LA LIGA SPANYOL

Pesta Messi berkat kecemerlangan Alcacer

Messi tengah merayakan gol yang dibuat Alcacer dalam pertandingan antara Barcelona vs. Sevilla di Camp Bou, Minggu dini hari (5/11) WIB. Barcelona menang 2-1.
Messi tengah merayakan gol yang dibuat Alcacer dalam pertandingan antara Barcelona vs. Sevilla di Camp Bou, Minggu dini hari (5/11) WIB. Barcelona menang 2-1. | Andreu Dalmau /EPA-EFE

Satu catatan istimewa ditorehkan Lionel Messi dalam pertandingan pekan 11 melawan Sevilla di La Liga Spanyol, Sabtu malam (4/11) WIB. Megabintang Barcelona itu menjalani partainya ke-600 bersama Klub Catalunya, terbanyak ketiga dalam sejarah klub tersebut.

Tapi, dalam pertandingan yang berlangsung di Camp Nou malam itu, bintangnya bukanlah Messi. Bukan pula Luis Suarez atau dirijen lapangan tengah Barcelona, Andres Iniesta. Bintang malam itu jatuh pada sosok tak tenar, Paco Alcacer.

Sebab, nama terakhir itu, memborong dua gol Barcelona (menit 23 dan 65) untuk mengalahkan Sevilla, dengan skor 2-1. Gol balasan Sevilla dicetak oleh Guido Pizarro (59).

Atas hasil itu, El Blaugrana pun memantapkan posisinya di puncak klasemen dengan 31 poin, hasil dari 10 kemenangan dan 1 imbang. Sedangkan Sevilla tertambat di posisi 5 (19 poin).

Dalam catatan Sky Sport, kemenangan tersebut mengantar Barcelona menuju rekor baru di La Liga. Yakni kemenangan beruntun terpanjang di kandang, 18 kali. Terakhir mereka tak meraih angka penuh adalah saat melawan Real Madrid, Desember 2016.

Meski pemain lama di Barcelona (direkrut Agustus 2016), namun Alcacer bukanlah pilihan utama pelatih Luis Enrique maupun Ernesto Valverde. Tak perlu dibandingkan dengan Messi, Suarez, atau Neymar (kini pindah ke PSG).

Jumlah penampilan penyerang berusia 24 tahun itupun kalah jauh dari Gerard Deulofeu. Dan, kemungkinan besar, bila Ousmane Dembele tidak cedera, argo bermain Alcacer bakal lebih berkurang.

Jadi, bila kesempatan bermain itu datang padanya, tak mungkin disia-siakan oleh Alcacer. Pada pertandingan tersebut, dalam catatan Beritagar.id, Alcacer melepaskan 3 tendangan pada 5 kesempatan--dua di antaranya menjadi gol.

Meski demikian, bila ditanya siapakah yang mendominasi lini serang Barcelona, jawabannya tetap ada pada Messi dan Suarez. BBC mencatat, dari 52 persen penguasaan bola, pasukan Valverde berhasil melepaskan 18 tembakan, 6 tepat sasaran.

Pada pertandingan kali ini, Valverde terlihat sekali memberi kesempatan bagi Suarez dan Messi mencetak gol. Keduanya tak ditarik keluar hingga peluit akhir pertandingan ditiup. Justru Alcacer yang tangah tampil baik ditarik pada menit 66.

Hal ini bisa dimaklumi. Messi tengah merayakan penampilannya ke-600. Sedangkan Suarez, ia sudah lama puasa gol. Dalam lima pertandingan terakhir, ia tak sekalipun menciptakan gol, juga assist.

"Luis Suarez? Saya senang dengan penampilannya," ucap bos asal Uruguay itu seperti yang dinukil dari Footbal-Espana.

Sedangkan bagi Alcacer, Valverde berharap dua golnya tersebut mampu membangkitkan kepercayaan dirinya sebagai seorang penyerang. "Dia tidak banyak bermain dan dia memperlihatkan bahwa dia adalah pencetak gol. Kami bangga," ucapnya, seperti dikutip dari Goal.

Valverde pun melakukan pembelaan mengapa ia menarik keluar Alcacer, dan justru tidak mengganti Suarez, yang terlihat frustrasi karena tak jua mencetak gol. "Dia (Alcacer) tampil bagus. Tetapi dia terlihat kelelahan," kata Valverde.

Atas penampilannya yang mengesankan, Alcacer justru memilih merendah. "Lebih dari penampilan saya, tim lebih banyak berjuang malam ini," katanya, seperti dikutip dari Express. "Saya harus bekerja keras dan menunggu kesempatan (di tim utama)."

Messi yang barbar

Lionel Messi adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah Barcelona. Ia tumbuh dari bukan siapa-siapa menjadi seorang megabintang di Barcelona. Dan, penampilannya ke 600, mendapat respon fantastis dari Valverde.

"Ini barbar! Untuk mencapai 600 pertandingan di tim yang sama, dengan semua gol yang dia ciptakan, assist, kecermelangan, itu luar biasa," katanya, seperti disadur dari Mirror. "Saya kehabisan kata sifat untuk menggambarkan hal itu."

Meski tak menciptakan gol, dalam pertandingan melawan Sevilla tadi, Messi tampil sangat dominan. Umpan, pergerakkan, tembakan, banyak membuat bek lawan ketar-ketir. Hanya satu yang kurang dari penampilan Messi malam itu. Keberuntungan.

Jadi, pada perayaan pertandingan ke-600 Messi, pesta di Camp Nou dibuat oleh Alcacer. Karena, nama terakhir inilah yang membuat Barcelona terhindar dari hasil seri, atau bahkan kalah.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR