Indonesia U-22 diperkuat Ezra Walian

Penyerang Ezra Walian (tengah) langsung bergabung dalam latihan kesebelasan Indonesia U-22 untuk menghadapi Myanmar dalam laga persahabatan pada Selasa (21/3/2017),
Penyerang Ezra Walian (tengah) langsung bergabung dalam latihan kesebelasan Indonesia U-22 untuk menghadapi Myanmar dalam laga persahabatan pada Selasa (21/3/2017),
© Sigid Kurniawan /Antara Foto

Kesebelasan Indonesia U-22 mendapat tambahan tenaga baru dengan kehadiran penyerang Ezra Walian. Pemain 19 tahun ini dipastikan menjadi pemain naturalisasi asal Belanda menyusul penerbitan surat Keputusan Presiden (Keppres) Joko "Jokowi" Widodo pada Senin (20/3/2017).

Laman Kementerian Pemuda dan Olahraga melansir Keppres Jokowi bernomor 5/PWI Tahun 2017. Di dalamnya tertulis bahwa permohonan pemain bernama lengkap Ezra Harm Ruud Walian itu telah disetujui Jokowi.

Selain Ezra, pemerintah Republik Indonesia (RI) juga menyetujui permohonan warga negara yang diajukan ayahnya, Glenn Arthur Walian. Namun proses lengkap pindah warga negara ini belum lengkap.

Ezra dan ayahnya masih harus mengucap janji setia pada RI paling lambat tiga bulan setelah dokumen Keppres diterima. Sumpah setia itu juga harus dilakukan di depan para pejabat pemerintah RI yang berwenang di Belanda --sesuai lokasi pengajuan permohonan.

Bila sumpah setia itu tidak dilakukan dalam kurun yang ditentukan, status WNI untuk Ezra dan ayahnya bakal hangus. Jadi untuk sementara ini, Ezra yang pernah memperkuat kesebelasan Belanda U-15, U-16, dan U-17 masih berstatus WNI "tak resmi".

Lalu apakah Ezra bisa main bersama Indonesia U-22 untuk melawan Myanmar dalam laga persahabatan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, hari ini (21/3)?

Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI Hanif Thamrin dalam keterangan pers mengatakan AFC sudah memberi izin. Pemain kelahiran 22 Oktober 1997 itu boleh main (dalam laga persahabatan) selama sudah mengantongi Keppres.

"Tidak perlu menunggu sumpah," ujar Hanif.

Pelatih Luis Milla mengatakan bahwa Ezra akan dimainkan. Pelatih asal Spanyol itu menilai Ezra punya keterampilan bagus dan berbakat. "...dia bisa masuk ke dalam sistem permainan kami," tukasnya.

Kemungkinan besar Ezra akan dimainkan pada babak kedua lantaran fisiknya belum sepenuhnya bugar karena baru tiba di Indonesia dari Belanda pada Minggu (19/3). Dengan kehadiran Ezra, Indonesia U-22 memiliki tiga pemain depan --termasuk Ahmad Nurhadianto dan Dendy Sulistyawan.

Belum banyak komentar dari Ezra usai mengikuti latihan perdananya dengan kesebelasan Indonesia U-22 kemarin (20/3). Detiksport melaporkan Ezra hanya mengatakan latihan berjalan bagus dalam bahasa Inggris.

Bila benar dimainkan pada laga nanti sore, Ezra akan menjadi pemain naturalisasi ke-12 di tubuh tim nasional Indonesia. Bahkan Ezra yang saat ini tercatat sebagai pemain Jong Ajax Amsterdam adalah pemain naturalisasi termuda di Indonesia.

Ezra juga menjadi pemain naturalisasi Indonesia dengan proses administrasi tercepat. Untuk diketahui permohonan Ezra dan ayahnya kepada pemerintah RI diajukan pada Desember 2016 dan mendapat jawaban pada Maret 2017.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.