PIALA AFC

Persija harus sapu bersih dua laga sisa

Pemain Persija Jakarta Addison Alves De Oliviera (tengah) disambut rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Song Lam Nghe An untuk kemenangan 1-0 dalam laga Grup H Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018).
Pemain Persija Jakarta Addison Alves De Oliviera (tengah) disambut rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Song Lam Nghe An untuk kemenangan 1-0 dalam laga Grup H Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018). | Akbar Nugroho Gumay /Antara Foto

Seperti halnya Bali United di Grup G, Persija Jakarta pun tak boleh lagi kehilangan poin di Grup H apabila ingin meloloskan diri ke semifinal zona Asean Piala AFC musim ini.

Persija saat ini mengumpulkan nilai tujuh dari empat laga setelah menundukkan klub Vietnam Song Lam Nghe An 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Rabu (14/3/2018) malam.

"Macan Kemayoran" pun melonjak ke posisi dua dan menggeser Johor Darul Ta'zim (JDT) yang pada hari itu pula menundukkan Tampines Rovers 2-1. Namun begitu persaingan untuk lolos dari Grup H tak ringan; Song Lam yang memimpin klasemen, Persija, dan JDT sama-sama punya nilai tujuh.

Alhasil tak satu pun dari mereka boleh kehilangan poin dalam dua laga terakhir apabila masih ingin lolos ke semifinal. Dengan menyisakan dua laga, nilai maksimum tiga tim teratas di Grup H adalah 13.

Jadi, siapapun yang bisa merebut dua kemenangan tersisa dan berlabuh di puncak klasemen bakal melaju ke semifinal zona Asean. Sementara 12 tim dari tiga grup di Asean bakal berebut status peringkat dua terbaik untuk maju ke semifinal.

Seluruh tim di Grup H punya peluang itu, serta dua tim teratas di Grup F (Ceres Negros dan Home United). Bagaimana dengan Grup G yang antara lain dihuni Bali United?

Bali United saat ini berada di posisi dua Grup G setelah kemarin lusa (13/3) menahan imbang tanpa gol klub Vietnam Thanh Hoa di Hanoi. Malangnya dengan hasil di Grup F dan H pada Rabu, Bali United punya peluang paling kecil untuk merebut runners-up terbaik.

"Serdadu Tridatu" sekarang baru mengumpulkan nilai lima. Bila berhasil menyapu bersih dua laga sisa, mereka hanya akan punya nilai maksimal 11. Nilai itu belum tentu cukup untuk merebut tiket peringkat dua terbaik.

Jadi, Bali United harus bisa merebut posisi puncak Grup G dari tangan klub Myanmar Yangon United yang akan dikunjungi pada 11 April. Bali United mesti mengalahkannya, termasuk menundukkan klub Filipina Global Cebu dalam laga pamungkas di Gianyar, Bali, pada 25 April.

Sementara Persija akan menjamu JDT pada laga selanjutnya di Grup H pada 10 April dan kemudian tandang ke Tampines Rovers pada 24 April. Seperti halnya Bali, Persija juga perlu mengejar poin maksimal agar kans menjuarai grup tetap terbuka.

Salah satu syarat untuk itu adalah memperbaiki ketajaman ketika Marko Simic tengah mandul, sementara waktu dalam dua laga beruntun. Persija pun sempat hampir patah arang karena tak kunjung mencetak gol hingga Addison Alves melakukannya saat babak kedua memasuki menit tambahan (injury time).

Dalam laga itu, Persija menguasai penuh permainan --70 berbanding 30 menurut catatan @labbola. Pasukan Stefano "Teco" Cugurra pun melepas total 16 tembakan, tapi hanya lima yang akurat mengarah ke gawang serta cuma satu menjadi gol.

Kesulitan Persija sedikit banyak juga bisa dipahami karena Song Lam tak pernah kebobolan sebelum bermain di Senayan kemarin. Jadi Adisson adalah pemain pertama yang berhasil menjebol gawang Song Lam di ajang Piala AFC musim ini.

Selain itu, Song Lam pun memasang strategi bertahan --bahkan cenderung negatif. Maklum mereka sedang kekurangan pemain, termasuk cuma membawa kiper keempat Le Quang Dai.

Pelatih Duc Thang Nguyen mengatakan bahwa bermain bertahan adalah pilihan paling logis. Itu termasuk dengan mengulur waktu seperti yang sering dilakukan Quang Dai dengan berulang kali menerima perawatan hanya karena benturan ringan.

"Dengan kondisi itu, para pemain kelelahan dan saya tak bermaksud memprovokasi atau merencanakan strategi itu. Ini soal pilihan para pemain karena kami tak datang dengan skuat terbaik," tukas Thang Nguyen dikutip Liputan6.com.

Teco pun bersyukur masih bisa menang kendati lawan dinilai tak berniat main sepak bola. "Kiper pegang bola tiba-tiba jatuh. Pemain mereka juga sering seperti itu sepanjang pertandingan," tegasnya dilansir Kompas.com.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR