki seperempat akhir waktu normal pada Liga Champions musim ini.

Barcelona dan Liverpool tidak berbeda jauh. Mereka juga "hobi" mencetak gol pada 30 menit akhir pertandingan.

Meski begitu, Barcelona paling agresif mencetak gol dalam kompetisi ini --23 gol. Sedangkan Liverpool menjadi tim kedua paling tajam dengan 18 gol.

Messi menjadi pemain tertajam (top scorer) sementara Liga Champions musim ini. Kapten asal Argentina ini sudah mencetak 10 gol; 6 gol fase grup, 4 gol fase knock out.

Sedangkan penyerang Ajax, Dusan Tadic, telah mencetak 6 gol yang seluruhnya dilakukan dengan kaki kiri. Sementara Heung-Min Son menjadi satu dari dua pemain tertajam Spurs dengan 4 gol yang semuanya dicetak pada fase knock out.

Satu pemain lain adalah kapten Harry Kane yang mencetak 2 gol melalui kaki kanan, 1 kaki kiri dan 1 melalui sundulan kepala. Empat gol pula yang sudah diciptakan penyerang Liverpool, Roberto Firmino.

Lionel Messi tetap pemain tertajam
Lionel Messi tetap pemain tertajam | Lokadata /Beritagar.id
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR