LIGA PRIMER INGGRIS

Penampilan luar biasa Manchester City hancurkan Chelsea

Pemain depan Manchester City, Raheem Sterling (kiri), merayakan golnya ke gawang Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Senin (11/2/2019) dini hari WIB. City menang telak 6-0.
Pemain depan Manchester City, Raheem Sterling (kiri), merayakan golnya ke gawang Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Senin (11/2/2019) dini hari WIB. City menang telak 6-0. | Nigel Roddis /EPA-EFE

Tak ada kata-kata yang tepat bagi Josep "Pep" Guardiola untuk menggambarkan penampilan Manchester City kala menjamu Chelsea pada laga ke-27 Liga Primer Inggris (EPL), Minggu (10/2/2019) malam WIB, selain luar biasa!

"Para pemain tampil luar biasa. Saya harus mengucapkan terima kasih kepada mereka atas permainannya," kata Pep dalam laman resmi City. Ucapan pelatih berpaspor Spanyol tersebut sepertinya tak berlebihan.

Pasalnya, The Citizens menang dengan telak atas Chelsea dengan skor 6-0. Tiga dari enam gol yang tercipta di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, dibuat oleh Sergio "Kun" Aguero pada menit ke-13, 19, dan 56 (penalti).

Tiga gol lainnya, dicetak oleh Raheem Sterling pada menit ke-4 dan 80 serta Ilkay Gundogan (25). Dan, mimpi buruk yang dibuat oleh City dini hari tadi, bisa jadi bakal diingat oleh Chelsea dalam waktu panjang.

Musababnya, ini adalah salah satu kekalahan paling telak yang pernah dirasakan The Blues dalam sekitar tiga dekade terakhir. Terakhir Chelsea dihajar habis-habisan oleh lawannya terjadi pada April 1991 kala babak belur di tangan Nottingham Forest.

"Mencetak enam gol melawan tim sekelas Chelsea tidaklah mudah," kata Pep. "Pertahanan kami bermain sangat dalam, sesuatu yang tak pernah kami lakukan."

Pep mungkin hanya sedang berucap normatif di atas. Karena, tadi malam sepertinya semua menjadi serba mudah bagi City. Selain karena lini serang mereka yang bermain sangat rapi, lini pertahanan Chelsea memiliki andil dalam kekalahan telak tersebut.

Gol kedua Aguero tercipta dari kesalahan Cesar Azpilicueta yang membuang bola di depan kotak penalti Chelsea. Bek tengah David Luiz seperti tampil laiknya pemain amatir karena berulang kali gagal menghentikan laju Aguero.

Antonio Rudiger, mitra Luiz di jantung pertahanan, sama saja. Dia selalu terpancing keluar oleh Aguero dan sama sekali tak berhasil membantu kiper Kepa Arrizabalaga dari serangan City.

The Sunday Times menulis, "Pertahanan Chelsea membutuhkan Jose Mourinho."

Tanpa mengurangi peran pemain lainnya, penampilan Aguero dini hari tadi memang cukup menonjol. Dan ini sebenarnya tak terlalu mengagetkan jika melihat penampilan penyerang asal Argentina tersebut sejak awal tahun.

Total, dalam catatan BBC, sejak awal 2019 Aguero telah mencetak delapan gol di EPL. Angka tersebut, dua kali lipat lebih banyak dibanding semua pemain klub EPL lainnya. Bahkan, lebih banyak dibanding 11 klub EPL dalam periode yang sama, termasuk Chelsea yang total baru membuat tujuh gol selama 2019.

Kini, Sarriball --cara bermain ala pelatih Chelsea, Maurizio Sarri-- berubah menjadi Sorryball. Musababnya, Chelsea patut meminta maaf kepada publik Stamford Bridge --kandang Chelsea-- atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir.

Kekalahan telak atas City hanya salah satu dari pekan-pekan negatif yang dialami Chelsea. Sebelumnya, mereka kalah 0-4 dari Bournemouth pada pekan ke-24 dan 0-2 dari Arsenal pada pekan ke-23.

Dan, hasil pada laga pekan ke-26 mereka dini hari tadi, membuat Chelsea terlempar dari zona empat besar atau zona Liga Champions. Sarri dan kapten Azpilicueta pun meminta maaf atas semua hal itu.

"Dalam tiga laga tandang terakhir kami bermain sangat buruk. Jadi kami ingin meminta maaf," ucap Sarri dalam BBC.

"Ini adalah salah satu malam terburuk dalam karier saya. Sangat sulit menjelaskan apa yang terjadi," ucap Azpilicueta. "Kami kebobolan banyak gol dan hal itu tak dapat diterima sama sekali. Semua yang dapat saya lakukan adalah meminta maaf kepada suporter, karena kekalahan ini tak dapat diterima."

Mungkin, hasil ini dapat dijadikan pembelajaran bagi Chelsea. Dan, bagi Sarri, sepertinya dia harus berbicara lebih dahulu dengan mantan pelatih Chelsea, Antonio Conte, sebelum melawan City.

Musim lalu, kala menjalani laga tandang ke Stadion Etihad, Chelsea memang tak menang, pun imbang, Mereka tetap kalah, tapi hanya 0-1. Saat itu banyak yang mengkritik cara bermain Chelsea yang bertahan.

Namun, Conte punya pembelaan. "Saya bukanlah orang yang bodoh dengan memainkan sepak bola terbuka melawan City dan akan kalah 0-3 atau 0-4," ucap Conte kepada Sky Sports (h/t Mirror.co.uk).

Dan omongan Conte tersebut terbukti. Bermain terbuka, Chelsea luluh lantak dengan skor 0-6.

Atas hasil ini, posisi Sarri sebagai pelatih Chelsea pun semakin goyah. Ia disebut-sebut tak akan bertahan lama di Chelsea. Sarri sadar akan hal itu. "Pekerjaan saya memang selalu dalam posisi bahaya," kata Sarri.

Dari pertandingan lain, tuan rumah Tottenham Hotspur berhasil menundukkan Leicester City 3-1. Tiga gol Spurs dibuat oleh Davinson Sanchez pada menit ke-33, Christian Eriksen (63), dan Son Heung-min (90+1). Satu gol Leicester dibuat Jamie Vardy (76).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR