PIALA RAJA SPANYOL

Kalah dari Levante, tim cadangan Barcelona dikritik

Pemain depan Levante, Emmanuel Boateng, tengah beradu kelihaian dengan bek Barcelona, Jeison Murillo, dalam pertandingan pertama babak 16 besar Copa del Rey di Stadion Ciutat de Valencia, Valencia, Spanyol, Jumat (11/1/2019) dini hari WIB. Levante menang 2-1 atas Barcelona.
Pemain depan Levante, Emmanuel Boateng, tengah beradu kelihaian dengan bek Barcelona, Jeison Murillo, dalam pertandingan pertama babak 16 besar Copa del Rey di Stadion Ciutat de Valencia, Valencia, Spanyol, Jumat (11/1/2019) dini hari WIB. Levante menang 2-1 atas Barcelona. | Manuel Bruque /EPA-EFE

Barcelona harus membayar harga cukup mahal atas pilihannya memakai skuat cadangan dalam pertandingan pertama babak 16 besar Copa del Rey (Piala Raja Spanyol). Melawan Levante, anak-anak Catalan takluk dengan skor 1-2.

Dalam laga yang dihelat di Stadion Ciutat de Valencia, Valencia, Spanyol, Jumat (11/1/2019) dini hari WIB tersebut, Levante mencetak gol via Erick Cabaco pada menit ke-4 dan Borja Mayoral (18).

Anak asuh Ernesto Valverde baru bisa memperkecil ketertinggalannya lewat tendangan penalti Philippe Coutinho lima menit sebelum waktu normal berakhir. Ini adalah kekalahan ketiga Barcelona di semua ajang yang mereka ikuti musim ini.

Hasil negatif ini, disebut sejumlah pihak tak lepas dari pilihan pemain yang dilakukan Valverde. Tak ada nama-nama seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Ivan Rakitic, Gerard Pique, hingga Jordi Alba, dalam daftar pemain Barcelona yang turun.

Blaugrana mengandalkan trio Malcom, Ousmane Dembele dan Coutinho di lini depan dalam formasi 4-3-3. Di lini belakang mereka bertumpu pada Nelson Semedo, Jeison Murillo, Juan Brandáriz Movilla (Chumi), Juan Miranda Gonzalez.

Dua nama terakhir merupakan pemain muda hasil binaan akademi Barcelona yang usianya belum menginjak 20 tahun. Sedangkan Murillo adalah pemain baru yang direkrut dari Valencia pada 2019.

Hasilnya, penampilan Barcelona jauh dari kata memuaskan. "Levante tak ragu mengeksploitasi pemain bertahan Barcelona yang kurang padu satu sama lainnya, hingga Cabaco mengambil keuntungan lewat sundulan," tulis Marca.

Sedangkan untuk gol kedua, Miranda menjadi pihak yang mungkin harus bertanggung jawab. Sebab, umpannya mampu diantisipasi Jorge Andujar Moreno dan berujung gol.

Bukan hanya lini belakang saja yang tampil di bawah rata-rata. Demikian juga dengan lini depan. Menurut Washington Post, ketidakhadiran Messi dan Luis Suarez membuat klub kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

"Trio Coutinho, Dembele dan Malcom bermain sangat tidak efektif," tulis media tersebut. Jika melihat catatan statistik, Barcelona cukup mendominasi laga, dengan penguasaan bola hingga 63 persen.

Namun, hal itu tak diimbangi dengan kecakapan di lini depan, di mana mereka hanya membuat 14 tembakan dan tuju di antaranya tepat sasaran. Dengan jumlah penguasaan bola yang jauh lebih sedikit, Levante mampu membuat 12 tembakan dan tujuh tepat sasaran.

Valverde membela keputusannya memainkan para pemain muda ini. Menurut pelatih berpaspor Spanyol tersebut, turunnya anak-anak muda atau pemain baru hanyalah soal waktu. Dan ia merasa ini adalah waktu yang tepat.

"Saya menentukan tim terbaik yang dapat saya pilih," kata Valverde dalam Sport-english.com. "Keputusan ini membantu kami di waktu mendatang, seperti di La Liga. Saya tahu (pilihan) itu risiko, tetapi Anda harus mengambil risiko sejumlah waktu."

Toh, menurut Valverde penampilan anak buahnya juga tak buruk. Ia puas atas kinerja yang ditampilkan tiga pemain belakang yang tanpa pengalaman bersama Barcelona: Murillo, Chumi, dan Miranda.

"Dia (Murillo) memiliki pengalaman dan tahu bagaimana melakukan pendekatan di tiap laga. Dan untuk pemain muda (Chumi dan Miranda), ini adalah tes yang sulit. Namun, ini level (pertandingan) sesungguhnya, bukan?" ucap Valverde.

Memang, babak 16 besar Copa del Rey menjadi ajang yang pantas untuk melakukan uji coba para pemain. Pasalnya, format kejuaraan ini adalah kandang-tandang. Artinya, Barcelona masih memiliki kesempatan ke perdelapan final jika menang di leg kedua.

Pada pertandingan babak 16 besar lainnya, Athletic Bilbo menang 3-1 atas Sevilla. Sedangkan Real Betis diimbangi Real Sociedad 0-0.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR