LIGA 1 INDONESIA

Persib unggul lima angka di puncak klasemen

Para pemain Persib berkumpul untuk merayakan gol tunggal Ghozali Siregar (tak terlihat) ke gawang Borneo FC pada menit 81 di Stadion Batakan, Balikpaan, Kalimantan Timur, Senin (17/9/2018).
Para pemain Persib berkumpul untuk merayakan gol tunggal Ghozali Siregar (tak terlihat) ke gawang Borneo FC pada menit 81 di Stadion Batakan, Balikpaan, Kalimantan Timur, Senin (17/9/2018). | Sri Gunawan Wibisono /Beritagar.id

Persib Bandung kokoh berada di puncak klasemen Liga 1 Indonesia setelah menundukkan tuan rumah Borneo FC 1-0 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (17/9/2018). Penyerang mungil Ghozali Siregar menentukan kemenangan dengan memanfaatkan kesalahan pertahanan Borneo FC pada menit 81.

Hingga 22 pekan, Persib berada di puncak klasemen dengan nilai 41. Skuat Mario Gomez unggul lima poin karena rival terdekat Madura United dan Bhayangkara FC terjungkal.

Madura pada Senin pula menyerah 0-2 kepada tuan rumah Arema FC di Malang, Jawa Timur. Sedangkan Bhayangkara tak kuasa meladeni Persela di Lamongan sehingga takluk 0-2 pada Minggu (16/9).

Adapun Persib dan Borneo memainkan tempo permainan lambat pada awal pertandingan. Sementara Borneo begitu fokus menjaga penyerang Ezechiel Ndouassel yang memiliki kecepatan dan keunggulan fisik.

Pemain asal Chad ini berulang kali lepas dari pengawalan barisan pertahanan Borneo. Hanya ketangguhan kiper Borneo, Nadeo Argawinata, yang masih bisa menahan skor tetap 0-0 hingga turun minum. Kebetulan Persib melepas delapan tembakan on target.

Borneo berusaha mengambil alih kendali permainan, tapi tak bisa berbuat banyak karena aliran bola mudah dipatahkan barisan pertahanan Persib. Catatan statistik dalam laman Liga 1 menunjukkan Borneo hanya melepas dua tembakan on target karena enam lainnya jauh dari gawang M. Natsir--termasuk satu kali mengenai mistar gawang.

Sebaliknya, Persib langsung mengalirkan bola ke trio penyerang di depan; Ndouassel, Ghozali, dan Patrich Wanggai. Namun, Persib juga tak cukup tajam untuk mencetak gol pada laga ini.

Wanggai dan Ndouassel berkali-kali tak bisa memanfaatkan peluang emas kendati sudah berada dalam posisi bebas. Intensitas serangan membaik ketika Persib memasukkan Jonathan Bauman pada menit 74 untuk menggantikan Wanggai.

Dan Persib beruntung punya Ghozali. Pemain mungil ini berlari menyambut bola liar yang tak bisa diantisipasi para pemain belakang Borneo untuk memecahkan kebuntuan pada menit 81.

Asisten Pelatih Persib, Fernando Soler, mengatakan para pemain sudah menerapkan strategi dengan benar. Bahkan ia menilai Persib seharusnya bisa menang dengan lebih dari satu gol.

"Semua pemain sudah siap, kita semestinya bisa menang lebih satu gol," tuturnya.

Sementara pelatih Borneo, Dejan Antonic, terlihat sangat kecewa dengan kekalahan kandang beruntun kedua setelah pekan lalu menyerah 0-1 kepada Persija. "Kami meminta maaf pada suporter Samarinda atas kekalahan ini," kata pelatih dari Serbia ini.

Dejan sebenarnya heran pada penampilan anak asuhnya yang terkesan naik turun seperti permainan roller coaster. Belum lagi Borneo sudah lima kali kebobolan gol pada masa akhir pertandingan.

"Sudah lima kali kebobolan gol pada menit di atas 80. Saya tidak habis mengerti hal ini. Seperti anak kecil saja," ungkapnya.

Dejan mengaku sudah berkali-kali menggelar simulasi strategi menjelang pertandingan untuk mengantisipasi serangan lawan. Dalam berbagai latihan, menurut Dejan, strategi ini mampu dilaksanakan dengan mulus oleh barisan pertahanan Borneo.

Meski begitu Dejan enggan menyalahkan barisan pertahanan Borneo sebagai penyebab terciptanya gol lawannya. Ia memilih mengevaluasi keseluruhan permainan tim menjelang pertandingan berat di kandang Madura United pada Sabtu (22/9).

"Bukan kesalahan satu atau dua orang. Perlu evaluasi keseluruhan untuk mempersiapkan tim jelang pertandingan selanjutnya," ujar pelatih yang pernah menukangi Persib itu.

Poin sempurna dari Balikpapan dan status pemimpin klasemen membuat Persib kian percaya diri untuk menghadapi rival kuat, Persija, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/9).

Namun, Persib harus mewaspadai energi para pemainnya yang cukup terkuras untuk menghadapi Borneo. Tetapi ada kunci lain untuk memecah kebuntuan, seperti dijelaskan Soler. Bauman yang berasal dari Argentina bisa menjadi opsi penyegaran permainan.

Gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan, menambahkan kemenangan ini menjadi modal kuat timnya untuk menghadapi Persija. Ia menyatakan performa tim dan pemain Persib berada dalam kondisi terbaik.

"Pemain sedang dalam kondisi kepercayaan diri tinggi. Kami siap menjamu Persija di hadapan publik Bandung," ujarnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR