PIALA LIGA INGGRIS

Manchester City melangkah ke final dengan catatan impresif

Para pemain Manchester City tengah merayakan gol yang dibuat Sergio Aguero (empat kiri) saat mengalahkan Burton Albion 1-0 dalam semifinal Carabao Cup, Kamis (24/1/2019) dini hari WIB. City pun menang agregat 10-0.
Para pemain Manchester City tengah merayakan gol yang dibuat Sergio Aguero (empat kiri) saat mengalahkan Burton Albion 1-0 dalam semifinal Carabao Cup, Kamis (24/1/2019) dini hari WIB. City pun menang agregat 10-0. | Peter Powell /EPA-EFE

Manchester City melaju ke final Piala Carabao (Piala Liga Inggris) dengan catatan impresif. Dalam lima laga ajang Piala Carabao musim 2018-19, The Citizens baru kebobolan satu gol.

Penampilan yang cukup impresif. Apalagi, sejauh itu pula, Sergio Aguero dkk. telah 16 kali merobek gawang lawan. Terbaru adalah dengan mencetak 10 gol hanya dalam dua leg semifinal

Kamis (24/1/2019) dini hari WIB dalam laga leg kedua, City berhasil melewati tuan rumah Burton Albion 1-0 berkat gol tunggal Aguero pada menit ke-26 di Stadion Pirelli, Staffordshire. Burton adalah tim kasta ketiga hierarki kompetisi sepak bola di Inggris.

Dua pekan silam, Kamis (10/1), City lebih dulu menang sangat telak 9-0. Jadi, City melaju dengan kemenangan agregat 10-0. Artinya City memperbaiki rekor yang dibuatnya saat mencukur West Ham United 9-0 dalam semifinal Piala Carabao pada 2014.

Lalu mengapa City cuma menang tipis pada leg kedua? Pelatih Pep Guradiola mengatakan peta pertandingan leg kedua berbeda jauh dibanding saat menang 9-0.

Selain itu, "Lapangan sangat berbahaya dan licin," kata Pep dalam BBC. Meski begitu, pelatih berpaspor Spanyol tersebut tidak melihat gairah bermain timnya berkurang.

"Kami selalu serius menjalani Carabao Cup dan kami telah menyelesaikan pertandingan dengan baik --melawan Oxford, Fulham, Leicester, dan Burton. Sekarang, kami berada di final dan kami akan mencoba memenanginya," ucap Pep.

Guardiola tampaknya memang tak terlalu terpengaruh dengan kemenangan tipis tersebut. Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu justru menekankan nilai penting kebiasaan timnya berlaga dalam sebuah final.

Menurut Pep, hal itu penting untuk membangun karakter tim. Apalagi, lawan-lawannya pada partai puncak dipastikan bakal setara.

Pada musim 2017-18, City melawan Arsenal. Sedangkan musim ini, City akan menghadapi antara Chelsea atau Tottenham Hotspur yang baru bertanding pada Jumat (25/1) dini hari WIB.

"Kami harus menjaga kebiasaan masuk final ini. Tentu, untuk memenangi laga bukan hal yang mudah karena Spurs dan Chelsea adalah tim hebat. Namun kami akan mencoba," katanya dilansir ESPN.com.

Ada satu catatan lain dari kemenangan City atas Burton pada dini hari tadi. Pep menurunkan sebagian besar pemain pelapisnya. Bahkan, dalam catatan Opta Joe, ini adalah tim termuda yang pernah diturunkan City di semua ajang sejak Oktober 2008.

Burton bermain baik

Dalam laga kedua ini, sejatinya Burton tampil cukup baik. Meski kalah dalam penguasaan bola, 30 persen berbanding 70 persen, mereka cukup baik dalam mengorganisasi tim. Buktinya, City "hanya" berhasil melepas 10 tembakan.

Pep mengakui Burton tampil lebih baik dibanding pada leg pertama. "Burton memiliki dua atau tiga kesempatan. Penampilan Aro (Arijanet Muric/kiper City) luar biasa. Kami berada di final, itu yang terpenting," ucap Pep.

Menurut pelatih Burton, Nigel Clough, kekalahan tipis ini seperti membayar harga diri mereka yang runtuh akibat kekalahan telak pada laga pertama. Kini, menurut Clough, timnya bisa bersantai di rumah dan melepas tekanan.

"Itu penampilan yang baik melawan tim hebat," ucap Clough. "Kami bermain dengan berani dan membuat masalah bagi mereka. Saya menonton beberapa pertandingan City dalam Liga Primer Inggris, dan kami membuat mereka kerepotan seperti saat melawan Wolves dan Huddersfield."

Kini, Clough berharap timnya dapat mengambil pelajaran dalam pertandingan tersebut. Musababnya, Burton bakal jarang bertemu tim-tim EPL, apalagi pada babak-babak akhir sebuah kejuaraan.

"Tim akan belajar banyak dari kesempatan bermain bersama di satu lapangan bersama para pemain yang luar biasa. Ini soal pengalaman," ucap Clough.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR