LA LIGA SPANYOL

Kecewanya Madrid ditahan imbang Bilbao

Kiper Madrid, Courtois, tengah beraksi saat Real Madrid ditahan imbang Athletic Bilbao 1-1 dalam lanjutan La Liga Spanyol di Stadion San Memes, Bilbao, Spanyol, Minggu (16/9/2018) dini hari WIB.
Kiper Madrid, Courtois, tengah beraksi saat Real Madrid ditahan imbang Athletic Bilbao 1-1 dalam lanjutan La Liga Spanyol di Stadion San Memes, Bilbao, Spanyol, Minggu (16/9/2018) dini hari WIB. | Luis Tejido /EPA-EFE

Hasil pekan keempat La Liga Spanyol nampaknya cukup disesali oleh sebagian tim Real Madrid. Bertandang ke markas Athletic Bilbao di Stadion San Memes, Bilbao, Spanyol, pada Minggu (16/9/2018) dini hari WIB, El Real hanya bermain imbang 1-1.

Bahkan, Madrid harus lebih dulu tertinggal lewat tendangan Iker Muniain yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Madrid pada menit 32. Los Merengues baru bisa menyamakan kedudukan setelah 18 menit babak kedua berjalan via sundulan Isco.

Dengan hasil ini, Madrid untuk sementara tertahan di peringkat kedua, beda dua poin dari Barcelona, yang berhasil meraih poin penuh pada pekan keempat setelah menang 2-1 atas tuan rumah Real Sociedad.

"Madrid tidak pernah berpikir bahwa imbang adalah hasil yang bagus," ucap pelatih Si Putih, Julen Lopetegui, dalam Goal. Mantan pembesut tim nasional Spanyol itu kecewa lantaran timnya dianggap bermain bagus, setidaknya di babak kedua.

Pada babak pertama, Madrid bermain semenjana, bila tak ingin disebut di bawah standar. Memasang semua pemain inti dalam formasi 4-3-3, Madrid dibuat kepayahan dalam rentang 45 menit pertama.

Mereka memang membuat sejumlah peluang. Namun, mayoritas dari peluang tersebut datang lewat tendangan jarak jauh. Cukup jarang para pemain Madrid bersemuka dengan Unai Simon, kiper Bilbao.

Setali tiga uang dengan lini depan, di lini belakang, Madrid juga tampil tak apik di separuh babak. Koordinasi antara kiper Thibaut Courtois dengan empat bek di depannya tidaklah baik. Beruntung, satu gol Bilbao lewat Raul Garcia pada menit 35 dianulir, karena dianggap wasit offside.

"Bilbao adalah sebuah tim yang siap menghadapi lawannya dengan menekan Anda. Pada babak kedua, kami lebih baik," ucap Lopetegui. "San Memes adalah tempat yang sulit untuk didatangi."

Secara keseluruhan, Madrid memang tampil lebih dominan. Dalam catatan BBC, mereka mampu menguasai bola hingga 60 persen. Demikian juga dengan peluang. Luka Modric dkk. mampu membuat 16 tendangan percobaa dengan enam yang tepat sasaran.

Untuk Bilbao, dari 40 persen penguasaan bola, anak asuh pelatih Eduardo Berizzo itu berhasil membuat 12 tembakan, dengan empat yang tepat sasaran.

"Hasil imbang sedikit mengecewakan. Kami berharap hasil akhir yang adil, yakni dapat memenangkan laga. Kami telah memberikan semuanya dan bermain lebih baik di babak kedua," ucap bek Madrid, Marcelo, dalam laman resmi mereka.

Bila Madrid kecewa dengan hasil ini, tak demikian dengan Bilbao. Mereka mensyukuri hasil imbang melawan tim sekelas Madrid. Pelatih Berizzo mengatakan, hasil dini hari tadi menggambarkan timnya memiliki sikap untuk bermain.

"Kami telah bermain baik melawan rival yang hebat. Saya sudah tahu bahwa ketika Anda tidak bermain keras, Anda tidak memiliki kesempatan. Tim telah mengerti dan berkomitmen soal hal itu," ucap pelatih asal Argentina tersebut, dipetik dari Euro Press.

Hasil imbang ini juga membuat Lopetegui gagal menyamai capaian eks pelatih Madrid 2009/2010, Manuel Pellegrini, pelatih terakhir yang mampu membawa Madrid memenangi empat pertandingan di awal musim secara berturut-turut.

Kini, Madrid tertinggal dua poin dari Barcelona. Pada pertandingan Sabtu (15/9) malam WIB, Blaugrana berhasil memetik tiga poin dari lawatannya ke Stadion Anoeta di Gipuzkoa, Spanyol.

Sempat tertinggal dari tuan rumah setelah Aritz Elustondo mencetak gol pada menit ke-12. Pasukan Ernesto Valverde bangkit di babak kedua dan mencetak dua gol dalam selang tiga menit melalui Luis Suarez (63') dan Ousmane Dembele (66').

Lionel Messi, yang diturunkan sejak menit awal, kembali gagal membuat gol. Dari empat pertandingan yang telah ia lakoni di La Liga, La Pulga memang telah mencetak empat gol. Namun, torehan itu ia bukukan hanya di dua pertandingan saja, masing-masing dua gol.

Catatan lain dalam pertandingan tersebut, Messi membuat 31 sentuhan di babak pertama. Akan tetapi, tak satupun ia lakukan di dalam kotak penalti Sociedad.

"Kami sangat kesulitan menghancurkan pertahanan mereka. Namun kami meningkatkan penampilan di babak kedua dan bertandingan berubah. Kami mengambil risiko lebih dengan penguasaan bola dan mendapat tiga poin," ucap Valverde, dalam laman resmi Barcelona.

Dengan hasil ini, Barcelona dapat menatap laga Liga Champions tengah pekan nanti dengan lebih tenang. Setidaknya, untuk sejenak, mereka dapat memperlebar keunggulan poin dengan para seterunya di liga domestik.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR