LIGA PRIMER INGGRIS

Liverpool kembali ke puncak, MU masuk 4 besar

Manajer Liverpool Juergen Klopp dan Mohamed Salah berpelukan setelah menang 3-0 atas AFC Bournemouth pada pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Anfield, Liverpool (9/2/2019).
Manajer Liverpool Juergen Klopp dan Mohamed Salah berpelukan setelah menang 3-0 atas AFC Bournemouth pada pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Anfield, Liverpool (9/2/2019). | Peter Powell /EPA-EFE

Dua klub besar Liga Primer Inggris (EPL), Liverpool dan Manchester United, sama-sama mencatatkan kemenangan 3-0 atas lawan masing-masing. Posisi mereka di klasemen pun kembali naik. Liverpool memimpin klasemen, sementara MU masuk ke empat besar untuk pertama kalinya sejak awal musim 2018/19 ini.

Di Anfield, Minggu (10/2/2019) dini hari WIB, Liverpool beroleh tiga poin tambahan dengan menundukkan AFC Bournemouth berkat gol-gol yang dicetak Sadio Mane (menit ke-24), Georginio Wijnaldum (34), dan Mohamed Salah (48).

Si Merah kembali ke tampuk klasemen dengan keunggulan tiga angka atas Manchester City, yang baru bertanding Minggu (10/2) malam melawan tim kuat Chelsea.

Kemenangan tersebut jelas memberi kelegaan luar biasa kepada para pemain dan pelatih Juergen Klopp setelah badai kritik menghantam akibat dua hasil imbang beruntun saat menghadapi Leicester City dan West Ham United.

Banyak pengamat menilai Liverpool mulai kehabisan gas dan tekanan sebagai pemimpin klasemen tak sanggup mereka pikul. Tetapi, permainan apik saat menghadapi Bournemouth, setidaknya bisa menunjukkan bahwa Salah dkk. belum habis.

Kiper Bournemouth, Artur Boruc mencoba menghadang tendangan pemain Liverpool, Trent Alexander-Arnold, dalam laga  Liga Premier Inggris di Anfield, Liverpool, Inggris (9/2/2019)
Kiper Bournemouth, Artur Boruc mencoba menghadang tendangan pemain Liverpool, Trent Alexander-Arnold, dalam laga Liga Premier Inggris di Anfield, Liverpool, Inggris (9/2/2019) | Peter Powell /EPA-EFE

"Para pemain ini, karakter dan mentalitas anak-anak inilah alasan mengapa kami berada di tempat kami sekarang. Pada saat Anda mendapat hasil buruk, orang langsung meragukan Anda. Beginilah dunia. Bisa diperkirakan. Tetapi tak selamanya benar," tutur Klopp usai pertandingan, dikutip The Telegraph.

Pelatih asal Jerman itu menyatakan bahwa mereka sama sekali tak suka dengan hasil pada dua pertandingan sebelumnya. Ada alasan mengapa hasil buruk itu terjadi, tetapi Klopp menolak memaparkannya karena, "hanya akan membuat kami terlihat mencari-cari alasan."

Pada intinya, lanjut Klopp, mereka ingin terus tampil meyakinkan. "Laga tadi adalah reaksi yang ingin kami tunjukkan hari ini. Anak-anak melakukan itu dengan luar biasa dan saya amat gembira," ujarnya.

Liverpool bisa dibilang sama sekali tak terancam oleh tim tamu pada malam itu. Salah dkk. mendominasi bola (66 persen), melepaskan 20 tendangan yang 9 di antaranya mengarah tepat ke gawang Bournemouth.

Bagi Bournemouth, yang hanya melepaskan dua tembakan mengarah ke gawang sepanjang 90 menit, ini adalah kekalahan kedelapan beruntun dalam laga tandang musim ini. Namun pelatih Eddie Howe menolak untuk menyalahkan pasukannya.

"Gol pertama itu offside dan kami tak bisa bangkit dari situ. Kami bangga karena tak lantas menyerah. Kami bermain bagus hingga gol pertama itu masuk," tegas Howe dalam BBC.

Satu gol yang dicetak Salah membuatnya menyamai rekor Luis Suarez sebagai pemain Liverpool yang bisa mencetak sedikitnya 20 gol dalam dua musim beruntun. Saat ini penyerang asal Mesir itu telah mencetak 49 gol dalam 62 pertandingan bersama Si Merah.

"Rekor itu bagus dan gol tadi amat luar biasa. Dia nyaris mustahil dijaga," kata Klopp tentang sang striker.

Pogba jadi pahlawan

Pemain Manchester United, Paul Pogba, saat pertandingan Liga Primer Inggris melawan Burnley di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris (29/1/2019)
Pemain Manchester United, Paul Pogba, saat pertandingan Liga Primer Inggris melawan Burnley di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris (29/1/2019) | Nigel Roddis /EPA-EFE

Sementara itu di Craven Cottage, Fulham, Paul Pogba menjadi pahlawan kemenangan MU atas tuan rumah. Gelandang serang asal Prancis itu membuka skor pada menit 14 dan menutup pertandingan dengan gol dari titik putih pada menit 65. Anthony Martial mencetak satu gol tambahan di sela dua gol Pogba.

Dengan demikian, MU belum terkalahkan dalam 11 pertandingan (10 menang, 1 imbang) sejak Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih sementara menggantikan Jose Mourinho. Sepertinya peluang mantan striker Norwegia itu untuk menjadi pelatih tetap Setan Merah semakin besar.

"Ole membantu setiap pemain menampilkan permainan terbaiknya. Ole menjadi dirinya sendiri. Ia tidak berakting dan ia memberi kebahagiaan serta kepercayaan diri kepada semua orang,"kata Pogba memuji sang pelatih.

"Suasana tim sangat bagus. Anda bisa lihat sendiri di lapangan."

Tiga poin tambahan itu mengangkat Setan Merah ke peringkat keempat klasemen, unggul satu poin atas Chelsea.

"Kami ingin terus maju dan setidaknya bertahan di peringkat keempat ini. Saat Anda menang, Anda bahagia dan saya pikir penonton menikmati perjalanan mereka pulang ke rumah," pungkas Solskjaer.

Hal sebaliknya dirasakan oleh para penggemar Fulham. Klub tersebut tertahan di peringkat ke-19 EPL dan tampak semakin sulit untuk bisa menghindari degradasi.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR