ASIA MIXED TEAM CHAMPIONSHIPS

Indonesia ke semifinal, hadapi juara bertahan Jepang

Shesar Hiren Rhustavito memastikan langkah Indonesia ke semifinal Asia Mixed Team Championships setelah menang 17-21, 21-14, 21-7 atas Loh Kean Yew dari Singapura di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, Jumat (22/3/2019).
Shesar Hiren Rhustavito memastikan langkah Indonesia ke semifinal Asia Mixed Team Championships setelah menang 17-21, 21-14, 21-7 atas Loh Kean Yew dari Singapura di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, Jumat (22/3/2019). | PBSI

Tim nasional bulu tangkis Indonesia berhasil melaju ke semifinal Badminton Asia Mixed Team Championship 2019. Lawan berat, juara bertahan Jepang, menanti mereka, Sabtu (23/3), untuk berebut tiket ke final edisi kedua kejuaraan dua tahunan yang juga dikenal dengan nama Tong Yun Kai Cup tersebut.

Manajer tim bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, menilai Jepang memang memiliki pemain yang bagus dengan kekuatan merata. "Tapi kalau para atlet bisa all out, kami yakin peluang untung menang itu ada,” jelasnya dalam siaran pers PBSI, Jumat (22/3).

Mengenai susunan pemain yang akan diturunkan melawan sang juara bertahan, Susi menjelaskan bahwa ia dan tim pelatih akan memilih pemain yang paling siap.

Keberhasilan Indonesia melangkah ke babak empat besar dipastikan setelah menang 3-0 atas Singapura pada laga perdelapan final di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, Jumat (22/3).

Poin pertama didapat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Ganda putra yang baru saja menjuarai Swiss Open 2019 di Basel pekan lalu itu, menang 21-16, 19-21, 21-19 setelah bertarung 46 menit melawan Loh Kean Hean/Toh Han Zhuo.

Fajar, kepada BadmintonIndonesia.org, menyatakan mereka sempat kesulitan usai memenangi gim pertama, terutama karena lawan bermain penuh semangat dan arah angin yang tak menguntungkan mereka di dalam stadion.

Namun kemudian, Rian menambahkan, mereka berhasil menjaga fokus, komunikasi, dan keyakinan untuk menang. "Sebelum game 21, kami harus yakin bisa," tandasnya.

Tunggal putri Ruselli Hartawan menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0. Peringkat ke-41 dunia itu berhasil menundukkan lawan yang berperingkat lebih tinggi (32) Yeo Jia Min dua gim langsung, 21-14, 21-18.

Sebelum pertemuan ini, Ruselli dikalahkan Yeo di German Open 2019 bulan lalu. "Kemarin di German Open seharusnya saya menang di game pertama, cuma saya mati sendiri terus. Pas main di sini, kebetulan saya dapet lapangan yang enak di game pertama. Kalah angin. Jadi saya memanfaatkan hal itu," jelas atlet berusia 21 tahun itu.

Langkah Indonesia ke semifinal ditentukan oleh tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito. Sempat kalah pada gim pertama, Shesar berhasil bangkit untuk menundukkan Loh Kean Yew, 17-21, 21-14, 21-7.

Dengan kemenangan ini, rekor pertemuan kedua pemain menjadi 1-1. Shesar kalah pada pertemuan pertama di Indonesia Masters 2015.

“Senang, alhamdulillah bisa menang, membawa satu poin untuk Indonesia. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi, kalau dipercaya turun, saya ingin menyumbangkan poin terus,” kata Shesar dalam BadmintonIndonesia.

Sementara itu juara bertahan Jepang maju ke semifinal setelah menyingkirkan Malaysia, juga dengan skor 3-0.

Ganda putra Takuro Hoki/Yugo Kobayashi memberi poin pertama dengan mengalahkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, 19-21, 21-16, 21-15. Tunggal putri Aya Ohori memperlebar jarak menjadi 2-0 setelah menang 21-9, 25-23 atas Ho Yen Mei.

Kanta Tsuneyama memastikan Jepang berada pada jalur untuk mempertahankan trofi setelah menang 13-21, 23-21, 21-15 atas Cheam June Wei pada nomor tunggal putra.

Manajer tim Jepang, Park Joo Bong, menyatakan peluang timnya dan Indonesia sama besar untuk bisa lolos ke final.

"Ini bukan tim terkuat kami. Indonesia punya kekuatan dan saya memperkirakan peluangnya 50-50 untuk kedua tim," kata pelatih asal Korea Selatan tersebut, dikutip Badminton Asia.

Pada semifinal lainnya, tuan rumah Hong Kong akan berhadapan dengan raksasa bulu tangkis Tiongkok.

Hong Kong beroleh tempat di babak empat besar dengan menyingkirkan Taiwan 3-2. Sementara Tiongkok menang 3-0 atas Thailand.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR