HONG KONG OPEN

Minions hadapi Daddies di Hong Kong Coliseum

Kevin Sanjaya men-smes kok dalam perempat final ganda putra Hong Kong Open 2018, Jumat (16/11/2018). Marcus Gideon/Kevin Sanjaya menang 20-22, 21-9, 21-15 atas Kim Gi-jung/Lee Yong-dae.
Kevin Sanjaya men-smes kok dalam perempat final ganda putra Hong Kong Open 2018, Jumat (16/11/2018). Marcus Gideon/Kevin Sanjaya menang 20-22, 21-9, 21-15 atas Kim Gi-jung/Lee Yong-dae. |

Dua ganda putra terbaik Indonesia pada generasi yang berbeda akan berhadapan di semifinal Hong Kong Open 2018, Sabtu (17/11). Peringkat 1 dunia saat ini Marcus Gideon/Kevin Sanjaya akan melawan senior, juga juara dunia dua kali, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Hendra/Ahsan, yang dijuluki The Daddies karena usia mereka, lebih dulu lolos ke semifinal. Pada babak delapan besar, Jumat (16/11), mereka menundukkan unggulan keenam dari Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen 21-19, 21-14.

The Minions, julukan Marcus/Kevin, menyusul kemudian dengan menyingkirkan ganda putra Korea Selatan, Kim Gi-jung/Lee Yong-dae, setelah sempat kalah pada gim pembuka, 20-22, 21-9, 21-15.

"Kami tetap tenang dan tidak panik walau kami tahu tak mudah. Mereka memiliki pertahanan yang kuat," kata Marcus kepada situs BWF usai pertarungan yang berlangsung 70 menit tersebut.

Ia juga memuji Lee yang walau telah berusia 30 tahun masih kuat dan mampu memberikan perlawanan hebat.

Kini Kevin/Marcus akan kembali berhadapan dengan jagoan tua.

The Daddies dan The Minios telah enam kali bertarung pada turnamen internasional. Rekor saat ini berpihak kepada Marcus/Kevin yang empat kali menang, termasuk dalam tiga pertemuan terakhir.

Kemenangan terakhir Hendra/Ahsan atas sang lawan terjadi dua tahun lalu di Malaysia Open 2016.

"Pasti kami ingin lakukan yang terbaik, mereka (Hendra/Ahsan) penampilannya bagus selama di sini, mengalahkan lawan yang bagus-bagus. Koh Hendra dan bang Ahsan di sini mainnya lebih safe dan menekannya lebih dapat," tutur Marcus.

Siapapun yang menang, Indonesia sudah memastikan setidaknya satu wakil di final turnamen kelas BWF World Tour Super 500 yang berhadiah total 400.000 dolar AS (Rp5,84 miliar) itu.

Peluang untuk terjadinya final sesama ganda putra Indonesia di Hong Kong Coliseum pun terbuka setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga berhasil maju ke semifinal.

Mereka berhasil menyingkirkan Lee Jhe Huei/Lee Yang dari Taiwan, 21-17, 25-23.

Fajar/Rian akan berebut tiket ke final dengan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, yang menyingkirkan andalan tuan rumah He Jiting/Tan Qiang 21-18, 21-18.

"Kami belum puas dengan hasil ini, masih ada besok dan lusa. Kalau lawan Kamura/Sonoda, kami harus siap capek karena mereka tidak mudah dimatikan," jelas Fajar dalam BadmintonIndonesia.org.

Fajar/Rian telah enam kali bertemu dengan unggulan keempat dari Jepang itu dan skor saat ini imbang 3-3. Pertemuan terbaru, pada babak pertama Victor China Open 2018, dimenangi oleh pasangan Indonesia itu.

Pertandingan antara kedua ganda putra ini selalu berakhir dengan skor ketat, bahkan tiga di antara enam laga itu diselesaikan melalui rubber game.

Satu lagi wakil Indonesia di semifinal adalah ganda putri Apriyani Rahayu/Greysia Polii. Mereka menyingkirkan ganda Tiongkok Du Yue/Li Yunhui straight game, 23-21, 21-15.

Semifinal bakal berlangsung berat bagi Apriyani/Greysia karena lawan selanjutnya adalah unggulan teratas, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, yang menyingkirkan Della Destiara Harris/Rizki Amelia Pradipta 15-21, 19-21.

Apriyani/Greysia telah enam kali bertemu Fukushima/Hirota dan empat kali menelan kekalahan, terakhir di semifinal Denmark Open 2018 pada 20 Oktober lalu.

Pemain Indonesia lainnya berguguran di babak delapan besar.

Langkah tunggal putra Jonatan Christie terhenti setelah ia ditundukkan pemain top dunia saat ini, Kento Momota dari Jepang. Sempat memenangi gim pertama, Jojo--sapaan akrab Jonatan--mengendur pada dua gim berikutnya sehingga takluk 24-22, 9-21, 9-21.

Dalam wawancara dengan BadmintonIndonesia.org, Jojo mengakui bahwa tenaganya terkuras di gim pertama sehingga tak mampu mengimbangi Momota pada dua gim selanjutnya.

Dua ganda campuran juga harus mengakhiri perjalanan mereka di babak delapan besar. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah 14-21, 21-14, 14-21 dari unggulan kedua Wang Yilyu/Huang Dongping.

Sementara Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja disingkirkan ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, 12-21, 21-15, 13-21.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR