PIALA PRESIDEN 2018

Mitra Kukar catat start positif

Penyerang Fernando Rodrigues Ortega (dua kiri) bergembira bersama Ahmad Bustomi setelah mengalahkan Martapura FC 2-0 dalam laga Grup B Piala Presiden di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Rabu (17/1/2018) sore WITA.
Penyerang Fernando Rodrigues Ortega (dua kiri) bergembira bersama Ahmad Bustomi setelah mengalahkan Martapura FC 2-0 dalam laga Grup B Piala Presiden di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Rabu (17/1/2018) sore WITA. | Liga Indonesia

Mitra Kukar tak menemui kendala berarti untuk meraih hasil positif pada laga perdana mereka di Grup B Piala Presiden 2017. Menghadapi Martapura FC di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Rabu (17/1/2018), tim "Naga Mekes" menang 2-0.

Pahlawan kemenangan adalah penyerang Fernando Rodriguez Ortega yang memborong seluruh gol, masing-masing di pengujung babak pertama (43) dan awal babak kedua (48).

Penyerang debutan asal Spanyol ini menyambut bola silang Rendy Siregar untuk gol pertama. Namun gol juga tak lepas dari kesalahan kiper Martapura Dedi Haryanto yang luput menggapai bola saat keluar dari sarangnya.

Gol kedua setelah turun minum kembali dilakukan Fernando dengan sundulan kepala. Kali ini bola silang datang dari sayap kanan yang dilepaskan Hendra Bayauw.

Permainan sayap dan bola terobosan khas Indonesia memang menjadi andalan Mitra Kukar. Namun tidak seluruh serangan Mitra Kukar bisa menghasilkan ancaman bagi Martapura yang merupakan perwakilan Liga 2.

Selama 90 menit, pasukan Rafael Berges itu hanya mampu melepas total delapan upaya menembak gol, namun hanya dua tembakan yang mengarah ke gawang dan menjadi gol.

Sebaliknya, Martapura yang secara umum kualitasnya ada di bawah Mitra Kukar hanya bisa mencatat tiga tembakan dan hanya satu yang membahayakan gawang Yoo-jae Hoon.

Namun ini menjadi wajar karena masih laga perdana. Berges pun menyoroti hasil itu hanya berguna demi mental para pemainnya dan persiapan menyambut Liga 1.

Berges, yang pernah meraih medali emas Olimpiade 1992 bersama timnas Spanyol U-23, menyatakan kunci kemenangan timnya adalah kedisiplinan para pemain dan pergantian pemain pada babak kedua, salah satunya memainkan gelandang jangkar Ahmad Bustomi.

"Pergantian pemain di lini tengah diperlukan untuk tetap menguasai permainan dan membuka ruang lebih banyak," kata pelatih 46 tahun ini dalam laman Liga Indonesia.

Kemenangan pun membuat Mitra Kukar bisa memimpin Grup B seperti halnya Persib Bandung yang memuncaki Grup A setelah mengalahkan Sriwijaya FC 1-0 sehari sebelumnya (16/1).

Sementara tempat kedua Grup B diisi Barito Putera dan Kalteng Putra yang bermain 1-1 di stadion yang sama. Kalteng adalah tim pengganti Persipura Jayapura yang tengah mengalami masalah finansial.

Meski begitu hasil 1-1 cukup merugikan bagi Kalteng karena mereka memiliki upaya mencetak gol lebih banyak dibanding Barito yang justru tampil canggung di lini belakang.

Catatan statistik Labbola menunjukkan Kalteng punya lima tembakan. Agresivitas tim asuhan Kas Hartadi pada babak kedua pun melahirkan gol oleh Michael Rumere yang berawal dari kesalahan lini belakang Barito.

Namun lima menit berselang (75), para pemain Barito mampu membayar kesalahan. Muhammad Rifqi bisa mencetak gol penyeimbang dengan sundulan kepala dari posisi tak terkawal di depan gawang Riki Pambudi.

Kashartadi menyambut gembira hasil pertandingan karena tim sebenarnya baru bersiap selama empat hari dan sejak awal memang tidak disiapkan untuk mengikuti turnamen pramusim ini (h/t Goal Indonesia).

Adapun Jacksen F. Tiago, arsitek Barito, juga menyoroti persiapan yang mepet sehingga tak cukup siap. Itu sebabnya orang Brasil yang sudah lebih dari satu dekade berkarier di Indonesia ini menyatakan Barito tidak memasang target prestasi di Piala Presiden.

"Dalam waktu empat hari kami belum memberikan materi kreativitas tinggi seperti yang ditunjukkan di liga. Ini baru permulaan dari tugas kami. Tapi dilihat dari segi perkembangan, kami sudah lebih baik dibanding saat uji coba lawan Arema," katanya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR