LIGA 1 INDONESIA

Persib makin jauh dari puncak klasemen

Gelandang PSIS Semarang, Ibrahim Conteh, merayakan golnya ke gawang Persib Bandung dalam pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (18/11/2018). PSIS menang 3-0.
Gelandang PSIS Semarang, Ibrahim Conteh, merayakan golnya ke gawang Persib Bandung dalam pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (18/11/2018). PSIS menang 3-0. | Aditya Pradana Putra /Antara Foto

Jalan Persib Bandung untuk merebut gelar juara Liga 1 Indonesia tampaknya semakin berat. Pada Minggu (18/11/2018) Maung Bandung menyerah 0-3 dari tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah.

Kekalahan tersebut membuat Persib, yang masih menjalani hukuman Komisi Disiplin PSSI, kini berjarak lima poin dari pemimpin klasemen PSM Makassar yang bermain imbang 2-2 dengan tim calon juara lainnya, Persija Jakarta, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/11).

Gol-gol dari Bruno Silva (menit ke-17), Hari Nur Yulianto (69), dan Ibrahim Conteh (75) membawa Persib menderita kekalahan kedua beruntun. Pekan sebelumnya Persib ditundukkan PSMS Medan 0-1.

PSM memimpin klasemen dengan 54 poin dari 31 pertandingan, disusul Persija, yang baru menjalani 30 pertandingan, dengan 50 poin. Persib ada di peringkat ketiga dengan 49 poin dari 31 pertandingan.

Bahkan Persib hanya berjarak tiga poin dari peringkat keempat, Bhayangkara FC, yang baru turun bertanding menjamu Persipura Jayapura hari ini, Senin (19/11), di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Performa tim asal Bandung, Jawa Barat, itu menurun setelah dijatuhi sanksi berat oleh Komisi Disiplin PSSI terkait tewasnya penggemar Persija, Haringga Sirla, saat kedua tim berlaga di Gelora Bandung Lautan Api (23/9).

Dalam delapan pertandingan setelah insiden tersebut, Persib hanya sekali menang, dua imbang, dan menelan lima kekalahan.

Pelatih Persib, Mario Gomez, mengaku kecewa dengan kekalahan dari PSIS tersebut walau ia tetap memuji pemain yang disebutnya sudah tampil maksimal.

"Kami punya beberapa peluang tapi tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol. Kami berusaha untuk menciptakan peluang dan membuat gol. Sangat disayangkan, kami hari ini juga kalah dengan jumlah gol yang cukup banyak," papar Gomez, dikutip situs resmi Persib.

Buruknya performa, menurut pelatih asal Argentina tersebut, disebabkan jadwal padat yang membuatnya harus terus merotasi pemain, bahkan kehilangan beberapa pemain karena cedera, termasuk kapten Supardi Nasir Bujang.

"Beberapa pemain tidak kami mainkan karena memang mereka butuh beristirahat baik itu secara fisik ataupun pikiran. Karena seperti kalian ketahui dalam beberapa pekan ini jadwal kami sangat padat," jelasnya.

Gelandang Persib, Puja Abdillah, meminta maaf kepada para "bobotoh"--sebutan untuk penggemar Maung Bandung--akan kekalahan kedua beruntun tersebut.

"Kita pemain sudah berusaha bermain semaksimal mungkin, sudah bekerja keras. Mungkin di pertandingan selanjutnya kita akan lebih baik," ujar Puja.

Pada pertandingan selanjutnya, Jumat (23/11), Persib akan menjamu Perseru Serui. Kedua tim bermain imbang tanpa gol pada pertemuan pertama musim ini.

Bagi PSIS, kemenangan besar itu membawa mereka menjauh dari zona degradasi dan masuk papan tengah klasemen di peringkat 10 dengan 42 poin dari 31 laga.

Pelatih Laskar Mahesa Jenar, Jafri Sastra, memuji kekuatan mental para pemainnya yang tak gentar menghadapi tim papan atas.

"Pemain memiliki mental luar biasa menghadapi Persib. Anak-anak bermain tak kenal lelah, terus menekan dan memanfaatkan peluang menjadi gol. Hasil sangat positif bagi kami di papan klasemen," ujar Jafri dalam Goal.com.

Kekalahan 0-1 pada pertemuan pertama kedua klub memberi Jafri pelajaran bahwa mereka harus menguasai lapangan tengah untuk bisa menaklukkan Persib.

Ibrahim Conteh, Nerius Alom, dan M. Yusuf berhasil melaksanakan tugas mereka dengan baik di lini tengah Laskar Mahesa Jenar.

Pada pertandingan lainnya, Minggu (18/11), hat-trick David da Silva (8, 30,75) membawa Persebaya Surabaya menang besar 5-2 atas tuan rumah Bali United di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali.

Dua gol lain Bajul ijo dicetak oleh Osvaldo Haay (33, 57), memberikan mereka kemenangan ketiga beruntun sepanjang November ini.

Bali United hanya bisa membalas dengan dua gol melalui Ilija Spasojevic (58) dan Melvin Platje pada injury time.

Tiga poin tambahan itu membawa Persebaya naik ke peringkat 7 klasemen sementara dengan 44 poin dari 31 pertandingan. Satu poin di bawah Bali United yang menempati posisi 6.

Komisi Banding peringan hukuman Persib

Bobotoh atau pendukung Persib Bandung melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/10/2018). Mereka memprotes kebijakan PSSI dalam memberi hukuman dan sanksi atas pendukung dan tim Persib karena dianggap tidak adil serta menuntut adanya revolusi dan reformasi di kepengurusan PSSI saat ini.
Bobotoh atau pendukung Persib Bandung melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/10/2018). Mereka memprotes kebijakan PSSI dalam memberi hukuman dan sanksi atas pendukung dan tim Persib karena dianggap tidak adil serta menuntut adanya revolusi dan reformasi di kepengurusan PSSI saat ini. | Novrian Arbi /Antara Foto

Walau kalah, ada kabar baik bagi para bobotoh Persib. Komisi Banding PSSI mengabulkan beberapa permintaan Persib untuk memperingan hukuman yang telah dijatuhkan oleh Komisi Disiplin.

Hukuman laga kandang tanpa penonton yang sebelumnya berlaku hingga pertengahan musim 2019 diperingan menjadi hanya hingga akhir musim 2018. Artinya, bobotoh bisa kembali meramaikan Gelora Bandung Lautan Api mulai awal musim depan.

Namun, dikabarkan JawaPos.com, ada syarat yang harus dipenuhi mereka. Para penggemar itu boleh masuk GLBA asal tidak membawa dan mengenakan atribut Persib, termasuk jersey, kaus, yel-yel, nyanyian, pamflet, dan spanduk ke dalam stadion.

Intinya, Komdis mengizinkan selama mereka hanya duduk manis menyaksikan pertandingan di bangku stadion. Ketentuan ini berlaku hingga pertengahan musim 2019.

Namun, mengutip Kompas.com, Komisi Banding tidak mengubah hukuman untuk laga tandang. Para bobotoh tetap tidak diperbolehkan masuk stadion lawan hingga pertengahan musim 2019.

Jika keputusan tersebut dilanggar, PSSI akan menjatuhkan sanksi yang lebih keras kepada Maung Bandung.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR