LA LIGA SPANYOL

Puasa gol Messi berlanjut, Barcelona ditahan imbang

Para pemain Barcelona tengah merayakan gol yang dibuat oleh Paco Alcacer, saat Barcelona ditahan imbang Celta Vigo di Stadion Balaidos, Rabu (18/4/2018) dini hari WIB. Dalam pertandingan ini, Messi kembali puasa gol.
Para pemain Barcelona tengah merayakan gol yang dibuat oleh Paco Alcacer, saat Barcelona ditahan imbang Celta Vigo di Stadion Balaidos, Rabu (18/4/2018) dini hari WIB. Dalam pertandingan ini, Messi kembali puasa gol. | Lavandeira jr /EPA-EFE

Barcelona seperti tak ada hentinya mencetak rekor musim ini. Pekan lalu, mereka membuat rekor baru dengan menjadi tim tak terkalahkan terlama sepanjang sejarah La Liga. Hari ini, mereka menjadi tim yang paling lama tak merasakan kalah dalam semusim.

Sayang, capaian itu tak menghapus tren negatif sang megabintang, Lionel Messi, di Stadion Municipal de Balaidos, Pontevedra, Spanyol. Lebih dari setengah dekade, Messi tak mencetak gol di kandang Celta Vigo tersebut.

Menjalani pekan ke-33 La Liga Spanyol, Rabu (18/4/2018) dini hari WIB, kedua tim hanya berimbang 2-2. Barcelona sempat unggul dua kali melalui Ousmane Dembele pada menit ke-36 dan Paco Alcacer (ke-64). Namun, Celta membalasnya lewat Jonny menit ke-45 dan Iago Aspas (ke-82).

"Kami mengalami langkah mundur dengan keluarnya satu pemain, itu menghukum kami," kata Ernesto Valverde, pelatih Barcelona, yang dikutip di laman resmi mereka. Ucapan Valverde mengacu pada kartu merah Sergi Roberto 11 menit sebelum gol Aspas terjadi.

Dalam pertandingan tersebut, Valverde sepertinya masih terbebani dengan tidak lolosnya Barcelona ke babak semifinal Liga Champions. Buktinya, dia menyimpan mayoritas pemain inti dalam pertandingan tersebut.

Tak ada nama-nama seperti Lionel Messi, Gerard Pique, Sergio Busquets, Andres Iniesta hingga Roberto di 11 pemain utama. Alhasil, Alcacer, Thomas Vermalen, Yerry Mina, Paulinho, Coutinho, hingga Dembele mengisi starting eleven Barcelona.

Tujuan Valverde mengistirahatkan sejumlah pemain itu, duga Marca, untuk memberikan waktu istirahat bagi mereka demi menghadapi babak final Copa del Rey akhir pekan nanti menghadapi Sevilla.

Memang, Valverde dan sejumlah pemain Barcelona sudah berjanji untuk memenangi dua kompetisi tersisa yang masih mereka ikuti. Pertama La Liga, yang hampir pasti mereka dapatkan. Kedua Copa del Rey.

Tidak adanya nama-nama tersebut membuat Barcelona, untuk kali pertamanya, turun tanpa pemain binaan akademi La Masia mereka. Terakhir kali Barcelona membuat putusan demikian adalah pada 6 April 2002 saat bersua Athletic Bilbao.

Bedanya, kala itu mereka menang 2-0 lewat dua gol dari Javier Saviola. Meski demikian, hasil imbang ini sudah cukup membuat Barcelona mencetak rekor baru, yakni tak terkalahkan di 33 pertandingan di La Liga.

Kini, mereka hanya butuh enam poin lagi, alias dua kemenangan, untuk mengunci gelar juara La Liga Spanyol ke-25 dalam sejarah. Sebab, dengan dua kemenangan tersebut, jumlah poin mereka akan menjadi 89--saat ini 83.

Atletico Madrid, peringkat kedua, sejauh ini hanya berhasil mengumpulkan 71 poin dari 32 pertandingan. Kompetisi tinggal menyisakan enam pertandingan bagi Atletico. Maka poin maksimal tim asuhan Diego Simeone nantinya hanya 89. Sedangkan head to head Barcelona dan Atletico musim ini, dimenangi tim yang disebut pertama.

"Sekarang, bagaimanapun, kami harus fokus ke hari Minggu (melawan Sevilla). Kami memiliki pertandingan yang sulit," ucap Valverde.

Messi kembali gagal

Ada konsekuensi lain--di luar hasil imbang--dari perubahan 11 pemain utama seperti yang disebut di atas. Yakni, Barcelona tampil kurang menggigit. Catatan statistik membuktikan itu.

Barcelona memang memenangi penguasaan bola, meski tak terlalu dominan, yakni hanya 52 persen. Tapi tidak demikian dengan peluang dan tendangan tepat sasaran. Celta unggul cukup jauh.

Hal inilah yang memaksa Valverde menurunkan Messi pada menit ke-60, menggantikan Coutinho. Sayangnya, hal itu tak banyak mengubah jalannya pertandingan. Para pemain Celta yang bermain penuh semangat, berhasil meredam pergerakan Messi.

"Saya tidak menyebut ini adalah hasil bagus, karena kami selalu ingin menang. Kami harus tenang dengan apa yang kami dapat," ucap Valverde membela keputusannya untuk merotasi pemain, seperti yang dilansir ESPN. "Setiap tim punya momennya sendiri."

Dengan hasil ini, Messi semakin memperpanjang puasa gol di Balaidos. Terakhir Penyerang Argentina itu mencetak skor di Balaidos adalah pekan ke-29 La Liga musim 2012/2013.

Sejak saat itu, sudah tiga kali Messi menyambangi Balaidos. Tapi tak sekalipun dia mencetak skor. Beda cerita bila di Camp Nou. Dalam lima tahun terakhir, Messi berhasil mencetak tujuh gol. Hanya pada 2014/2015 saja ia gagal mencetak gol ke gawang Celta di Camp Nou.

Meski demikian, penyerang berusia 30 tahun itu tetap menjadi pencetak skor liga sejauh ini. Messi telah membuat 29 gol, cukup jauh dengan Suarez di peringkat kedua (23 gol) dan Cristiano Ronaldo di tempat ketiga (23 gol). Peluang Messi menjadi el pichichi musim ini, cukup besar.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR