DENMARK OPEN

Fajar/Rian dan ganda putra jadi lokomotif Indonesia

Ekspresi Muhammad Rian Ardianto setelah mengalahkan He Ji Ting/Tan Qiang (Tiongkok) dengan skor 21-19, 21-18 pada babak pertama Denmark Open 2019, Rabu (16/10/2019).
Ekspresi Muhammad Rian Ardianto setelah mengalahkan He Ji Ting/Tan Qiang (Tiongkok) dengan skor 21-19, 21-18 pada babak pertama Denmark Open 2019, Rabu (16/10/2019). | Badmintonindonesia.org /PBSI

Hari kedua penyelenggaraan Denmark Open 2019 di Odense Sportspark, Odense, Denmark, Rabu (16/9/2019), berjalan baik bagi tim Indonesia. Beda dari sehari sebelumnya yang memakan banyak korban pemain tim Merah-Putih, kemarin mayoritas pemain Cipayung melaju ke babak kedua.

Dari total tujuh pemain, hanya satu yang gagal melangkah ke babak berikutnya, yakni tunggal putri Fitriani. Bandingkan jumlah itu dengan Selasa (15/1), saat empat dari delapan wakil Indonesia mesti angkat koper dini.

Dan, lagi-lagi, lokomotif dari keberhasilan para pemain Indonesia melaju pada hari kedua itu dilakukan oleh sektor ganda putra. Tiga wakil yang turun menuai kemenangan.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dengan mudah mengatasi perlawanan wakil Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, dengan skor 21-16, 21-14. Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf juga beroleh kemenangan atas Jelle Maas/Robin Tabeling (Belanda), 21-16, 18-21, 21-18.

Perjalanan ganda putra pada hari kedua pada kejuaraan dengan titel BWF World Tour 750 itu ditutup oleh Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang menang 21-19, 21-18 atas He Ji Ting/Tan Qiang (Tiongkok).

"Alhamdulillah hari ini bisa menang. Tadi pertandingan juga nggak mudah, lawan bermain bagus. Kami harus jaga fokusnya," kata Rian dalam Badmintonindonesia.org.

Kemenangan ini memang patut disyukuri oleh Fajar/Rian. Pasalnya, He/Tan bukan pemain sembarangan, meski kini "hanya" berperingkat 16 dunia. Pasalnya, dalam dua pertemuan terakhir, Fajar Rian selalu kalah.

Pertama pada Badminton Asia Championships 2019, mereka keok dengan skor 23-21, 19-21, 19-21. Lalu, di China Open 2018, Fajar/Rian kalah 17-21, 21-12, 17-21.

Pun, pada kejuaraan kali ini, ada banyak faktor eksternal yang cukup menjadi rintangan bagi mereka. Misalnya, shuttlecock di Denmark Open cukup berbeda dari kejuaraan-kejuaraan lain. Fajar mengatakan, "Bola cukup kencang, jadi kami harus bisa mengatur."

Faktor lainnya, cuaca di Denmark mulai dingin. Menurut laman Accuweather, rata-rata suhu di Odense mencapai 9 hingga 15 derajat celcius. Kondisi ini, menurut Fajar, menuntut mereka untuk adaptasi.

"Yang biasa hanya pakai kaos saja, kali ini harus pakai jaket dingin, celana training, dan sepatu semua lengkap. Hal-hal kecil seperti itu harus kami perhatikan supaya jangan sampai sakit," sambung Fajar.

Fajar/Rian dan para pemain Indonesia lain memang kudu menjaga kondisi selama kejuaraan berlangsung. Sebab, kejuaraan baru memasuki babak kedua. Pada babak ini, Fajar/Rian akan bersua Phillip Chew/Ryan Chew (Amerika Serikat).

Sedangkan Kevin/Marcus akan berhadapan dengan Ben Lane/Sean Vendy (Inggris), Wahyu/Ade dengan Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan), dan Hendra/Ahsan melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).

Hafiz/Gloria jaga asa

Ekspresi Hafiz/Gloria setelah berhasil menaklukkan Joshua Hurlburt-Yu/Josephine Wu (Kanada) dengan skor 26-24, 21-16 pada babak pertama Denmark Open 2019, Rabu (16/10/2019).
Ekspresi Hafiz/Gloria setelah berhasil menaklukkan Joshua Hurlburt-Yu/Josephine Wu (Kanada) dengan skor 26-24, 21-16 pada babak pertama Denmark Open 2019, Rabu (16/10/2019). | Badmintonindonesia.org /PBSI

Pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil menjaga asa nomor ganda campuran untuk berprestasi tinggi di kejuaraan yang menyediakan total hadiah AS$775.000 (Rp11 miliar) tersebut.

Musababnya, dari empat wakil Indonesia, dua di antaranya sudah keok terlebih dahulu pada Selasa (15/9). Mereka yang kalah adalah Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Pada babak pertama Denmark Open, Hafiz/Gloria berhasil menaklukkan Joshua Hurlburt-Yu/Josephine Wu (Kanada) dengan skor 26-24, 21-16. Pada babak kedua, yang berlangsung Kamis (17/10) ini, mereka ditantang unggulan dua Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Tiongkok).

Wakil Indonesia lainnya pada babak kedua nomor ganda campuran adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Pada babak kedua, Praveen/Melati akan berhadapan dengan Lu Kai/Chen Lu (Tiongkok).

Sedangkan di nomor ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga berhasil melangkah ke babak kedua setelah mengatasi perlawanan Vivian Hoo/Yap Cheng Wen (Malaysia) dengan skor 21-10, 21-18, Rabu (16/10).

Satu-satunya perwakilan ganda putri Indonesia di Denmark Open itu akan ditantang wakil Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin.

Grafik Shesar membaik

Di sisi lain, grafik hasil apik Shesar Hiren Rhustavito dalam beberapa kejuaraan terakhir belum berhenti. Setelah menjuarai Russian Open pada Juli lalu, ia berhasil melangkah hingga perempat final Taiwan Open dan Korea Open bulan lalu. Bahkan, di Thailand Open (Agustus), Shesar berhasil melangkah hingga semifinal.

Kini, di Denmark Open, dia berhasil melangkah ke babak kedua setelah menundukkan Ng Ka Long Angus (Hong Kong) dengan straight game, 21-15, 21-15. Hasil ini sekaligus memperbaiki rekor pertemuan Shesar atas Angus.

Sebelum laga itu, Shesar takluk dua kali dalam dua pertemuannya dengan Angus. "Saya banyak belajar dari pertemuan terakhir dengan lawan. Hari ini saya coba untuk mencuri start dan memegang tempo di lapangan," kata Shesar.

Pada 2019, hasil yang diperoleh Shesar di kejuaraan-kejuaraan besar (minimal World Tour 500) memang apik jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, pada 2018, dari sembilan kali main, empat di antaranya kalah.

Atau, sejak 2012 hingga 2017, Shesar pernah enam kali main di level tertinggi kejuaraan-kejuaraan dalam kalender BWF, dengan empat di antaranya berakhir kalah. Sedangkan pada 2019, pemain berusia 25 tahun itu memperoleh 10 kemenangan dari 15 kali main.

Masalahnya, pada babak dua hari ini, lawan yang dihadapi Shesar sangat berat, yakni unggulan dua kejuaraan, Chou Tien Chen (Taiwan). "Buat hari ini, saya harus lebih siap lagi. Kalau bisa mengulangi permainan kemarin atau bahkan lebih baik," katanya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR