FUZHOU CHINA OPEN

Jojo dan Ginting bertarung pada babak kedua

Ilustrasi: Jonatan Christie saat tampil di Asian Games 2018 di Jakarta (28/8/2018).
Ilustrasi: Jonatan Christie saat tampil di Asian Games 2018 di Jakarta (28/8/2018). | Bagus Indahono /EPA-EFE

Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting bisa dibilang adalah tunggal putra terbaik Indonesia saat ini. Pada Kamis (8/11/2018), mereka akan beradu di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, untuk memperebutkan tiket ke perempat final Fuzhou China Open.

Mereka lolos ke babak kedua turnamen kelas HSBC BWF Tour Super 750 itu setelah mengalahkan lawan masing-masing pada babak pertama, Rabu (7/11).

Jonatan, akrab disapa Jojo, maju lebih dulu ke babak kedua setelah menang 21-11, 21-14 atas HS Prannoy. Ia berhasil membalas dendam atas kekalahannya dari pemain asal India itu pada Japan Open bulan lalu.

Itu juga menjadi kemenangan pertamanya atas Prannoy dalam tiga pertemuan mereka sejauh ini.

"Saya belajar dari pertemuan sebelumnya, jadi di sini jangan sampai sudah unggul jauh jadi terkejar. Saya berusaha untuk unggul di permainan depan dan sudah mengantisipasi kalau dia 'angkat bola'. Pertahanannya juga rapat, jangan sampai dia berkembang mainnya, bisa berbahaya," tutur Jojo kepada BadmintonIndonesia.org.

Sementara Ginting, unggulan kedelapan pada kejuaraan berhadiah total 700.000 dolar AS (Rp10,2 miliar) itu, melangkah ke babak kedua dengan menyingkirkan Chong Wei Feng dari Malaysia, 21-11, 21-14.

Pertarungan Jojo vs Ginting nanti akan menjadi pertemuan ketiga mereka dalam kejuaraan internasional, walau pastinya mereka sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing karena kerap berlatih bersama di Pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) di Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam dua pertemuan sebelumnya, mereka berbagi skor 1-1. Jojo menang di Malaysia Open 2017, Ginting membalas beberapa bulan setelahnya di Korea Open 2017.

"Memang agak disayangkan sudah bertemu Ginting di babak kedua, padahal kami sudah latihan persiapan bersama, tetapi namanya hasil undian, kami harus tetap profesional. Di luar lapangan kami teman, tapi di lapangan kami lawan," kata Jonatan.

Jika melihat prestasi kedua pemain belakangan ini, Ginting, yang menjuarai Victor China Open 2018 pada September lalu, jelas lebih diunggulkan.

Jojo mengakui bahwa Ginting memang tengah dalam kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Victor China Open, tetapi bukan berarti peluangnya tertutup untuk bisa menang.

"Kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing, besok yang menang yang lebih siap saja," tegasnya.

Satu lagi tunggal putra Indonesia, pemain non-pelatnas Tommy Sugiarto, juga berhasil maju ke babak kedua. Tommy menaklukkan Vincent Wong Wing Ki dari Hong Kong, 21-8, 21-10.

Selanjutnya, putra legenda bulu tangkis Indonesia Icuk Sugiarto itu akan berhadapan dengan pemain India Srikanth Kidambi.

Peluang Tommy untuk lolos ke perempat final cukup terbuka karena ia unggul 3-2 dalam sejarah pertarungan melawan Kidambi. Namun, Tommy kalah pada pertemuan terakhir mereka di Kejuaraan Asia.

Dua ganda campuran Indonesia juga melangkah ke babak berikutnya. Rinov Rivaldy/Debby Susanto mengawalinya dengan kemenangan 21-9, 21-17 atas ganda campuran Prancis, Ronan Labar/Audrey Mittelheisser.

Praveen Jordan/Melati Oktavianti menyusul kemudian. Mereka menyingkirkan pasangan suami istri Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock, 21-6, 21-16.

Berikutnya, Rinov/Debby akan menghadapi pertarungan berat melawan unggulan kedua yang juga andalan tuan rumah, Wang Yilyu/Huang Dongping. Sementara Praveen/Melati ditunggu unggulan ketujuh dari Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Jika berhasil mengalahkan lawan masing-masing, dua ganda campuran Indonesia itu akan bertemu di perempat final.

Mohammad Ahsan (kiri) dan Hendra Setiawan saat berhadapan dengan Huang Kaixiang/Wang Zekang pada Fuzhou China Open 2018, Rabu (7/11/2018).
Mohammad Ahsan (kiri) dan Hendra Setiawan saat berhadapan dengan Huang Kaixiang/Wang Zekang pada Fuzhou China Open 2018, Rabu (7/11/2018). | BadmintonIndonesia.org /PBSI

Dua ganda putra Merah Putih juga maju ke babak selanjutnya. Mereka adalah pasangan gaek Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan dan Ade Yusuf/Wahyu Nayaka.

Sempat kalah pada gim pertama, Hendra/Ahsan berhasil bangkit dan meningkatkan performa mereka untuk menaklukkan ganda tuan rumah Huang Kaixiang/Wang Zekang, dengan skor 17-21, 21-15, 21-19 dalam waktu 53 menit.

"Di game pertama mau ajak main cepat-cepatan, dan kami memang kalah cepat dari mereka. Kami ubah tempo mainnya di game kedua dan ketiga. Waktu kalah di game kedua, mereka lebih siap di game ketiga, tapi di akhir-akhir kami lebih tenang," jelas Ahsan.

Selanjutnya Hendra/Ahsan akan berhadapan dengan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, unggulan keempat dari Jepang. Rekor head to head dua ganda tersebut adalah 1-1.

Ade/Wahyu juga bertarung tiga gim sebelum menang 21-15, 21-23, 21-17 atas ganda putra Thailand Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh. Pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, menanti mereka di babak kedua.

Satu-satunya kekalahan pemain Indonesia hari itu dialami oleh tunggal putri Lyanny Alessandra Mainaky. Ia disingkirkan unggulan kedelapan Ratchanok Inthanon, 9-21, 8-21.

BACA JUGA