Berkah Johor Dahrul Ta'zim dan FC Istiklol di Piala AFC

Safee Sali (kanan), andalan Johor DT
Safee Sali (kanan), andalan Johor DT | Ahmad Yusni /EPA

Klub Malaysia, Johor Dahrul Ta'zim (DT), mendapat durian runtuh dengan melaju ke final Piala AFC, Sabtu (31/10/2015). Pada final di Stadion Central Republican, Dushanbe, Tajikistan, Johor akan menghadapi klub tuan rumah FC Istiklol yang juga menerima berkah.

Dua klub itu sebenarnya kalah dari dua klub Kuwait pada leg pertama semifinal (29-30 September). Johor ditundukkan juara bertahan Qadsia FC 1-3 dan Istiklol menyerah 0-4 pada Kuwait SC.

Namun, Qadsia dan Kuwait --penguasa Piala AFC dalam dua musim terakhir-- tak bisa memainkan leg kedua semifinal lantaran terpaksa kena getah sanksi pengucilan untuk Federasi Sepak Bola Kuwait dari FIFA. Dengan begitu, Johor dan Istiklol mendapat hadiah kemenangan bye.

Khusus Istiklol, berkah menjadi ganda lantaran partai final Piala AFC musim ini dimainkan di kandang sendiri. Ini akan menjadi final pertama Piala AFC dalam 12 tahun terakhir tanpa kehadiran klub dari Timur Tengah.

Bagi Johor, Ini final pertama mereka di kompetisi antarklub Asia, sekaligus klub pertama Malaysia dan klub pertama Asean yang pernah mencapainya.

Selama ini, klub Asean hanya mentok hingga semifinal; Persipura Jayapura (menyerah pada Al Qadsia) pada 2014 dan Chonburi Thailand yang takluk di tangan klub Erbil Irak pada 2012.

Namun Johor bukan tim lemah. Di Liga Super Malaysia, klub yang dulu bernama Johor FC ini juara pada 2014 dan 2015. Klub berjuluk "Harimau dari Selatan" ini menjadi klub kaya setelah didanai Kesultanan Johor.

Dalam daftar skuat yang ada di laman resminya, tim asuhan Maria Gomez (Argentina) ini punya empat penyerang dari Argentina. Bahkan Johor punya bintang timnas Malaysia; Safiq Rahim dan Safee Sali, serta timnas Singapura; Harris Harun.

Dua pekan lalu (19/10), Gomez mengaku agak buta pada kekuatan Istlikol, kecuali keunggulan postur dibanding para pemain Johor. "Kami akan menganalisa permainan mereka dengan seksama," ujar Gomez kepada Fourth Official.

ESPNFC menyebut kunci bagi Johor untuk melewati Istiklol pada final adalah mental. Sebelum ini, mereka tersingkir di perempat final Piala FA Malaysia lantaran menyerah pada Lions XII Singapura 0-4 dalam dua leg.

Sedangkan Istiklol punya catatan lebih baik untuk memasuki laga final --selain main di kandang sendiri yang berkapasitas 24 ribu penonton. Pertama, tim asuhan Mubin Ergashev ini pernah menjuarai Piala Presiden AFC 2012.

Kedua, Istiklol menang tujuh kali beruntun di semua ajang --termasuk mengalahkan Qadsia 2-0 di babak grup Piala AFC-- kendati sempat terseok-seok di liga domestik Tajikistan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR