COMMUNITY SHIELD

Man City tetap menjanjikan, Chelsea bermasalah

Para pemain Manchester City merayakan keberhasilan meraih trofi Community Shield seusai mengalahkan Chelsea 2-0 di Stadion Wembley, London, Minggu (5/8/2018).
Para pemain Manchester City merayakan keberhasilan meraih trofi Community Shield seusai mengalahkan Chelsea 2-0 di Stadion Wembley, London, Minggu (5/8/2018). | Facundo Arrizabalaga /EPA-EFE

Manchester City memanaskan mesin dengan baik, sepekan sebelum Liga Primer Inggris (EPL) musim baru dimulai. Di Stadion Wembley, London, Minggu (5/8/2018), City memenangi Community Shield dengan menundukkan Chelsea 2-0.

Community Shield adalah kalender rutin sebelum EPL musim baru digelar. Ajang tak resmi ini biasa dilakukan negara-negara mapan dalam menyambut kompetisi musim baru. Biasanya disebut Piala Super negara bersangkutan dan diperebutkan oleh juara liga musim lalu dan juara piala domestik.

Dalam kasus Community Shield, City adalah juara bertahan EPL dan Chelsea adalah juara Piala FA. Dan laga semalam menunjukkan perbedaan mencolok kedua tim.

City tetap menjanjikan dan masih layak menjadi penantang juara utama, terutama dengan kehadiran gelandang baru Riyad Mahrez. Sementara Chelsea yang diasuh juru taktik baru, Maurizio Sarri, justru penuh lubang.

Dua gol kemenangan City dicetak oleh penyerang Sergio "Kun" Aguero, masing-masing pada menit 13 dan menit 58. City pun menjadi klub pertama yang memenangi Community Shield dengan status juara liga sejak Manchester United melakukannya pada 2013.

Secara keseluruhan, ini adalah trofi Community Shield keempat bagi City. Namun, tiga kesempatan terdahulu biasanya tidak bergaris lurus dengan prestasi pada EPL.

Mulai musim 2012-13, City bisa menduduki posisi runners up liga setelah memenangi Community Shield.

Pertandingan semalam memang belum komplet. Sebagian pemain dari kedua klub masih berlibur atau masih berada dalam program pemulihan fisik setelah berlibur atau selesai bermain di Piala Dunia 2018.

Di kubu City, pelatih Pep Guardiola hanya kehilangan Kevin de Bruyne dan David Silva. Meski dua pemain itu adalah motor keberhasilan musim lalu, City yang memakai skema formasi 4-1-4-1 tak menemui kesulitan berarti untuk bermain apik.

Sebaliknya Chelsea. Tanpa Eden Hazard, The Blues kelihatan tidak menakutkan. Apalagi di posisi penjaga gawang tak ada Thibaut Courtois. Dan yang paling mencolok adalah Chelsea belum sepenuhnya padu dengan gaya racikan Sarri dalam skema 4-3-3.

Persoalannya, Sarri berpeluang kehilangan dua pemain di atas dan gelandang Willian. Jika pelatih asal Italia ini masih ingin membawa Chelsea sebagai penantang juara musim depan, ia harus berusaha keras menjaga trio kelas dunia itu.

Hazard dan Courtois, dua pemain asal Belgia, diincar Real Madrid. Sementara Willian terus digoda Barcelona. Faktanya, jarang pemain menolak tawaran dari dua klub raksasa Spanyol itu selama tawaran keuangannya cocok.

Menurut BBC, kesibukan Sarri bukan cuma upaya menahan tiga pemain tersebut. Sarri pun harus mencari solusi lini depan karena baik Alvaro Morata dan Olivier Giroud bukan penyerang yang cukup menjanjikan.

Dalam laga semalam, Morata tak cukup berdaya guna. Pemain asal Spanyol ini hanya dua kali menyentuh bola di kotak penalti selama 70 menit dan hanya sekali mengancam gawang City yang dikawal Claudio Bravo.

Satu hal lain, bek tengah David Luiz gagal menunjukkan kemampuan kelas dunia dalam skema 4 bek. Pemain asal Brasil ini berandil pada gol kedua Aguero sehingga mendapat nilai 4 dari skala 10 oleh The Telegraph, lebih kecil dibanding Morata (5).

Sarri mengatakan segalanya baru berlangsung tiga pekan dan masih dalam tahap pramusim. "Babak pertama, kami main tidak buruk. Sementara pada babak kedua, memang ada masalah fisik. Namun, kami harus terus melangkah," ujar Sarri dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Di sisi lain, Pep begitu puas melihat kemajuan sejumlah pemain. Paling utama, pelatih asal Spanyol ini memuji penampilan Bernardo Silva.

Padahal musim lalu, pemain 23 tahun ini hanya 20 kali bermain sebagai cadangan. Namun untuk musim ini, Pep siap menjadikan Silva sebagai pemain utama di area sayap.

"Penampilannya sungguh bagus. Semua orang tahu bahwa pemain sayap senang berkompetisi. Bernando bersaing dengan 10 pemain lain, tapi dalam 11 bulan dia menunjukkan kemajuan," tukas Pep dalam Goal.com soal pemain dari Brasil itu.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR