LIGA PRIMER INGGRIS

Ditahan West Ham, episode negatif Liverpool berlanjut

Ekspresi kecewa pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.
Ekspresi kecewa pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. | Peter Powell /EPA-EFE

Liverpool seketika berada dalam situasi genting menyusul hasil imbang 1-1 dengan tuan rumah West Ham United di Stadion London, Inggris, Selasa (5/2/2019) dini hari WIB. Ini adalah hasil imbang beruntun kedua setelah pekan lalu (31/1) ditahan Leicester City dengan skor serupa.

Liverpool masih berada di puncak klasemen Liga Primer Inggris (EPL). Namun, kini selisih mereka dengan Manchester City kini hanya tiga poin. Apabila City berhasil mengalahkan Everton besok (6/2), Liverpool akan kehilangan posisi puncak karena kalah selisih gol.

Bagi Liverpool, ini adalah episode negatif. Dalam lima laga beruntun EPL pada 2019; Liverpool kalah untuk pertama kalinya pada musim ini --dari City 1-2, menang dua kali dan sisanya imbang.

Liverpool sebenarnya mendominasi permainan secara mutlak. Menurut statistik permainan yang dilansir BBC, The Reds mengusai bola hingga 73 persen.

Namun kali ini, akurasi tembakan ke gawang lawan sangat lemah. Hanya Sadio Mane yang berhasil mengonversi peluang menjadi gol pada menit ke-22 dari total 11 tembakan --enam di antaranya on target.

Ketajaman yang menguap pun dilengkapi dengan pertahanan yang realtif rapuh. Itu terlihat pada menit ke-28 ketika Michail Antonio berhasil menyamakan kedudukan. Para pemain Liverpool tak kuasa mengantisipasi kecepatan West Ham dalam memanfaatkan tendangan bebas di depan kotak penalti.

Beruntung Liverpool tidak kalah karena West Ham yang mampu melepas total tembakan lebih banyak (13), justru tidak bisa "membunuh". Keberuntungan Liverpool juga ada pada proses gol Mane.

James Milner berada dalam posisi offside sebelum menerima bola dan mengoper ke Sadio Mane untuk gol Liverpool.
James Milner berada dalam posisi offside sebelum menerima bola dan mengoper ke Sadio Mane untuk gol Liverpool. | Sky Sports

Kapten James Milner yang mengoper bola dari sisi kanan lapangan sebenarnya lebih dulu terjebak offside, tapi hakim garis tak melihatnya. Pelatih Liverpool Jurgen Klopp pun mengakui bahwa Milner dalam situasii offside.

Meski begitu, Milner tetap mencatat rekor baru. Assist-nya untuk Sane tadi adalah edisi ke-81 dan mengalahkan catatan eks kapten Inggris, David Beckham (80).

Klopp mengatakan mereka terganggu oleh badai cedera pemain, terutama pada sektor pertahanan. Tercatat Dejan Lovren, Jordan Henderson, Georginio Wijnaldum, Joe Gomez, dan Trent Alexander-Arnold berada di ruang perawatan.

Namun begitu, pelatih asal Jerman ini tak mau menggunakan alasan itu. "Faktanya memang begitu, tapi ini bukan alasan. Persiapan kami untuk laga ini jauh dari sempurna, tapi masih bisa meraih satu poin," katanya dalam jumpa pers.

The Telegraph menyatakan Liverpool akan berada dalam bahaya jika para pemain yang cedera itu tak segera kembali, terutama para pemain bertahan. Sedangkan serangan Liverpool menjadi kurang menggigit ketika Henderson dan Wijnaldum absen.

"Masih ada 13 pertandingan, kami tidak sendirian. Meski ada keuntungan sedikit, standarnya begitu tinggi karena ada Liverpool, City, dan Tottenham Hotspur dalam persaingan segitiga. Tersandung sedikit, siapapun bisa tersingkir," tukas Klopp.

Namun, Klopp bukan hanya harus memusatkan perhatian pada keterbatasan pilihan pemain, tapi juga kompetisi di luar Inggris. Pada Februari ini, mereka harus menghadapi Bayern Munich dalam ajang Liga Champions dan kemudian Manchester United pada lanjutan EPL.

Sementara pelatih West Ham, Manuel Pellegrini, mengaku kecewa karena gagal menang kendati peluang ada di depan mata. Meski begitu pelatih asal Cile ini puas melihat penampilan para pemainnya.

"Saya kecewa melihat hasilnya sebab Liverpool mencetak gol dari proses offside. Kami pun membuang tiga hingga empat peluang, terutama pada 35 menit pertama yang seharusnya bisa membunuh pertandingan.

"Karena itu kami meraih hasil imbang dari pertandingan yang semestinya kami menangi," tutur Pellegrini dikutip Goal.com.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR