LA LIGA SPANYOL

Imbang dengan Bilbao, Madrid yakin hadapi Munich

Marco Asensio tengah diadang para pemain Bilbao, saat Real Madrid bermain imbang 1-1 dengan Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu, Kamis (19/4/2018) dini hari WIB.  Gol telat Ronaldo, selamatkan Madrid di rumah sendiri.
Marco Asensio tengah diadang para pemain Bilbao, saat Real Madrid bermain imbang 1-1 dengan Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu, Kamis (19/4/2018) dini hari WIB. Gol telat Ronaldo, selamatkan Madrid di rumah sendiri. | J. P Gandul /EPA-EFE

Butuh usaha keras dan perjuangan hingga detik akhir bagi Real Madrid untuk mengambil satu poin di pekan ke-33 La Liga Spanyol. Padahal lawannya bukanlah tim yang secara kualitas setara dengan Si Putih. Pun, laga tersebut berlangsung di kandang mereka.

Adalah Athletic Bilbao yang menjadi lawan Madrid kali ini. Di lihat dari sisi prestasi, tentu capaian Bilbao tak segemerlap Madrid. Posisi di klasemen saat ini, sami mawon, Madrid ketiga dan Bilbao ke-13.

Apalagi kualitas pemain. Merujuk pada data Transfermarkt per hari ini, nilai pemain Madrid total mencapai 866 juta euro (Rp14,7 triliun) dan Bilbao hanya 171 juta euro. Tapi, semua keunggulan itu luruh ketika kedua tim bertemu, setidaknya untuk musim ini.

Pada pertandingan Kamis (19/4/2018) dini hari tadi, kedua tim bermain imbang 1-1 di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol. Bilbao lebih dulu unggul melalui penyerang Inaki Williams pada menit ke-14.

Madrid baru bisa menyamakan kedudukan 3 menit jelang waktu normal berakhir lewat Cristiano Ronaldo. Hasil ini pun tak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen sementara.

Dengan hasil ini, maka pada dua pertemuan musim 2017/2018, Madrid tak sekalipun berhasil mengalahkan Bilbao. Di pertemuan pertama, kedua tim bermain imbang 0-0 di Stadion San Memes.

"1-1: Real Madrid layak mendapat hasil lebih melawan Bilbao." Begitu tulis laman resmi Madrid dalam kolom beritanya. Pernyataan tersebut memang cukup beralasan bila melihat permainan dini hari tadi.

Madrid sangat menguasai jalannya pertandingan. Statistik menunjukkan, tim asuhan Zinedine Zidane itu sangat dominan dalam penguasaan bola, yakni 66 persen berbanding 34 persen.

Demikian juga dengan jumlah peluang. Mereka mampu melepaskan 29 tembakan dengan 10 yang tepat sasaran. Sedangkan Bilbao, dari enam usaha hanya dua sesuai target. Dengan fakta tersebut, kiper Bilbao, Kepa Arrizabalaga, layak mendapat kredit lebih.

Penjaga gawang berusia 23 tahun yang gagal direkrut Madrid baru-baru ini, melakukan sembilan kali penyelamatan. Angka itu menjadi jumlah penyelamatan terbanyak yang pernah dilakukan seorang kiper dalam satu pertandingan di La Liga Spanyol musim ini.

"Kepa adalah kiper yang sangat bagus, kami senang memilikinya," ucap Jose Ziganda, pelatih Bilbao, seperti yang dilansir Marca. "Dia bermain sempurna bersama tim, meski untuk kali ini ucapan selamat layak untuk ke semua tim."

Bila melihat susunan pemain, tak heran rasanya Madrid benar-benar menguasai jalannya pertandingan. Mereka turun dengan nyaris memainkan pemain inti.

Ronaldo dan Karim Benzema menjadi ujung tombak. Sedangkan Luka Modric dan Toni Kroos menjadi pengatur di tengah dalam formasi 4-4-2. Mungkin, hanya Isco dan Casemiro yang biasanya masuk dalam 11 pemain utama, tapi tak diturunkan Zidane.

Sayangnya, dengan komposisi demikian, Madrid tetap sulit menjebol gawang Kepa. Intensitas serangan Madrid, khususnya setelah kebobolan, terbentur rapatnya pertahanan Bilbao, dan Kepa.

"Kami memberikan semua yang kami punya. Gol mereka membuat kami lebih sulit, tapi kami mencoba mempertahankan bola dan berusaha memenangi laga," ucap bek Madrid, Marcelo.

Jika dilihat soal peluang, sebenarnya Madrid sudah sulit mempertahankan gelar juara La Liga musim ini. Target paling realistis, mungkin hanya menggusur Atletico Madrid dari posisi kedua sembari mempertahankan zona Liga Champions di akhir musim nanti.

Selisih Atletico dan Madrid kini dua poin, dengan tim pertama disebut menyisakan satu pertandingan lebih banyak. Sedangkan untuk mempertahankan empat besar, sepertinya bukan capaian sulit, mengingat Madrid hanya membutuhkan dua poin lagi.

Kini, Madrid fokus ke pertandingan Liga Champions tengah pekan besok melawan Bayern Munich. Marcelo tak menganggap hasil melawan Bilbao ini bakal mempengaruhi mental timnya.

"Kami tak akan kehilangan kepercayaan diri hanya dari satu pertandingan," ucapnya. "Ini akan beda di Liga Champions. Ronaldo tentu saja menjadi pemain yang vital dalam tahap ini."

Memang, ketergantungan Madrid akan sosok Ronaldo sangat terlihat. Dari total 127 gol Madrid musim ini--kecuali laga persahabatan--Ronaldo telah membuat 41 gol. Dan, dalam 12 laga terakhir Madrid di semua ajang, penyerang asal Portugal itu berhasil mengukir 22 gol.

Sama seperti Marcelo, Zidane mengatakan bahwa hasil ini tak mempengaruhi pemainnya saat melakoni laga Liga Champions. "Kami harus tetap fokus, karena ini semifinal Liga Champions dan kami ingin mempertahankan titel juara," ucap Zidane.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR