FPTI gelar kursus kepelatihan instruktur panjat tebing

Para peserta kursus instruktur panjat tebing berpose di lokasi pelatihan di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (19/5/2017).
Para peserta kursus instruktur panjat tebing berpose di lokasi pelatihan di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (19/5/2017).
© Federasi Panjat Tebing Indonesia /AP Photo

Olahraga panjat tebing di Indonesia terus bergerak. Terbaru, mulai Jumat (19/5/2017), Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing (FPTI) melakukan program pelatihan bagi para instruktur.

Pelatihan bernama resmi Climbing Instructur Course ini digelar di halaman kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di kawasan Senayan, Jakarta. Menurut informasi yang dikirim kepada Beritagar.id, ada 22 peserta dari 10 provinsi yang mengikuti program ini dan akan menjalani pelatihan hingga Selasa depan (23/5).

Ocha, pengurus FPTI, menjelaskan 10 provinsi itu adalah Batam, Jambi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Bali.

"Instrukturnya dari Indonesia dan Singapura," imbuh Ocha melalui layanan pesan singkat Whatsapp.

FPTI menyebut ini adalah pelatihan pertama bagi para instruktur panjat tebing di Indonesia. Dan program yang digagas Bidang Standarisasi FPTI ini digelar bersama Federasi Panjat Tebing Asia Tenggara (SEACF).

Selama lima hari itu, para peserta mendapat empat paket materi. Isinya adalah panjat tebing sport level 1-3 dan level 4 untuk status instruktur. Materi kursus ini memang bagian dari silabus SEACF untuk standar olahraga panjat tebing Asia Tenggara.

Para peserta ini akan mendapat sertifikat SEACF sehingga punya kualifikasi bila ingin melatih baik di Indonesia maupun Asia Tenggara.

Bagi SEACF, ini juga langkah rutin mereka agar olahraga panjat tebing makin maju di Asia Tenggara. 27 April silam, misalnya, SEACF melakukan pelatihan serupa di Thailand. Dan bagi Indonesia ini adalah langkah maju setelah FPTI menerapkan standar panjat tebing Asean pada awal April.

Sementara untuk FPTI ini adalah langkah mereka untuk tetap menjaga momentum panjat tebing di Indonesia. Sebelum mencetak atlet (berkualitas), mereka lebih dulu berupaya menghasilkan instruktur yang mumpuni.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.