LIGA PRIMER INGGRIS

Mencari pengganti Mourinho

Jose Mourinho dipecat Manchester United pada Selasa (18/12/2018).
Jose Mourinho dipecat Manchester United pada Selasa (18/12/2018). | Peter Powell /EPA-EFE

Jose Mourinho tak bertahan lama di Manchester United. Walau mengawali kiprahnya bersama Setan Merah dengan dua piala, rangkaian hasil buruk pada awal musim ketiganya di Old Trafford membuat manajemen klub memutuskan untuk mendepak sang pelatih pada Selasa (18/12/2018).

Walau telah menghabiskan uang nyaris 400 juta poundsterling (Rp7,3 triliun) untuk 11 pemain selama tiga musim, The Special One--julukan Mourinho--tak bisa mengangkat United ke prestasi yang lebih tinggi lagi, apalagi menyamai pencapaian era Sir Alex Ferguson.

Saat ini United terpuruk di peringkat keenam dengan 26 poin dari 17 laga, raihan poin terburuk untuk jumlah pertandingan yang sama sejak musim 1990/91. Walau demikian, mereka masih bertahan di Liga Champions dan akan menghadapi Paris Saint-Germain pada babak 16 besar.

Selain itu, kabar pertikaiannya dengan beberapa pemain, terutama bintang asal Prancis, Paul Pogba, yang sempat mengunggah ungkapan kegembiraan atas dipecatnya Mourinho di Twitter. Unggahan itu segera dihapus Pogba, tetapi United dikabarkan tengah menyiapkan sanksi untuk pemain tengah itu.

United, tentu saja, tak bisa berlama-lama mengosongkan posisi manajer. Sembari menunggu manajer baru, mereka menunjuk mantan bintang, Ole Gunnar Solskjaer, menjadi caretaker hingga akhir musim 2018/19.

"Solskjaer akan mengurus tim utama segera dan tetap menjabat saat klub melakukan proses perekrutan menyeluruh untuk menentukan seorang manajer baru," tulis United dalam siaran persnya.

Status sebagai salah satu klub populer dan, menurut Forbes, bernilai paling tinggi di dunia saat ini, membuat beberapa nama pelatih ternama langsung muncul hanya beberapa saat setelah pemecatan Mourinho diumumkan.

Mengurus sebuah klub besar seperti itu bisa menjadi tantangan yang sayang untuk dilewatkan oleh para pelatih kelas atas.

Inilah beberapa nama yang selalu muncul dalam daftar calon pelatih baru United prediksi media-media Inggris.

Mauricio Pochettino

United dikritik kerap bermain terlalu hati-hati dan cenderung bertahan pada era Mourinho. Oleh karena itu, Pochettino disebut sebagai yang paling cocok untuk mengembalikan United pada khitahnya sebagai klub yang agresif menyerang lawan.

Pelatih asal Argentina yang berusia 46 tahun ini datang ke Tottenham Hotspurs pada 2014 dan berhasil membimbing tim berisi banyak pemain muda itu untuk mengeluarkan potensi terbaik mereka. Bahkan beberapa pemain itu kini menjadi kekuatan inti tim nasional Inggris yang dilatih Gareth Southgate.

Tottenham kini berada di peringkat ketiga klasemen Liga Primer, 13 poin di atas United.

Ia baru saja memperpanjang kontrak dengan Spurs, tetapi The Telegraph mengabarkan United siap mengeluarkan kompensasi hingga 42 juta poundsterling (Rp768 miliar) untuk mendapatkan Pochettino pada akhir musim nanti. Angka itu, jika benar, akan menjadi rekor baru untuk pelatih.

Jika uang bukan masalah, satu yang mungkin bisa mengganjal keinginan United adalah ketertarikan raksasa Spanyol, Real Madrid, pada Pochettino.

Zinedine Zidane

Nama legenda Prancis ini juga masuk dalam daftar. Tiga musim melatih Real Madrid dan tiga kali membawa mereka menjuarai Liga Champions adalah CV yang bagus bagi seorang pelatih.

Masalahnya, masih banyak yang meragukan kemampuan melatih Zidane yang sesungguhnya. Ia dianggap bisa berjaya di Madrid karena mewarisi sederet pemain kelas atas dunia.

Akan tetapi, Zidane mungkin bisa membuat dua pemain asal Prancis di United, Pogba dan Anthony Martial, mengeluarkan potensi mereka yang sesungguhnya.

Laurent Blanc

Sebelum Solskjaer diumumkan sebagai caretaker United, nama mantan pelatih Paris Saint-Germain ini sempat beredar bakal mengisi posisi tersebut.

Ia saat ini tengah menganggur dan sejarahnya bersama Setan Merah selama dua musim dengan satu gelar juara liga pada 2002/03 membuatnya bisa menjadi pilihan yang tepat.

Blanc juga pernah melatih timnas Prancis sehingga tak asing lagi dengan Pogba, yang pernah disebutnya bakal lebih hebat dari Patrick Vieira.

Sebanyak 11 trofi untuk PSG dan empat saat melatih Bordeaux membuat Blanc, dikutip Football365, menyatakan "Hanya klub besar yang akan membuat saya tertarik (untuk melatih lagi)."

Manchester United jelas memenuhi kriteria yang disebut Blanc.

Ryan Giggs

Kalau ini terjadi, Giggs sepertinya bakal mendapat dukungan penuh suporter United. Ia adalah legenda mereka. Ia mengenakan seragam Setan Merah selama 23 tahun dan turun dalam 963 pertandingan di seluruh kompetisi.

Ia juga pernah menjadi caretaker United saat beralih dari David Moyes ke Louis Van Gaal, lalu dua tahun menjadi asisten Van Gaal. Ketika Mourinho masuk, ia keluar dari United dan melatih timnas Wales, negara asalnya.

Oleh karena itu ia pasti sudah amat mengenal falsafah dan cara bermain United.

Masalah utama Giggs adalah pengalaman yang masih terhitung minim. Sanggupkah dia menghadapi dan merekatkan keretakan dalam skuat United? Itu pertanyaan besarnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR