TINJU

Pertarungan Mayweather vs. Nasukawa kemungkinan batal

Aksi Floyd Mayweather Jr (kanan) saat mengalahkan Conor McGregor dalam pertarungan di  T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2017) siang WIB.
Aksi Floyd Mayweather Jr (kanan) saat mengalahkan Conor McGregor dalam pertarungan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2017) siang WIB. | Armando Arorizo /EPA-EFE

Pada pengujung 2018, seharusnya masyarakat dapat menyaksikan pertandingan menarik di dunia olahraga bela diri. Saat itu akan berlangsung pertarungan menarik antara legenda tinju dunia, Floyd Mayweather Jr., melawan jagoan Rizin (tarung ala MMA di Jepang), Tenshin Nasukawa.

Sayang, pertarungan tersebut kemungkinan akan batal. Pasalnya, setelah agenda diumumkan pada awal November, pihak The Money -- julukan Mayweather --mengeluarkan pengumuman penting pada pekan lalu.

Lewat jejaring sosial Instagram floydmayweather, petinju berusia 41 tahun itu mengatakan bahwa pihak Rizin Fighting Federation (penyelenggara turnamen Rizin) mengubah rencana pertarungan. Oleh karena itu, "Kami harus segera menghentikan (rencana) pertarungan ini segera."

Berdasarkan keterangan Mayweather, pada awal November ini, ia diundang oleh pihak Rizin FF lewat perantara (broker) bernama Brent Johnson dari One Entertainment. Undangan itu berupa rencana pertarungannya dengan salah seorang petarung Rizin FF.

Hingga perjalanan menuju tempat konferensi pers di distrik Roppongi, pusat Kota Tokyo, Jepang, Mayweather mengaku tidak mengetahui siapa lawannya. Belakangan, ia baru mengerti bahwa lawannya adalah Nasukawa.

"... Itu adalah sebuah eksibisi dengan sejumlah kecil penonton kaya dan bayaran yang sangat besar. Eksebisi dibuat untuk "pertarungan spesial" yang murni hiburan tanpa maksud lain," tulis Mayweather. "Tanpa pertarungan resmi maupun disiarkan ke seluruh dunia."

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, menurut atlet dengan bayaran tertinggi 2017 versi Majalah Forbes, pihak penyelenggara mengubah kesepakatan tersebut menjadi laga utama dari 14 pertarungan Rizin FF. Dan tentu, disiarkan langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

Karuan hal ini membuat Mayweather kecewa. "Saya ingin meminta maaf kepada fans untuk kekeliruan informasi dalam konferensi pers. Dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa saya benar-benar buta soal rencana yang dibuat tanpa kesepakatan pihak saya," kata Mayweather.

Pernyataan dalam Instagram tersebut membuat pihak Rizin FF kebakaran jenggot. Akhir pekan lalu, mereka pun membuat pengumuman penting lanjutan bahwa pertandingan yang sedianya berlangsung 31 Desember di Saitama Super Arena, Tokyo, ditangguhkan.

Melalui keterangan tertulisnya (h/t Bjpeen.com); CEO Rizin, Nobuyuki Sakakibara, mengatakan bahwa pihaknya kini tak bisa berbicara banyak. Saat ini mereka tengah berdiskusi dengan Mayweather.

"Pada dasarnya, kami sudah mencapai kesepakatan dengan Mayweather. Kami berharap dapat memberikan keterangan resmi pada pekan mendatang," tulis Nobuyuki.

Dengan alasan itulah, menurut Nobuyuki, pihaknya --untuk sementara -- membantah pertarungan antara Mayweather dengan Nasukawa akan batal. "Pernyataan (Mayweather dalam Instagram) tersebut terkesan pertarungan dibatalkan. Kami meminta maaf atas kebingungan tersebut," katanya.

Sebenarnya, pertarungan tersebut tak perlu disebut berpeluang batal. Pasalnya, rencana mempertemukan Mayweather dengan Nasukawa di atas ring terhitung mendadak.

Memang, bukan kali ini saja Mayweather menjajal tanding dengan petarung MMA. Pada tahun lalu, dia pernah mengandaskan jagoan UFC (MMA ala Amerika Serikat), Conor McGregor.

Namun, saat itu pertarungan dipersiapkan dengan matang dalam waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan. Pun, mekanisme pertarungannya jelas menggunakan peraturan tinju.

Sedangkan pada rencana pertarungan Mayweather dengan Nasukawa, persiapan terhitung instan. Bahkan, kepada wartawan (h/t Los Angeles Times) pada Minggu (5/11), Nobuyuki mengatakan bahwa konsep pertarungan tengah dibuat.

"Kami memiliki sejumlah pekerjaan yang harus dilakukan," ucap Nobuyuki.

Yang pasti, bila pertarungan tersebut terjadi, maka pundi-pundi uang Mayweather akan semakin bertambah. Sejauh ini, tidak ada media yang dapat menyebut besaran uang yang bakal diterima Mayweather.

Meski demikian, merujuk pada pernyataan Mayweather, pertarungan ini memiliki "bayaran yang sangat besar". Sebagai pembanding, pada pertarungan melawan McGregor, Mayweather mendapat bayaran 275 juta dolar AS (sekitar Rp4 triliun).

Mengenal Rizin dan Nasukawa

Bagi banyak orang di dunia, nama Rizin mungkin masih terdengar asing. Maklum seni bela diri campuran (mixed martial arts/MMA) tersebut kalah pamor dengan UFC -- kompetisi sejenis di AS.

Namun, bila Anda menanyakan soal Rizin kepada orang Jepang, kemungkinan besar mereka akan tahu. Pasalnya, Rizin merupakan kompetisi MMA paling populer di Negeri Matahari Terbit tersebut.

Dan, bintang utama Rizin adalah Nasukawa. Petarung berusia 20 tahun itu memiliki kecakapan bela diri yang tak tanggung-tanggung. Selain piawai kickboxing, ia pun ahli Muay Thai.

Dalam perjalanan kariernya, bahkan dia sudah pernah menjadi juara di RISE Kickboxing kelas bulu super (featherweight) dan kelas bantam, juara turnamen Rizin Kickboxing 2017 kelas terbang, serta saat ini peringkat delapan dunia oleh Combat Press.

Rekor bertandingnya pun tak main-main. Dari 27 kali bertanding di kickboxing, dia selalu menang -- 20 di antaranya melalui KO. Sedangkan dalam MMA, dari empat laga, semua juga dia menangi (dua melalui KO).

Dengan modal demikian, Rizin pun ingin masyarakat dunia mengenal lebih jauh kompetisi mereka. Bagaimana caranya? Dengan menjual bintang mereka melawan petarung kelas dunia lainnya.

Maka, dipilihlah Mayweather. Maklum, meski sudah menyatakan pensiun, Mayweather masih menjadi magnet bagi pecinta olahraga adu gebuk di dunia. Catatan bertarungnya, dari 50 kali bertanding sejak Oktober 1996, ia selalu menang (27 lewat KO).

Atas kesempatan menjual namanya melawan Mayweather, Nasukawa jelas semangat. "Tidak ada yang dapat mengalahkan lawanku (Mayweather) sejauh ini. Dan saya akan membuat sejarah," ucap Nasukawa. "Pukulan saya akan mengubah sejarah."

Sayang, semangat tersebut bisa jadi tak bisa terlampaiaskan. Bila Rizin FF tak mampu meyakinkan Mayweather, pertarungan menarik pengujung tahun tersebut sangat mungkin urung terjadi.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR