LIGA 1 INDONESIA

Madura United jaga ketajaman, Badak Lampung mengejutkan

Para pemain Madura United melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Borneo FC dalam laga Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (28/5/2019). Madura United menang 3-0.
Para pemain Madura United melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Borneo FC dalam laga Liga 1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (28/5/2019). Madura United menang 3-0. | Saiful Bahri /Antara Foto

Madura United menjaga tren positif pada awal musim Liga 1, termasuk ketajamannya mengoyak jala lawan. Selasa (28/5/2019), di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura United mengalahkan Borneo FC 3-0.

Hasil ini membuat Madura sudah mencetak sembilan gol hanya dalam tiga laga. Sejauh itu pula, Madura baru kemasukan satu gol.

Alhasil, Madura menjadi rival sepadan bagi PSM Makassar dan Bali United. Dari dua laga terdahulu, PSM dan Bali juga terus menang meski jumlah gol masih kalah dari Madura.

Ketajaman Madura makin menjadi ketika melakoni laga kandang perdananya pada musim ini tadi malam. Top scorer Liga 1 musim lalu (21 gol), Aleksandar Rakic, mencetak gol keduanya untuk Madura pada menit ke-26 usai menerima bola silang mendatar dari Rendi Rama.

Rakic, yang musim lalu memperkuat PS Tira, berandil pada gol kedua di gawang Borneo pada menit ke-31. Bola terobosannya kepada kapten Greg Nwokolo mengubah skor 2-0.

Penyerang gaek Beto Goncalves tak mau ketinggalan mencetak gol. Hadiah penalti pada menit ke-55 akibat pelanggaran Finky Pasamba terhadap Andik Vermansyah diselesaikan dengan baik oleh Beto.

"Ketika Madura United punya kesempatan, mereka membuat gol," ujar pelatih Borneo, Mario Gomez, soal perbedaan timnya dengan Madura seperti dilansir Tribun Kaltim.

Bekas pelatih Persib itu juga menegaskan bahwa Madura berhasil memanfaatkan kesalahan timnya. Alhasil Borneo pun mengalami kekalahan perdana setelah dalam dua partai kandang meraih empat poin.

Madura memang bermain efektif. Semuanya, ujar pelatih Madura Dejan Antonic, adalah berkat ketenangan para pemain.

Soal gol, pelatih asal Serbia, ini juga menyatakan sudah diasah melalui latihan. "Dua gol pertama merupakan proses yang sudah kami bikin kemarin saat kami belajar," katanya dalam Warta Kota.

Bagi Madura, ini adalah laga terakhir sebelum libur Lebaran. Setelah liburan, Madura akan menjamu PSS Sleman pada 14 Juni.

Dari pertandingan lain pada Selasa (28/5), Badak Lampung memberi kejutan dengan mengalahkan tuan rumah Kalteng Putra 1-0. Ini adalah kemenangan pertama Badak Lampung yang menjadi klub baru Perseru Serui dalam Liga 1 setelah dua laga awal selalu kalah dan menjadi lumbung gol lawan.

Sebaliknya bagi Kalteng, tim promosi ini memulai Liga 1 dengan dua partai tandang dan pulang membawa empat poin --hasil mengalahkan tuan rumah PSIS Semarang dan nyaris menang atas Persebaya Surabaya sebelum bermain 1-1 .

Menjamu Badak di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Kalteng yang menjalani laga kandang perdananya di Liga 1 dikejutkan oleh gol Badak pada pengujung babak pertama. Bola silang Marquinhos berhasil disundul Abdul Rahman Lestaluhu.

Kalteng bukannya tampil buruk, bahkan mereka mendominasi penuh pertandingan. Namun pasukan Gomes de Oliviera ini membuang serangkaian peluang emas dan kehilangan akurasi.

Misalnya, dua peluang dari Patrich Wanggai. Bola eksekusinya dari titik penalti pada babak pertama berhasil ditahan kiper Daryono, demikian pula tembakan lemahnya dari posisi bebas di depan gawang pada babak kedua.

Uniknya, Gomes tidak mempersoalkan kekalahan dan kegagalan para pemainnya memanfaatkan peluang. Pelatih asal Brasil ini mengatakan timnya kalah karena tidak beruntung dan harus terus mengasah diri untuk memperbaiki kelemahan.

"Tidak ada persoalan karena kompetisi juga masih panjang," tuturnya dalam Bola.net.

Bagi Badak, kemenangan ini mengangkat mereka dari dasar klasemen sementara ke posisi 12 dengan nilai tiga. Sang pelatih, Jan Saragih, mengatakan bahwa kunci kemenangan timnya adalah permainan disiplin dan mental tangguh.

Dimotori oleh Marquinhos, Badak yang punya peluang lebih sedikit (empat tembakan berbanding delapan) dan lebih sering ditekan oleh Kalteng justru bisa mencuri gol. "Kami sedikit peluang tapi berbuah hasil," tukasnya dikutip Indosport.

Sementara di Bekasi, Jawa Barat, Bhayangkara FC menundukkan Barito Putera 4-2 dalam laga di Stadion Patriot. Penyerang Flavio Junior sukses menyumbang hat-trick dan dilengkapi oleh gol Ramiro Fergonzi. Sedangkan dua gol Barito dicetak Evan Dimas dan gol bunuh diri Herman Dzumafo.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR