Pro-kontra wasit asing liga Indonesia

Ilustrasi wasit asing FIFA
Ilustrasi wasit asing FIFA
© Moises Castillo /AP Photo

Bagaimana Anda melihat kinerja wasit di turnamen Go-jek Traveloka Liga 1 Indonesia hingga saat ini? Tegas? Adil? Cakap? atau justru mengecewakan? Tentu, jawabannya akan sangat bervariasi.

Tetapi, yang pasti, sejak dulu hingga kini, selalu saja ada suara sumbang soal kinerja pengadil lapangan hijau di Indonesia. Tak percaya, coba Anda ketik "Kusni Samarinda" atau "Iwan Sukoco" di media sosial Twitter atau di Google.

Besar kemungkinan, yang akan Anda dapati adalah soal keluhan, pisuhan, ataupun kekesalan dari warganet, khususnya para pendukung Persib. Bagi para Bobotoh, kinerja Kusni dianggap mengecewakan.

Hal sama juga terjadi pada Iwan Sukoco. Bukan hanya Persib, pun demikian dengan PSM Makasar.

Entah karena adanya sejumlah keluhan kinerja wasit tadi atau bukan, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB)--operator Liga 1-- tengah menggodok rencana penggunaan perangkat pertandingan, asing FIFA di Indonesia.

"Sederet isu dan permasalahan yang berkembang, berujung perlunya langkah strategis peningkatan kualitas perangkat pertandingan," tulis laman liga-indonesia.id, situs resmi Liga 1. "Itu solusi jangka pendek. Sedangkan jangka panjang adalah membuat (program) 'lisensi perangkat pertandingan'."

Untuk menggunakan wasit asing ini, PT LIB sudah melaporkannya ke PSSI. "Kami sudah berkonsultasi dengan PSSI. Ada delapan perangkat pertandingan (orang) yang perlu dievaluasi, termasuk asisten wasit," ucap Direktur Utama PT LIB, Berlington Siahaan, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Penggunaan wasit asing ini, rencananya bakal diterapkan PT LIB pada putaran kedua Liga Indonesia, Agustus mendatang. Dalam rencana tersebut, nantinya 50 persen pertandingan dalam sepekan, bakal dipimpin wasit non-Indonesia.

Berlington sendiri saat ini masih belum bisa menyebutkan kriteria-kriteria pertandingan mana yang akan dipimpin wasit asing. Hanya saja, ia memberi kisi-kisi.

Pertandingan yang berpotensi menimbulkan tensi tinggi yang diperkirakan menggunakan wasit asing. "Pertandingan mananya, (biar) sistem nanti mengaturnya berdasarkan parameter yang sudah dibuat," ucapnya.

Ratu Tisha Destria, Sekjen baru PSSI, telah mengkonfirmasi hal ini kepada Beritagar.id. Menurut dia, PSSI memang tengah melakukan pembenahan di semua sektor, termasuk di sektor wasit. Namun, usulan dari PT LIB itu, belum diputuskan.

"Keputusannya sekarang di PSSI; untuk mengeksekusi (usulan itu) agar tidak menjadi satu hal yang sia-sia. Nanti kalau sudah siap, akan kami beritahu," kata Tisha.

Meski demikian, Danurwindo, mantan pelatih Timnas Indonesia, mengapresiasi rencana PT LIB tadi. Menurutnya, kehadiran wasit asing bakal memberi efek positif bagi dunia sepak bola nasional.

"Pertandingan akal lebih baik. Mereka juga akan memimpin dengan adil, karena mereka benar-benar profesional," kata Danur kepada Beritagar.id. "Kedatangan mereka, secara tidak langsung, bakal meningkatkan kualitas wasit kita juga."

Bagai dua sisi mata koin, ada pula yang menolak rencana penggunaan wasit asing. Lucunya, salah satu orang yang tidak setuju dengan rencana ini adalah Umuh Muchtar, Manajer Persib.

Menurut Umuh, penggunaan wasit asing justru bakal menghancurkan sepak bola Indonesia itu sendiri. Mengapa? "Itu namanya sudah tak percaya lagi dengan orang Indonesia. Hancur nanti sepak bola Indonesia," kata Umuh, kepada Republika.co.id.

Bila ingin membenahi sistem perwasitan di Indonesia, menurut Umuh, PSSI dan PT LIB lebih baik menindak tegas para wasit yang tidak kredibel dan tak menggunakan lagi jasa mereka. "Beda kalau untuk pendidikan, boleh kita mendatangkan dari luar," katanya.

Hal senada diungkapkan Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi. Menurut politikus asal PKB itu, tidak perlu menggunakan wasit asing. "Kalau butuh dana (program perbaikan wasit), bilang ke kita. Kita sudah siapkan dananya," kata Imam.

Rencana menggunakan wasit asing di Indonesia sebenarnya bukan hal baru. PSSI di era kepengurusan Ketua Umum Djohar Arifin Husein, sempat mengusulkan hal serupa.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.