Tiongkok tundukkan tim lapis kedua Hong Kong

Lin Dan saat mengatasi Hu Yun di pertandingan ke tiga Piala Sudirman. Tiongkok mengalahkan Hong Kong dengan skor 4-1 pada Minggu (21/5).
Lin Dan saat mengatasi Hu Yun di pertandingan ke tiga Piala Sudirman. Tiongkok mengalahkan Hong Kong dengan skor 4-1 pada Minggu (21/5). | Antara Foto/Rosa Panggabean

Tak ada kejutan berarti pada partai pembuka kejuaraan Piala Sudirman 2017. Di lapangan 1 Carrara Indoor Sports Stadium, Gold Coast, Australia, pasukan Tiongkok menang telak 4-1 atas Hong Kong di Grup 1A.

Pada pertandingan pertama, duet senior Tiongkok, Fu Haifeng/Zhang Nan, mengalahkan duet muda Hong Kong, Law Cheuk Him/Lee Chun Hei Reginald, dengan skor 21-15, 26-24.

Sebenarnya, diturunkannya dua pasangan ini cukup mengejutkan. Musababnya, hal itu berarti kedua tim belum menurunkan ganda putra terbaiknya.

Sejauh ini, Tiongkok masih memiliki pasangan peringkat 3 dunia, Li Junhui/Liu Yuchen. Bila merujuk pada ranking BWF, Zhang sendiri memiliki peringkat 15, itu pun bukan dengan Fu Haifeng, melainkan Liu Cheng.

Hong Kong sama saja. Membawa duet Or Chin Cung/Tang Chun Man (peringkat 24 dunia), mereka justru menurunkan Law/Lee, yang secara rangking berada di bawah, yakni 28 dunia.

Di pertandingan kedua, tunggal putri andalan Tiongkok, Sun Yu, nampak nyaman menghadapi Fan Ka Ya. Sun (peringkat 6 dunia) memukul Fan dengan skor 21-12, 21-13 dalam tempo 39 menit.

Hong Kong lagi-lagi tidak menurunkan pemain terbaiknya di nomor tunggal putri, yakni Cheung Ngan Yi (16 dunia). Sebagai catatan, Fan kini berada di peringkat 279 dunia.

Pada pertandingan ke tiga, Hong Kong lagi-lagi tidak menurunkan pemain terbaiknya. Alih-alih Ng Ka Long Angus (10 dunia), mereka justru mengandalkan Hu Yun (14 dunia) untuk menghadapi Tiongkok, yang menurunkan pemain legendaris Lin Dan.

Tanpa kesulitan berarti, "Super Lin" meredam Hu dengan skor 21-14, 21-13 dalam durasi 35 menit.

Hasil ini sekaligus mengunci kemenangan Tiongkok atas Hong Kong. Dua partai sisa, sebenarnya tidak terlalu berpengaruh kepada hasil akhir. Tapi, di babak grup ini, semua partai harus dimainkan.

Alhasil, nomor ganda putri di pertandingan keempat tetap berlangsung. Hasilnya, pasangan Tiongkok, Bao Yixin/Tang Jinhua mengalahkan Ng Tsz Yau/Yeung Nga Ting (47 dunia) dengan skor 21-11, 21-13.

Apakah Hong Kong kembali menggunakan tim ke dua dalam pertandingan kali ini? Ya, sebab mereka tidak menurunkan Poon Lok Yan/Tse Ying Suet (39 dunia).

Kejutan sesungguhnya dalam pertandingan kali ini terjadi di nomor terakhir, kala peringkat satu dunia Chen Qicheng/Zheng Siwei (1 dunia) dikalahkan ganda campuran Hong Kong Tang Chun Man/Tse Yuing Suet (15 dunia).

Dalam durasi 47 menit, Tan/Tse mengalahkan Chen/Zheng dengan skor 21-10, 16-21, 18-21. Sekali lagi, Hong Kong kembali tidak menurunkan ganda campuran terbaik mereka, Chau Hoi Wah/Lee Chun Hei Reginald (10 dunia).

Dengan sistem kejuaraan beregu dan masih di babak grup, memang tiap negara memiliki strategi sendiri-sendiri agar dapat melangkah lebih jauh di kejuaraan ini.

Bisa jadi, turunnya pemain lapis ke dua Hong Kong ini merupakan strategi pelatih untuk memberikan waktu istirahat bagi para utama mereka. Tujuannya? Agar mereka fresh kala menghadapi Thailand di pertandingan ke dua pada Senin esok (22/5).

Ya, Bagi Hong Kong memang lebih realistis bila mencuri poin dari Thailand dibanding mengharapkan peruntungan kemenangan dari Tiongkok. Secara head to head, Hong Kong memang kalah segalanya dari Tiongkok.

Pada pertandingan Grup 2, Kanada menaklukkan Skotlandia 3-2 usai pertarungan sengit yang ditentukan oleh kemenangan ganda putri Kanada, Rachel Honderich/Michelle Li, atas Julie Macpherson/Eleanor O'Donnell pada pertandingan terakhir.

Di lapangan 2, Vietnam dengan mudah mengalahkan Selandia Baru dengan skor 4-1 untuk memimpin sub-grup 2A. Sedangkan di lapangan 3, Kaledonia Baru berhasil mengatasi Guam dengan skor akhir 4-1 pada laga sub-grup 3A.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR