PIALA DUNIA 2018

Pembuktian Jepang dan tajamnya Lewandowski

Pemain Paraguay, Angel Romero dan kiper Jepang, Kosuke Nakamura, tengah beraksi dalam laga uji coba di Stadion Tivoli-Neu, Innsbruck, Austria, pada Selasa (12/6/2018) malam WIB. Jepang menang 4-2 dalam pertandingan tersebut.
Pemain Paraguay, Angel Romero dan kiper Jepang, Kosuke Nakamura, tengah beraksi dalam laga uji coba di Stadion Tivoli-Neu, Innsbruck, Austria, pada Selasa (12/6/2018) malam WIB. Jepang menang 4-2 dalam pertandingan tersebut. | Groder Johann /EPA-EFE

Jepang, mungkin menurut Anda, hanya menjadi negara pelengkap dari 32 peserta Piala Dunia 2018 di Rusia. Toh, kenyataan itu didukung dengan fakta bahwa Negeri Matahari Terbit tersebut baru lima kali mentas di kompetisi itu; hasil terbaik adalah finis di 16 besar sebanyak dua kali.

Namun, untuk perhelatan kali ini sepertinya stigma itu ingin mereka lepas. Paling tidak, di uji coba terakhir jelang putaran final, mereka mampu menang telak atas salah satu kekuatan utama sepak bola Amerika Selatan, Paraguay, 4-2.

Bukan hanya kemenangan saja yang mereka raih pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Tivoli-Neu, Innsbruck, Austria, pada Selasa (12/6/2018) malam WIB. Demikian juga dengan caranya: Jepang memukul Paraguay setelah tertinggal terlebih dahulu.

Paraguay membuka skor kala laga baru memasuki menit ke-32 lewat Oscar Romero. Pada babak kedua, Takashi Inui membalikkan angka lewat dua golnya pada menit ke-51 dan 63. Gol bunuh diri dari penyerang Paraguay, Federico Santander, menit ke-77 menambah keunggulan Jepang.

Satu menit jelang waktu normal berakhir, Paraguay memperkecil skor via Richard Ortiz, sebelum Shinji Kagawa menutup pesta gol pada pertandingan itu pada menit ke-90+2.

Hasil ini sekaligus menyudahi tren negatif Jepang dalam tiga bulan terakhir. Dalam rentang waktu tersebut, Samurai Biru hanya meraih satu kali imbang dan tiga kalah. Hal ini yang membuat mereka mengganti manajer dari Vahid Halilhodzic ke Akira Nishino, pertengahan April 2018.

Menurut Nishino, Jepang sebenarnya mampu berbicara banyak di ajang Piala Dunia 2018. "Jika para pemain tampil sesuai dengan kapasitas mereka dan maju bersama sebagai tim, mereka dapat memberikan kita sesuatu yang lebih," ucap Nishino sesaat setelah diangkat menjadi pelatih, dikutip dari Japan Times.

Dan, pernyataan Nishino tadi dibuktikan oleh Kagawa dkk. pada pertandingan malam tadi. Mereka tampil solid sepanjang pertandingan. Setidaknya, secara statistik yang dimiliki BBC, Jepang unggul segala-galanya dibanding Paraguay.

Penguasaan bola misalnya, Jepang mampu meraih angka 67 persen berbanding 33 persen milik Paraguay. Demikian pula dengan jumlah tembakan.

Jepang mampu melepaskan tiga tembakan tepat sasaran yang semuanya berbuah gol. Sedangkan Paraguay, hanya mampu membuat dua tembakan yang berujung gol.

Sebenarnya, jumlah tiga tembakan ini bukan catatan yang baik untuk tim yang berlaga di Piala Dunia. Jumlah itu terhitung minim.

Ini yang harus dibenahi Nishino di sisa waktu mereka sebelum menjalani laga pertama Grup H melawan Kolombia pada Selasa pekan depan. Sejauh ini, Nishino menargetkan timnya untuk lolos ke babak 16 besar.

"Namun, yang pertama, saya ingin tiap pemain menunjukkan kapasitas permainan mereka. Saya ingin membantu mereka mencapai itu," ucap Nishino.

Keinginan Nishino itu ditanggapi positif oleh bek Maya Yoshida. Kepada laman resmi FIFA, Yoshida yakin timnya dapat mengeluarkan kemampuan terbaik di Piala Dunia nanti. "Kami memiliki pelatih baru yang dapat menuntun tim," ucap Yoshida.

Pada pertandingan kemarin malam, bukan hanya Jepang saja peserta di Grup H yang meraih hasil positif. Demikian juga dengan Polandia. Biało-czerwoni (Putih-Merah) menang telak di uji coba terakhir mereka melawan Lithuania, yakni 4-0.

Gol-gol Polandia tersebut dicetak oleh Robert Lewandowski pada menit ke-19 dan 32, Dawid Kownacki (menit ke-71) dan pemain pengganti Jacub Blaszczykowski (menit ke-82 penalti).

Pada pertandingan ini, Lewandowski kembali membuktikan diri sebagai andalan Polandia di Rusia nanti. Paling tidak, dalam 14 pertandingan terakhir Polandia sejak Piala Eropa 2016, penyerang asal klub Bayern Munich itu selalu mencetak gol.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR