LIGA 1 INDONESIA

Kampiun di linimasa tapi belum tentu di klasemen

Pemain Persib Bandung Ezechiel Ndouasel (kiri) berebut bola dengan pemain Madura United FC Fachrudin Wahyudi Aryanto (kanan) pada laga lanjutan Go-jek Traveloka Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/10/2017).
Pemain Persib Bandung Ezechiel Ndouasel (kiri) berebut bola dengan pemain Madura United FC Fachrudin Wahyudi Aryanto (kanan) pada laga lanjutan Go-jek Traveloka Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/10/2017). | Fahrul Jayadiputra /Antara Foto

Kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 memasuki babak akhir. Umur kompetisi tinggal empat pekan lagi dan persaingan menuju juara makin ketat.

Empat klub masih berpeluang menjuarai Liga 1 musim ini. Berurutan dari puncak klasemen adalah Bhayangkara FC, Bali United, PSM Makassar, dan Persipura Jayapura.

Bhayangkara mengumpulkan nilai 59 dari 30 kali bermain. Sementara Bali United dan PSM sama-sama mengoleksi 58 poin, serta Persipura 56 poin.

Sedangkan Madura United di posisi lima mengantongi nilai 54. Meski peluang juara belum tertutup, klub dari Pamekasan ini tetap harus mengandalkan hasil empat klub di atasnya plus menyapu bersih seluruh laga sisa untuk meraih trofi kampiun.

Secara teori, Madura United memang sulit untuk menjuarai Liga 1. Pekan lalu (18/10/2017), Komisi Disiplin PSSI menghukum mereka denda Rp125 juta dan bertanding empat kali di luar Madura tanpa penonton (partai usiran).

Hukuman itu adalah buntut pemukulan terhadap wasit asal Iran, Hasan Akrami, oleh para ofisial Madura United dan sejumlah penonton. Akrami dianggap tidak bekerja dengan benar ketika Madura ditahan Pusamania Borneo FC 1-1 di Pamekasan, 13 Oktober lalu.

Situasi di lima besar klasemen sementara ini berbanding terbalik dengan klasemen di linimasa Twitter. Klasemen ini dibuat oleh Twitter Indonesia dan memang tidak berdasarkan pada kinerja di lapangan, melainkan pada percakapan dengan tagar #Liga1.

Analisis data dilakukan sejak 15 April hingga Kamis (19/10) silam. Tak satu pun dari lima penghuni teratas klasemen Liga 1 yang meraih klasemen linimasa.

Bahkan hanya ada dua tim lima besar yang masuk klasemen termaksud, yakni Bali United (posisi 4) dan Bhayangkara FC (5). Sementara tiga tim teratas dalam hal perbincangan di Twitter adalah Persib Bandung (1), Persija Jakarta (2), dan Arema FC (3).

Perbincangan tiga klub teratas itu juga termasuk menyertakan sejumlah tagar populer. Misalnya #PersibDay dan #PersijaDay yang lazim muncul ketika hari itu tim masing-masing bertanding.

Dalam gambar di bawah, yang disertakan Twitter Indonesia dalam rilis kepada Beritagar.id (19/10), terlihat bahwa Persib memang raja di Twitter karena menghasilkan tiga tagar top.

Kemudian Persija dan Arema masing-masing diramaikan oleh dua tagar. Sisanya adalah tagar kompetisi (dua buah) dan yang cukup mengejutkan adalah #EwakoPSM. Namun sayang, Twitter Indonesia tidak menjelaskan berapa jumlah perbincangan dan interaksi pada masing-masing tagar sejak 15 April.

Daftar tagar paling populer dalam perbincangan bertajuk Liga 1.
Daftar tagar paling populer dalam perbincangan bertajuk Liga 1. | Twitter Indonesia

Disampaikan pula bagaimana pertumbuhan pengikut (followers) pada akun resmi masing-masing klub. @Persija_Jkt berada di urutan pertama dengan tambahan lebih dari 722 ribu pengikut, diikuti oleh akun @AremafcOfficial dengan tambahan pengikut hingga 364 ribu, dan terakhir melengkapi tiga besar adalah akun @Persib dengan tambahan lebih dari 265 ribu pengikut.

Meski begitu, Persib masih berada di posisi teratas akun dengan pengikut terbanyak (sekitar 3,1 juta akun). Adapun Persija di tempat kedua dengan 2,1 juta pengikut, dan Arema di posisi tiga dengan 1 juta pengikut.

Uniknya, tiga tim populer di linimasa ini sedang melempem di kompetisi Liga 1; seluruhnya hanya berada di papan tengah. Persija berada di posisi enam, Arema di posisi delapan, dan Persib hanya duduk di posisi 11 (hingga 30 pertandingan).

Twitter Indonesia juga menunjukkan profil yang paling sering dibicarakan seputar Liga 1. Pelatih Persegres Gresik United, Hanafi, berada di posisi teratas diikuti Aji Santoso (eks pelatih Arema FC yang kini menangani Persela Lamongan); dan Iwan Setiawan, pelatih Pusamania Borneo FC.

Namun pemain paling banyak dibicarakan dalam enam bulan terakhir pentas Liga 1 adalah mendiang kiper Persela, Choirul Huda, yang tutup usia pada Minggu (15/10). Perbincangan didominasi ucapan duka cita dari para penggemar, sesama pemain, pelatih, simpatisan, dan bahkan publik internasional.

Lagi-lagi tak ada keterangan detail berapa banyak yang membicarakan Huda. Yang jelas, eks kapten tim nasional (timnas) Indonesia dan bintang veteran Persija, Bambang Pamungkas, menjadi pemain kedua yang paling banyak dibicarakan.

Berikutnya terdapat gelandang timnas Indonesia dan Bhayangkara FC, Evan Dimas; lalu Carlton Cole dan Michael Essien. Cole kini tak ada lagi di Indonesia karena sudah didepak Persib, sementara Essien masih membela Persib meski tengah dibekap cedera.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR