MALAYSIA OPEN 2019

Jojo ke babak kedua, Anthony tersingkir

Jonatan Christie maju ke babak kedua tunggal putra Malaysia Open 2019 setelah menang 21-12, 21-12 atas Brice Laverdez di Axiata Arena, Kuala Lumpur (2/3/2019).
Jonatan Christie maju ke babak kedua tunggal putra Malaysia Open 2019 setelah menang 21-12, 21-12 atas Brice Laverdez di Axiata Arena, Kuala Lumpur (2/3/2019). | BadmintonIndonesia.org /PBSI

Tunggal putra, Jonatan Christie, berhasil maju ke babak kedua Malaysia Open 2019, namun wakil lain Indonesia di nomor tersebut, Anthony Sinisuka Ginting, menelan pil pahit karena untuk dua tahun beruntun kembali tersingkir di babak pertama turnamen tersebut.

Pada hari pembuka di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa (2/3/2019), Anthony, yang menempati unggulan ke-7, menyerah 21-18, 13-21, 21-23 kepada pemain non-unggulan asal Jepang, Kenta Nishimoto.

Tahun lalu, pada turnamen yang sama, Anthony--akrab dipanggil Ginting oleh para penggemarnya--juga disingkirkan pada babak pertama oleh pemain dari Negeri Matahari Terbit, Kento Momota.

Kekalahan tersebut juga menjadi yang kedua beruntun bagi Anthony dari Nishimoto setelah pada French Open 2017. Rekor pertemuan kedua pemain kini menjadi 2-1 untuk Nishimoto, yang menempati peringkat ke-11 dunia.

Dalam wawancara dengan BadmintonIndonesia usai pertandingan, Anthony menjelaskan bahwa ia bermain terlalu terburu-buru dan kurang tenang sehingga akhirnya ditaklukkan Nishimoto.

Kekalahan ini menambah catatan buruk bagi pebulu tangkis berusia 22 tahun itu pada tahun ini. Hasil terbaik dari lima turnamen yang sudah diikutinya adalah maju hingga semifinal Swiss Open sebelum disingkirkan pemain Tiongkok, Shi Yuqi. Ia juga gagal mempertahankan gelar di Indonesia Masters.

Jojo--sapaan akrab Jonatan Christie--maju ke babak kedua berkat kemenangan 21-12, 21-12 atas Brice Leverdez dari Prancis. Kemenangan ini sekaligus pembalasan dendam Jojo yang dikalahkan Leverdez pada babak kedua Malaysia Open tahun lalu.

"Saya banyak belajar dari pertemuan tahun lalu," kata Jonatan.

Lawan berat menanti Jojo di babak kedua. Dia adalah unggulan pertama turnamen BWF World Tour Super 750 ini dan peringkat teratas tunggal putra dunia, Kento Momota, yang menang 20-22, 21-13, 21-11 atas Jan O Jorgensen dari Denmark.

Jojo selalu kalah dalam dua pertemuan sebelumnya di All England 2016 dan Hong Kong Open 2018.

Walau demikian, lelaki berusia 21 tahun tersebut menyatakan takkan menjadikan pertandingan tersebut sebagai beban. "Anggap saja lagi latihan. Saya nggak mau dibawa beban akan lawan dengan siapa, karena bikin main nggak keluar. Sebisa mungkin dari pikirannya dulu bisa dikendalikan," tutur Jonatan.

Kejutan terjadi di ganda putra. Pasangan Indonesia Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso menang 21-19, 24-26, 21-8, atas unggulan ke-5 Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark.

Kemenangan ini sekaligus membalas hasil pertemuan mereka di All England 2019 kemarin. Saat itu Wahyu/Ade kalah 18-21, 21-15, 20-22 dari Astrup/Rasmussen.

Berikutnya, mereka akan menghadapi ganda putra Tiongkok, Liu Cheng/Zhang Nan, yang menang 21-18, 15-21, 21-14 atas ganda tuan rumah Mohamad Arif Abdul Latif/Nur Mohamad Azryn Ayub.

Juara ganda putra All England, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga melangkah ke babak kedua dengan menaklukkan lawan dari Thailand, Bodin Isara/Maneepong Jongjit dua gim langsung, 21-16, 21-19.

Satu ganda putra Indonesia harus pulang lebih cepat. Berry Anggriawan/Hardianto tak bisa meneruskan kemenangan pada gim pertama saat melawan unggulan kedua dari Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen, sehingga kalah 21-19, 14-21, 15-21.

Pada nomor ganda campuran, tiga wakil Indonesia maju ke babak kedua. Mereka adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandouw, dan Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah Bernadet.

Akan tetapi, Hafiz/Gloria dan Tontowi/Winny harus saling berhadapan pada babak 16 besar. Dalam rekor pertemuan, Hafiz/Gloria unggul 2-0 atas Tontowi/Winny yang baru bermain bersama sejak awal tahun ini.

Walau demikian, Tontowi menyatakan bahwa dua kekalahan tersebut--di German Open 2019 dan India Open 2019--tidak menjadi beban pikiran.

"Buat besok pemikirannya kosong-kosong lagi. Memang kemarin kami kalah, tapi kami nggak mau memikirkan. Mudah-mudahan besok kami bisa main maksimal," tegas Tontowi.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR