PENGHASILAN ATLET

Pendapatan Messi bisa bayar 251 Lilipaly

Pemain Barcelona, Lionel Messi, memuncaki daftar atlet berpenghasilan tertinggi 2019 versi Forbes.
Pemain Barcelona, Lionel Messi, memuncaki daftar atlet berpenghasilan tertinggi 2019 versi Forbes. | Alberto Estevez /EPA-EFE

Seperti biasa setiap tahunnya, majalah Forbes (11/6/2019) merilis daftar 100 atlet berpenghasilan tertinggi di dunia dalam setahun terakhir (periode Juni 2018-Juni 2019). Kali ini Lionel Messi memimpin dengan total pendapatan--dari gaji dan iklan--mencapai 127 juta dolar AS (Rp1,807 triliun).

Pendapatan tersebut mencapai 251 kali lipat dari kontrak setahun pesepak bola termahal di Indonesia saat ini, Stefano Lilipaly (hal ini akan kami bahas kemudian).

Messi itu mengalahkan pesaing beratnya di lapangan hijau, Cristiano Ronaldo, dari Portugal yang berada di posisi kedua dengan penghasilan mencapai 109 juta dolar.

Atlet sepak bola--olahraga terpopuler di dunia--mendominasi posisi tiga besar dengan berdirinya Neymar Jr. di urutan ketiga. Bintang Brasil tersebut meraup 105 juta dolar dalam 12 bulan terakhir.

Dominasi pesepak bola di tiga besar ini terjadi untuk pertama kali sejak Forbes pertama merilis pendapatan para atlet pada 1990.

Selanjutnya ada petinju Meksiko Canelo Alvarez, petenis Swiss Roger Federer, dua atlet american football (NFL)--Russel Wilson dan Aaron Rodgers--serta tiga pebasket NBA--LeBron James, Stephen Curry, dan Kevin Durant--yang melengkapi peringkat 10 besar.

Menurut Forbes, dalam daftar tersebut terdapat atlet dari 10 cabang olahraga yang berasal dari 25 negara. Untuk dapat masuk dalam daftar itu, seorang atlet harus mendapatkan minimal 25 juta dolar. Total pendapatan 100 atlet itu mencapai 4 miliar dolar, naik 5 persen dibandingkan periode setahun sebelumnya.

Sumbangan terbanyak didapat dari bola basket. Sebanyak 35 atlet NBA masuk 100 besar dengan total pendapatan 1,3 miliar dolar, disusul cabang sepak bola dengan 12 atlet dan total pendapatan 775 juta dolar.

Petenis AS, Serena Williams (29,2 juta dolar), menjadi satu-satunya atlet putri yang masuk top 100. Pesepak bola asal Prancis, Kylian Mbappe (30,6 juta dolar) menjadi yang termuda dengan usia 20 tahun. Pegolf Phil Mickelson (48,4 juta dolar) adalah yang tertua dengan usia 48 tahun.

Dari 100 orang tersebut, 62 mengadu nasib di Amerika Serikat, sebagai atlet NFL atau NBA.

Bagaimana atlet di Indonesia?

Striker Bali United, Stefano Lilipaly (kanan), adalah pesepak bola Indonesia dengan bayaran termahal musim ini.
Striker Bali United, Stefano Lilipaly (kanan), adalah pesepak bola Indonesia dengan bayaran termahal musim ini. | Nyoman Budhiana /Antara Foto

Bagaimana pendapatan para atlet kelas dunia tersebut jika dibandingkan dengan atlet yang berkecimpung di dunia olahraga Indonesia?

Data penghasilan atlet Indonesia terbilang sulit didapat. Hasil pencarian yang kami lakukan hanya menemukan perkiraan penghasilan pemain sepak bola di Liga Indonesia dan itupun hanya nilai kontrak mereka semusim.

Menurut data Bolalob (9/5), pesepak bola Indonesia dengan nilai kontrak tertinggi adalah lelaki keturunan Belanda, Stefano Lilipaly. Striker tim nasional Indonesia yang berusia 29 tahun itu dikabarkan dikontrak Rp7,2 miliar per musim oleh Bali United.

Angka itu, tentu saja amat jomplang jika dibandingkan dengan Messi. Penghasilan bintang Argentina dan Barcelona itu selama setahun bisa digunakan untuk membayar 251 pesepak bola dengan standar kontrak Lilipaly.

Kalau satu klub diperkuat oleh 25 pemain, berarti pendapatan Messi cukup untuk melunasi gaji seluruh pemain di 10 klub dengan standar Lilipaly selama semusim penuh.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR