HONG KONG OPEN

Kevin/Marcus lolos dari krisis

Kevin/Marcus saat berhasil menjuarai Fuzhou China Open 2018 pada Minggu (11/11/2018). Di Hong Kong Open, mereka berhasil melaju ke babak perempat final setelah sukses menundukkan Boe/Mogensen (Denmark) dengan skor 16-21, 21-19, 21-9.
Kevin/Marcus saat berhasil menjuarai Fuzhou China Open 2018 pada Minggu (11/11/2018). Di Hong Kong Open, mereka berhasil melaju ke babak perempat final setelah sukses menundukkan Boe/Mogensen (Denmark) dengan skor 16-21, 21-19, 21-9. | Badmintonindonesia.org /PBSI

Sebuah laga menarik tersaji dalam babak kedua nomor ganda putra Yonex-Sunrise Hong Kong Open 2018. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil keluar dari krisis setelah mengalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dan melangkah ke perempat final.

Kalimat "keluar dari krisis" di atas bukanlah hal berlebihan dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan 2 Hong Kong Coliseum, Hung Hom, Hong Kong, Kamis (15/11/2018) malam WIB tersebut.

Pasalnya, sebelum memenangi laga dengan skor 16-21, 21-19, 21-9, andalan Indonesia tersebut lebih dahulu tertinggal. Setelah unggul pada gim pertama, duo Denmark juga memimpin perolehan skor menjelang akhir gim kedua.

Saat itu, setidaknya The Minions kalah dalam hal perolehan poin: 16-17, 16-18, dan 16-19. Pukulan-pukulan andalan Indonesia mampu dikembalikan Boe/Mogensen dengan cukup apik.

Namun, di sinilah muncul kematangan Kevin/Marcus. Mereka tidak panik dan berhasil mencuri angka satu per satu. Dengan sedikit "gaya tengil" dari Kevin -- seperti pura-pura memukul bola yang sudah pasti keluar -- mereka berhasil memenangi laga dengan skor 21-19.

Pada gim ketiga, pasangan gaek Denmark tersebut seperti kehabisan tenaga sehingga laju Kevin/Marcus terlihat cukup mudah. Ini adalah kemenangan kelima dari total sembilan pertemuan mereka.

"Kevin/Marcus berhasil mengatasi kekurangan mereka pada gim pertama dengan mengungguli pasangan Denmark 16-21 21-19 21-9. Ini adalah kemenangan ketiga (keempat) berturut-turut mereka atas Boe/Mogensen," tulis laman resmi BWF.

Pada babak perempat final, Kevin/Marcus akan menghadapi ganda asal Korea Selatan, Lee Yong Dae/Kim Gi Jung. Sejauh ini, mereka belum pernah bertemu.

Ganda putra Indonesia berhasil meloloskan tiga wakilnya pada kejuaraan dengan kategori BWF World Tour Super 500 tersebut. Selain Kevin/Marcus, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga lolos.

Fajar/Rian akan menghadapi Lee Jhe-Huei/Lee Yang (Taiwan). Rekor pertemuan di antara mereka hingga saat ini 2-1 untuk Fajar/Rian. Sementara Ahsan/Hendra akan bersua Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) untuk kelima kali -- empat sebelumnya selalu dimenangi.

Dalam nomor tunggal putra, Jonatan "Jojo" Christie berhasil membayar kekalahannya pada dua partai terakhir melawan Anthony Sinisuka Ginting. Jojo menang atas kompatriotnya itu dengan skor 21-15, 25-23.

Hasil ini sekaligus membuat rekor pertemuan kedua pemain kini imbang menjadi 2-2. "Perbedaannya pada pertandingan kali ini, Jojo lebih siap dari semua hal. Dia juga tidak gampang mati sendiri," sebut Anthony dalam Badmintonindonesia.org.

Pada babak perempat final, Jojo akan menghadapi pemain peringkat satu dunia saat ini, Kento Momota (Jepang). Kedua pemain sudah pernah sekali bertemu dalam All England 2016 dengan kemenangan untuk Momota.

"Momota tidak gampang dimatikan, akurasi pukulannya bagus. Saya harus lebih sabar, tenang, ulet, dan berani capek," ucap Jojo. "Saya harus bisa cari celah untuk curi kesempatan itu."

Ganda campuran singkirkan unggulan

Prestasi apik ditunjukkan ganda campuran Indonesia pada hari kedua Hong Kong Open 2018. Datang sebagai pemain non-unggulan, mereka berhasil memukul para unggulan di kejuaraan tersebut.

Adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang menjadi lakonnya. Praveen/Melati, mengandaskan unggulan kedelapan asal Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai, dengan skor 21-14, 21-16.

Sedangkan Hafiz/Gloria berhasil memukul andalan tuan rumah sekaligus unggulan ketiga kejuaraan, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, dengan skor 21-16, 14-21, 21-15.

"Saya yakin dengan diri sendiri dan Gloria. Di gim kedua, memang kami agak kendor, tapi kami saling menyemangati dan bisa bangkit lagi pada gim penentuan," ucap Hafiz.

Bagi Hafiz/Gloria, kemenangan ini bukan hanya sekadar untuk meraih tiket perempat final Hong Kong Open. Lebih dari itu, hasil ini seperti ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka pantas menjadi suksesor Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang tahun ini pensiun.

"Kami lebih banyak memperbaiki hal nonteknis secara internal. Sejak juara di Thailand Open 2018 (Juli), penampilan kami menurun," ucap Gloria. "Sekarang kami perbaiki dan kami dapat hal positif seperti komunikasi kami lebih baik dan kami lebih percaya diri."

Pada babak perempat final, Hafiz/Gloria bakal meladeni pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Sedangkan Praveen/Melati akan menemui adangan berat, melawan unggulan kedua asal Tiongkok, Wang Yilyu/Huang Dongping.

Untuk sektor ganda putri, Indonesia menempatkan dua wakilnya di perempat final. Mereka adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menundukkan Kim Hye Rin/Baek Ha Na (Kosel) dengan skor 21-15, 21-18.

Lalu Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris yang mengandaskan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) dengan skor 19-21, 21-9, 21-10.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR