INDONESIA MASTERS 2019

Kejutan Jojo dan tarian Anthony

Pebulu tangkis putra Indonesia Jonatan Christie menyapa suporter seusai bertanding melawan pebulu tangkis Tiongkok, Shi Yuqi, pada babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Jonatan menang dan lolos ke babak perempat final.
Pebulu tangkis putra Indonesia Jonatan Christie menyapa suporter seusai bertanding melawan pebulu tangkis Tiongkok, Shi Yuqi, pada babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Jonatan menang dan lolos ke babak perempat final. | Hafidz Mubarak A /Antara Foto

Hasil manis dibuat tunggal putra Indonesia pada babak kedua Indonesia Masters 2019. Andalan tuan rumah, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melaju ke babak perempat final pada kejuaraan dengan kategori BWF Wordl Tour 500 tersebut.

Dan, perhatian khusus harus disorot kepada Jonatan. Secara mengejutkan, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu berhasil mengatasi unggulan kedua turnamen asal Tiongkok, Shi Yuqi.

Dalam waktu relatif cepat, 39 menit, Jojo menang menang straight game dengan skor 22-20, 21-6. Ini adalah kemenangan kelima dari delapan pertemuan Jojo dengan jagoan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Tadi saya bermain rileks. Sebab, dari pengalaman kemarin (babak pertama) saya cukup tegang di awal. Hari ini tegang tapi tidak setegang kemarin," kata Jojo kepada wartawan, Kamis (24/1/2019) sore WIB.

Jika melihat catatan pertemuan kedua pemain ini, pertemuan di Indonesia Masters 2019 memang seperti antiklimaks bagi Yuqi. Pasalnya, meski cukup sering kalah, biasanya laga berjalan sangat alot.

Dalam lima pertemuan terakhir, kedua pemain selalu menyudahi laga dengan rubber game. Oleh karena itulah, Jojo juga cukup kaget dengan hasil kali ini. "Di luar dugaan bisa menang straight game. Di game kedua saya juga tidak ada ekspektasi menang sejauh itu skornya," kata Jojo.

Di babak perempat final nanti, Jojo akan bertemu dengan pemain andalan India, Kidambi Srikanth. Kedua pemain telah empat kali bertemu, dengan hasil sama kuat 2-2.

Kidambi sebenarnya pemain yang cukup akrab dengan Indonesia. Dia pernah menjadi juara BCA Indonesia Open 2017. Akan tetapi, sepanjang tahun lalu, ia tak sekali pun menjuarai turnamen yang diikuti.

Namun, Jojo tak ingin lengah. Menurut pemain peringkat 12 dunia tersebut, Kidambi kini sudah mulai kembali ke bentuk permainan terbaiknya, yakni 2017. Untuk itu, ia menyiapkan fisiknya benar-benar bugar saat bertarung di perempat final.

Jojo mungkin berhasil membuat kejutan di babak kedua Indonesia Masters. Namun, apa yang diraih rekannya di pelatnas, Anthony, juga tidak kalah apik.

Memang, lawan Anthony di babak kedua tak sehebat Yuqi (rangking 2 dunia). Dia "hanya" menang 21-15, 21-12 melawan Zhao Junpeng, peringkat 45 dunia. Akan tetapi, yang harus dicatat adalah, permainan Anthony begitu enak dilihat.

Meminjam istilah legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, kala mengapresiasi Anthony saat menang China Open 2018, pemain peringkat 7 dunia itu seperti menari di atas lapangan.

Kaki-kakinya lincah menyusuri lapangan 1 Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, sore itu. Pukulan-pukulannya, mulai dari drop shot, drive, smash, netting, sangat akurat--jarang mati sendiri.

Dan, yang terpenting, Anthony terlihat begitu menikmati pertandingan tersebut. Sepanjang pertandingan berlangsung, ia kerap tersenyum. Jikalau Zhao berhasil mencuri poin, Anthony terlihat tak panik.

Sikap ini, menurut Anthony, tak lepas dari cara dia melihat turnamen. Anthony mengatakan, sebelum Indonesia Masters dimulai, ia mengingat-ingat lagi bagaimana sikapnya saat menjuarai kejuaraan yang sama pada 2018.

Jawabannya, tampil rileks dan mencoba menikmati pertandingan. "Sebelum turnamen dimulai, saya ingat-ingat lagi tahun lalu apa yang membuat saya bisa main bagus. Saya coba nikmati pertandingan, tidak mau terlalu memikirkan harus menang," kata Anthony.

Pada babak perempat final hari ini, Anthony akan menghadapi salah satu musuh bebuyutannya, yang merupakan peringkat 1 dunia, Kento Momota. "Saya harus siap capek, siap susah, makin kesini lawannya makin susah, harus benar-benar siap, dengan sistem reli poin," katanya.

1 Tempat di semifinal

Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan Kevin Sanjaya Sukomuljo berusaha mengembalikan kok ke ganda putra Indonesia Arya Pangkaryanira dan Ade Yusuf Santoso saat pertandingan babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Marcus/Kevin lolos ke babak perempat final usai menang dengan skor 21-14, 21-16.
Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kanan) dan Kevin Sanjaya Sukomuljo berusaha mengembalikan kok ke ganda putra Indonesia Arya Pangkaryanira dan Ade Yusuf Santoso saat pertandingan babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Marcus/Kevin lolos ke babak perempat final usai menang dengan skor 21-14, 21-16. | Hafidz Mubarak A /Antara Foto

Capaian apik bukan hanya diperlihatkan tunggal putra Indonesia. Demikian juga di nomor ganda putra--yang memang selama ini selalu menjadi tulang punggung prestasi. Sebanyak tiga wakil Merah-Putih berhasil melangkah ke babak perempat final.

Adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, yang berhasil menjejakkan kakinya di babak perempat final.

Di babak kedua, Kevin/Marcus berhasil menghentikan rekan sepelatnas mereka, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf Santoso dengan skor 21-14, 21-16. Fajar/Rian, juga menundukkan pemain Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, dengan skor 21-18, 21-19.

Sedangkan Hendra/Ahsan, memukul wakil Tiongkok, Ou Xuanyi/Ren Xiangyu dengan skor 21-16, 21-15. Dengan tiga wakil di delapan besar, membuat ganda campuran Indonesia akan bertemu sesama pemain pelatnas.

Kevin/Marcus akan bertemu Fajar/Rian di babak perempat final. Ini seperti mengulang partai final Asian Games 2018, kala itu Kevin/Marcus menang dengan skor 21-13, 18-21, 24-22.

Selain itu, kedua pemain juga pernah sekali lagi bertemu, yakni di Indonesia Open 2018. Saat itu, Kevin/Marcus menang dengan skor 21-13, 21-10.

"Kami terakhir kali ketemu di Asian Games, ini jadi tolok ukur buat kami. Harus siap dari segala aspek, semua harus benar-benar dipersiapkan," kata Rian dalam Badmintonindonesia.org.

Dengan hasil ini, artinya Indonesia akan menempatkan satu wakilnya di babak semifinal Indonesia Masters 2019. Siapakah yang akan menang? Fajar/Rian tak ingin tersandung untuk ketiga kalinya.

Hasil lain wakil Indonesia

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs. Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang: 21-9, 21-18
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir vs. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja: 21-16, 21-12
Shesar Hiren Rhustavito vs. Anders Antonsen: 11-21, 9-21
Gregoria Mariska Tunjung vs. Pusarla V. Sindhu: 21-23, 7-21
Praven Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs. Zheng Siwei/Huang Yaqiong: 16-21, 12-21
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs. Takuro Hoki/Wakana Nagahara: 16-21, 19-21, 13-21
Ruselli Hartawan vs. Chen Xiaoxin: 21-17, 15-21, 13-21
Dhea Bung Anjani/Dinda Dwi Cahyaning vs. Chang Ye Na/Jung Kyung Eun: 10-21, 7-21
Fitriani vs. Saina Nehwal: 17-21, 15-21

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR