PIALA LIGA INGGRIS

Manchester City rajin membuat sejarah pada awal 2019

Para pemain City tengah merayakan gol yang dibuat Kevin de Bruyne kala mereka menghajar Burton Albion di pertandingan pertama babak semifinal Piala Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (10/1/2019) dini hari WIB.
Para pemain City tengah merayakan gol yang dibuat Kevin de Bruyne kala mereka menghajar Burton Albion di pertandingan pertama babak semifinal Piala Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (10/1/2019) dini hari WIB. | Peter Powell /EPA-EFE

Tahun 2019 sepertinya benar-benar mengubah peruntungan Manchester City di kompetisi yang mereka ikuti. Jika pada pengujung 2018 mereka dua kali kalah beruntun dan sekali imbang, kini di tiga pertandingan terakhir The Citizens selalu menang.

Namun, maksud dari "mengubah nasib" di atas tak hanya sekadar menang. Lebih dari itu, The Citizens kerap bikin rekor. Di babak ketiga Piala FA 2019 awal pekan ini, mereka mengulang sejarah setengah abad lalu.

Pada Kamis (10/1/2019) dini hari, mereka bahkan membuat sejarah baru. Bermain di pertandingan pertama babak semifinal Piala Carabao--dulu disebut Piala Liga Inggris--City meluluhlantakkan sang tamu, Burton Albion, dengan skor 9-0.

Menurut catatan Opta Joe, ini adalah kali pertama Manchester Biru menang dengan margin sedemikian besar di babak semifinal pada semua kompetisi di tanah Inggris.

Pun ini adalah kemenangan dengan margin lebih dari delapan gol pertama City atas klub dari liga di bawah Liga Primer Inggris (EPL) sejak 1987. Kala itu, mereka menghajar Huddersfield Town 10-1.

Pada 2019 ini, City memang tampil menggila, khususnya di lini depannya. Dalam dua pertandingan terakhir, total mereka mencetak 16 gol tanpa sekali pun kebobolan. Hal ini kembali membuat anak asuh Josep "Pep" Guardiola mengulang sejarah yang pernah dibukukan Leeds United.

Yakni menjadi klub di tanah Inggris yang mampu mencetak lebih dari tujuh gol secara beruntun sejak 1967. Pada awal pekan lalu di Piala FA, mereka menghajar Rotherham United dengan skor 7-0.

Dua kemenangan besar dalam dua pertandingan terakhir, menurut Pep, tak lepas dari sikap timnya pada semua ajang yang mereka ikuti. "Setiap pertandingan yang kami ikuti, kami selalu serius," kata Pep dalam laman resmi City.

Dalam laga yang diselenggarakan di Stadion Etihad, Manchester, dini hari tadi, City memang turun dengan hampir kekuatan penuh. Leroy Sane, Gabriel Jesus, David Silva, hingga Kevin De Bruyne mengisi line-up 11 pemain utama City.

Hasilnya, gampang ditebak. Albion tak berkutik. Pertandingan baru memasuki menit kelima, De Bruyne sudah membuka keran gol bagi tuan rumah. Setelahnya, aliran gol mengalir begitu deras.

Jesus mencetak empat gol pada menit ke-30, 34, 57, dan 65, Oleksandr Zinchenko (37), Phil Foden (62), Kyle Walker (70), dan ditutup Riyad Mahrez (83). Dengan hasil ini, Pep mengatakan bahwa satu kaki mereka sudah di final.

"Kami sudah berada di final. Tentu kami masih harus menjalani laga kedua, tapi selamat kepada Burton atas progres mereka sampai pada tahap ini," kata Pep dalam BBC.

Manajer Burton, Nigel Clough, memang tak berharap banyak timnya menang sejak awal. Menurut Clough, hasil undian yang mempertemukan timnya dengan City adalah sesuatu yang tak diinginkan.

Namun, kekalahan dengan margin sebesar itu juga bukan sesuatu yang menyenangkan. "Ini tidak menyenangkan, ketika Anda kalah dengan skor demikian. Ini bukanlah hasil yang kami harapkan," ucap Clought kepada Radio BBC 5.

Jika City percaya diri melangkah ke babak final, tidak demikian dengan calon lawannya: antara Chelsea atau Tottenham Hotspur. Kedua tim tersebut telah memainkan laga sehari sebelumnya.

Di kandang sendiri, Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (9/1) dini hari, tuan rumah Spurs hanya menang dengan skor 1-0. Satu-satunya gol pada pertandingan tersebut dicetak oleh Harry Kane lewat titik putih pada menit ke-26.

Meski menang, Spurs sejatinya belum aman untuk melangkah ke babak final. "Kami sangat kompetitif. Chelsea menekan kami lebih ke dalam di sejumlah kesempatan," kata pelatih Spurs, Mauricio Pochettino. "Peluang masih terbuka untuk kedua tim."

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR