PIALA PRESIDEN 2018

Persebaya menebar sinyal

Pemain Persebaya Surabaya Yohanes Ferinando Pahabol (kanan) berusaha melewati pemain Madura United Beny Wahyudi (kiri) dalam laga Grup C Piala Presiden 2018 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/1/2018). Pahabol membawa Persebaya menang 1-0.
Pemain Persebaya Surabaya Yohanes Ferinando Pahabol (kanan) berusaha melewati pemain Madura United Beny Wahyudi (kiri) dalam laga Grup C Piala Presiden 2018 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/1/2018). Pahabol membawa Persebaya menang 1-0. | Zabur Karuru /Antara Foto

Bila mencari siapa tim yang sudah cukup siap untuk mengarungi Liga 1 Indonesia, Persebaya Surabaya boleh jadi salah satunya. Meski tidak meraih hasil sempurna pada babak penyisihan Piala Presiden 2018, Persebaya mampu menjuarai Grup C.

Dalam laga terakhirnya pada Grup C di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu(28/1/2018), Persebaya menundukkan tim kuat Madura United (MU) 1-0. Dengan begitu Persebaya mengumpulkan nilai tujuh dan MU mengamankan posisi kedua dengan nilai enam.

Dua tim bertetangga ini pun memastikan lolos ke perempat final. Mereka menyusul Sriwijaya FC, PSMS Medan, Mitra Kukar, Persija Jakarta, dan Bali United. Satu tiket tersisa akan diperebutkan tiga tim berbeda pada Grup E, besok lusa (31/1).

Terlepas tampil di kandangnya dan materi pemain dengan postur relatif kecil , Persebaya tak mudah dikalahkan. Mereka mampu tampil lincah dan bermain cepat.

Bahkan setelah Pahabol mencetak gol dengan aksi spektakuler dari sayap kiri, Persebaya pun masih bisa bertahan ditekan dominasi MU.

Tim tamu memang lebih agresif, terutama pada babak kedua. Tiga pemain depan Greg Nwokolo, Cristian Gonzales, dan Patrick N'Koyi berkali-kali menebar ancaman.

Namun begitu gawang Persebaya yang dikawal Mizwar Saputra sulit dijebol. Pertahanan man to man Persebaya dalam kesempatan terakhir membuat para pemain MU tak punya ruang tembak yang cukup.

Sementara Persebaya beberapa kali memberi ancaman melalui serangan balik dan tendangan bebas. Beruntung bagi MU karena punya kiper Satria Tama yang sedikitnya mencatat tiga penyelamatan gemilang sehingga gawang hanya kebobolan satu gol.

Pelatih MU Gomes de Oliveira mengatakan Persebaya bermain lebih baik dibanding timnya. Persebaya dinilai bermain lebih prima, punya mobilitas yang baik, dan disiplin menjaga pergerakan lawan.

Dengan basis permainan seperti itu, Persebaya mampu meredam permainan MU yang diisi oleh para pemain berpengalaman. "Ini pelajaran buat Madura United. Kami akan melakukan banyak perbaikan sebelum babak selanjutnya, termasuk dalam persiapan kompetisi," ujar pelatih asal Brasil itu dalam laman Liga 1.

Di sisi lain, pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera mengatakan kemenangan diraih dengan kerja keras. Soal gol, pelatih asal Argentina ini menilainya hasil kreasi pemain.

Mantan pelatih Persipura Jayapura ini juga menilai para pemainnya termotivasi karena MU sempat sesumbar bakal menang 10-0 dan meminta Persebaya menyiapkan tisu untuk menyeka air mata.

"Tetapi masih ada koreksi. Tidak ada pertandingan yang sempurna. Kami bisa menang dan koreksi lebih tenang. Kalau kerja untuk tim semua bisa jalan," ungkap Vera dikutip Goal ID.

Pada laga lain yang tak lagi berpengaruh bagi nasib di Piala Presiden 2018, PS TNI mengalahkan Perseru Serui 4-2. TNI unggul berkat gol Manahati Lestusen, Ahmad Nufiandani, dan sumbangan ganda Elio Bruno Martins.

Adapun dua gol Perseru dicetak Silvio Escobar. Namun kekalahan membuat Perseru menjadi tim kedua yang tak mengumpulkan nilai sama sekali dari tiga laganya di Piala Presiden 2018, seperti halnya Martapura FC pada Grup B.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR