MALAYSIA OPEN 2019

Jonatan Christie incar kemenangan pertama atas Chen Long

Jonatan Christie meluapkan kegembiraan setelah mengalahkan Viktor Axelsen pada perempat final Malaysia Open 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur (5/4/2019).
Jonatan Christie meluapkan kegembiraan setelah mengalahkan Viktor Axelsen pada perempat final Malaysia Open 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur (5/4/2019). | BadmintonIndonesia.org /PBSI

Jonatan Christie melanjutkan performa hebatnya pada Malaysia Open 2019. Tunggal putra Indonesia itu berhasil lolos ke semifinal untuk berhadapan dengan Chen Long, unggulan keempat asal Tiongkok, di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (6/4/2019).

Pertemuan tersebut mengulang semifinal Malaysia Open 2016. Saat itu Jonatan sempat merebut gim pertama, tetapi kemudian tunduk 21-8, 19-21, 14-21. Hingga kini Jojo--sapaan akrab Jonatan--telah enam kali bertemu dengan Chen dan belum sekalipun menang.

Jojo, yang tak diunggulkan dalam turnamen kelas BWF World Tour Super 750 ini, tentunya ingin mengubah catatan buruk tersebut dan mengincar kemenangan pertamanya atas Chen.

"Di atas kertas Chen Long unggul jauh dari saya. Tapi namanya permainan itu berbeda setiap match-nya. Pastinya nggak gampang lawan Chen Long, mungkin juga ketat. Karena dia penuh pengalaman dan kesabaran. Intinya saya tidak mau terbeban dan mau all out saja," tegas Jonatan kepada Badmintonindonesia.org, situs resmi PBSI.

Optimisme dan permainan all out telah berhasil membawa Jojo melangkah jauh pada turnamen ini. Ia bisa menyingkirkan pemain-pemain top yang jauh lebih diunggulkan.

Pada babak 16 besar, Jonatan menyingkirkan unggulan pertama Malaysia Open 2019, Kento Momota dari Jepang. Itu adalah kemenangan pertamanya atas Momota dalam tiga pertemuan.

Lalu, di perempat final, ia menundukkan unggulan kedelapan dan mantan pemain no. 1 dunia, Viktor Axelsen. Itu juga kemenangan pertama Jojo atas pemain bintang asal Denmark tersebut setelah kalah pada dua pertemuan sebelumnya.

Ia menyatakan kekuatan mental saat melawan Axelsen berperan penting dalam merebut kemenangan. Kini pebulu tangkis berusia 21 tahun itu pastinya berharap kekuatan mental itu juga bisa memberinya kemenangan pertama atas Chen Long, sekaligus menjaga peluang Indonesia untuk membawa pulang gelar dari Malaysia.

Selain Jonatan, hanya ada satu wakil Indonesia lain yang akan tampil di babak empat besar, yaitu ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Lolosnya Fajar/Rian ke semifinal juga menjadi kejutan. Mereka menyingkirkan rekan senegara dan unggulan pertama turnamen, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. Itu adalah kemenangan pertama Fajar/Rian atas Kevin/Marcus dalam empat pertemuan.

Dalam pertarungan seru yang berlangsung 55 menit, Fajar/Rian menang 23-21, 19-21, 21-18 dan akan berebut tiket ke final dengan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Unggulan ketiga dari Jepang itu menang 22-20, 21-18 atas Han Chengkai/Zhou Haodong di perempat final.

Sejak Singapore Open 2017, dua ganda putra ini telah tujuh kali bertemu. Kamura/Sonoda memang unggul rekor pertemuan 4-3, tetapi skor pada setiap pertandingan selalu ketat dan Fajar/Rian tiga kali menang dalam lima pertemuan terakhir.

Oleh karena itu, peluang untuk bisa sampai ke final turnamen berhadiah total 700.000 dolar AS itu cukup terbuka bagi Fajar/Rian.

"Pemain Jepang terkenal dengan fighting spiritnya, nggak gampang mati dan ulet. Jadi kami coba berusaha lagi. Nanti juga akan diskusi dengan pelatih dan partner mengenai strategi besok. Pokoknya kami siap untuk menampilkan yang terbaik," kata Fajar.

Juara ganda putra All England 2019, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, gagal meneruskan perjalanan mereka di Kuala Lumpur. Mereka kalah 13-21, 21-16, 17-21 dari Li Junhui/Liu Yuchen, ganda Tiongkok yang menempati unggulan kedua.

Dua wakil Indonesia lainnya juga tersingkir di perempat final. Mereka adalah ganda campuran Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow dan ganda putri Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta.

Tontowi/Winny kalah dari ganda campuran tuan rumah Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, 21-17, 16-21, 16-21. Sementara Istarani/Rizki disingkirkan Du Yue/Li Yunhui dari Tiongkok, 18-21, 16-21

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR