LA LIGA SPANYOL

Hat-trick ke-50 Messi jelang El Clasico

Striker FC Barcelona, Lionel Messi (tengah), melompati kiper Sevilla, Tomas Vaclik untuk mencetak gol ketiganya. Barcelona menang 4-2 pada pertandingan La Liga di Stadion Sanchez Pizjuan, Seville (23/2/2019).
Striker FC Barcelona, Lionel Messi (tengah), melompati kiper Sevilla, Tomas Vaclik untuk mencetak gol ketiganya. Barcelona menang 4-2 pada pertandingan La Liga di Stadion Sanchez Pizjuan, Seville (23/2/2019). | Raul Caro /EPA-EFE

Lionel Messi kembali ke performa terbaiknya tepat menjelang El Clasico. Striker asal Argentina tersebut mencatatkan hat-trick ke-50 dalam kariernya saat Barcelona menaklukkan tuan rumah Sevilla 4-2 pada pertandingan La Liga Spanyol di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (24/2/2019) dini hari WIB.

Tiga gol dan kemenangan tersebut datang pada waktu yang tepat bagi Messi dan Barcelona. Mereka akan menghadapi El Clasico--laga melawan musuh bebuyutan Real Madrid--dua kali beruntun di Santiago Bernabeu, Madrid, pekan depan. Leg kedua Copa del Rey pada Rabu (27/2), kemudian La Liga pada Sabtu (2/3).

Pada awal bulan Februari, Messi sempat mengalami cedera paha. Performanya pun tampak menurun dan hanya mencetak satu gol dalam 297 menit, sebuah penalti saat menang 1-0 atas Real Valladolid.

Seiring turunnya performa sang kapten, Barcelona pun tampak tersendat. Mereka hanya sekali menang dan empat kali imbang dalam lima pertandingan sebelum menghadapi Sevilla.

Lalu, di Sanchez Pizjuan, hasil buruk sepertinya bakal kembali ditelan Barcelona saat Jesus Navas membawa tuan rumah unggul pada menit ke-22. Namun empat menit kemudian Messi menyamakan kedudukan melalui tendangan voli kaki kiri, meneruskan umpan Ivan Rakitic. Gol indah itu dianggap sebagai calon gol terbaik musim ini.

Sevilla kembali unggul melalui Gabriel Mercado menjelang turun minum. Akan tetapi, usai istirahat, Messi mencetak dua gol pada menit ke-67 dan 85, untuk membalikkan keadaan. Kemudian ia memberi assist kepada Luis Suarez untuk mencetak gol keempat Barcelona pada injury time.

Bisa dibilang Messi sendirian mengangkat Blaugrana malam itu karena para pemain lain tak bermain terlalu baik.

"Lionel tidak hanya mencetak tiga gol yang hebat," kata pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, dinukil Evening Standard. "Anda harus juga melihat di mana, kapan, dan bagaimana ia mencetaknya. Kami memiliki pemain super yang menentukan."

"Ia adalah yang terbaik di dunia karena ia mencetak gol pada waktu yang tepat, saat timnya membutuhkan," tegas Valverde.

Pada usia 31 tahun, Messi menunjukkan bahwa ia masih sulit dihentikan. Dari 50 hat-trick tersebut, Messi melakukannya 44 kali untuk Barcelona dan sisanya bersama tim nasional Argentina.

Gol ketiga yang disarangkannya ke gawang Sevilla adalah gol ke-650 dalam kariernya--585 untuk Barcelona dan 65 untuk Argentina.

Kemenangan tersebut membawa Barcelona semakin mantap di posisi teratas La Liga dengan 57 poin dari 25 pertandingan, unggul 10 angka dari Atletico Madrid dan 12 dari Real Madrid. Mahkota La Liga pun tampak semakin dekat.

"Jalan masih panjang. Tetapi ini adalah kemenangan penting dan menjaga jarak kami dengan para pesaing," kata Messi, dikutip Bleacher Report. Ia menambahkan, Barcelona harus bermain lebih cerdas lagi karena perjalanan akan semakin sulit.

Soal El Clasico, Messi menyatakan ingin memenangi dua laga beruntun melawan Real Madrid tersebut.

"Kami hanya selangkah lagi dari final Copa del Rey, tetapi kami menghadapi pertandingan yang sangat berat menghadapi Real Madrid di stadion mereka," ujarnya dalam Marca. "Tetapi kami akan ke sana mencoba untuk menang dan kami yakin bisa melakukannya."

"Baru kemudian kami akan memikirkan pertandingan di liga. Kami akan mencoba memenangi semuanya."

Messi kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak di La Liga dengan 25 gol--rata-rata satu gol dalam 75 menit--unggul sembilan gol atas Suarez yang berada di posisi kedua. Peringkat ketiga ditempati Cristhian Stuani yang telah mencetak 13 gol untuk Girona.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR