TRANSFER PEMAIN

Real Madrid rogoh Rp4,9 triliun untuk perkuat skuat

Eden Hazard saat diperkenalkan sebagai pemain baru Real Madrid di Santiago Bernabeu (12/6/2019).
Eden Hazard saat diperkenalkan sebagai pemain baru Real Madrid di Santiago Bernabeu (12/6/2019). | Rodrigo Jimenez /EPA-EFE

Menyambut musim 2019/20, Real Madrid langsung berbenah untuk bisa kembali menjuarai La Liga Spanyol dan berjaya di Eropa. Biaya yang dikeluarkan pun tak sedikit. Hingga hari ini, Jumat (14/6/2019), menurut data Transfermrkt, Les Merengues telah mengeluarkan 272,4 juta poundsterling, atau sekitar Rp4,9 triliun.

Jumlah itu dikeluarkan untuk menarik lima pemain dan telah menjadi yang terbesar dalam satu dekade terakhir, melampaui 232,65 juta pound yang dikeluarkan pada 2009/10 untuk merekrut delapan pemain, termasuk Cristiano Ronaldo dari Manchester United.

Lima pemain baru tersebut adalah Eden Hazard (dari Chelsea, 90 juta pound), Luka Jovic (Eintracht Frankfurt, 54 juta pound), Eder Militao (FC Porto, 45 juta pound), Ferland Mendy (Olympique Lyon, 43,2 juta pound), dan Rodrygo (Santos FC, 40 juta pound).

Karena bursa transfer musim panas baru berakhir pada Agustus nanti, pelatih Madrid, Zinedine Zidane, bisa saja merogoh kocek lebih dalam untuk membeli pemain tambahan. Ia ingin Madrid kembali menjadi "Galacticos".

Bebenah besar-besaran ini dipicu oleh hasil buruk--untuk standar Madrid--pada musim lalu. Mereka hanya finis di peringkat ketiga La Liga dengan selisih hingga 19 poin dari musuh bebuyutan yang menjadi juara, Barcelona.

Madrid juga gagal mempertahankan trofi Liga Champions, yang sebelumnya mereka rebut tiga kali berturut-turut. Klub ibu kota Spanyol itu disingkirkan klub Belanda, Ajax Amsterdam, di babak 16 besar.

Pada musim 2018/19, mereka juga dua kali mengganti pelatih. Zidane, yang mundur pada akhir musim 2017/18 digantikan oleh Julen Lopetegui, mantan pelatih timnas Spanyol. Lupetegui hanya bertahan 10 pertandingan. Ia didepak setelah Madrid kalah 1-5 dari Barcelona pada Oktober 2018.

Santiago Solari kemudian dipilih sebagai pelatih sementara (caretaker). Lima kemenangan beruntun membuat direksi Madrid mengangkatnya sebagai pelatih tetap pada November. Ternyata Solari pun tak bertahan lama. Setelah tiga kekalahan di kandang dan tersingkir dari Liga Champions, ia diberhentikan pada Maret 2019.

Madrid akhirnya kembali mengangkat kembali Zidane ke posisi pelatih, walau muncul pro-kontra di antara para penggemar Madrid soal kembalinya sang legenda asal Prancis itu.

Kini Zidane menghadapi tugas berat untuk menghidupkan kembali gairah juara Les Merengues. Hal pertama yang dilakukannya adalah memastikan pembelian Hazard. Gelandang serang asal Belgia tersebut bakal menjadi fokus utama permainan Madrid.

Luka Jovic, striker Bosnia dan Herzegovina yang mencetak 24 gol untuk Frankfurt musim lalu, diyakini Zidane bisa menajamkan kembali lini depan yang tumpul sejak Cristiano Ronaldo pindah ke Serie A untuk memperkuat Juventus.

Penyerang muda Brasil, Rodrygo Goes (18), ditarik dari Santos untuk menjadi pelapis di lini depan. Ia juga bisa bermain di sayap kiri, menggantikan Gareth Bale yang performanya kerap tak konsisten.

Untuk menambal lini belakang yang kerap bolong seiring menuanya Sergio Ramos, didatangkanlah bek asal Brasil, Eder Militao, dari FC Porto. Pemain berusia 21 tahun ini memang berposisi sebagai bek tengah, tetapi ia juga sama baiknya saat ditempatkan sebagai bek sayap atau gelandang bertahan.

Terbaru, juga untuk memperkuat pertahanan, bek kiri asal Prancis, Ferland Mendy, dibeli dari Lyon.

Walau uang Rp4,9 triliun telah dikeluarkan, perburuan pemain belum selesai. Situs berita Marca mengabarkan bahwa Madrid tengah mempertimbangkan untuk mengambil Paul Pogba dari Manchester United.

Harga pemain timnas Prancis itu, yang dikabarkan sudah tak betah di Old Trafford, tidaklah murah, bisa mencapai 150 juta euro (Rp2,42 triliun).

Untuk menyediakan uang perekrutan Pogba, Zidane kabarnya siap melepas dua pemain, yaitu Bale dan James Rodriguez. Kedua pemain itu dikabarkan menarik minat beberapa klub Liga Primer Inggris, termasuk Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Sementara itu, para suporter Madrid menyuarakan keinginan mereka untuk menyaksikan Kylian Mbappe berseragam Les Merengues. Teriakan "Kami ingin Mbappe!" terdengar saat Madrid memperkenalkan Hazard kepada suporter di Santiago Bernabeu pada Rabu (12/6).

Presiden Madrid, Florentino Perez, memang pernah menyatakan ketertarikannya pada penyerang Paris Saint-Germain itu. Namun ia kemudian menyatakan Madrid takkan merekrut Mbappe tahun ini.

Salah satu alasannya mungkin adalah harga Mbappe yang selangit. Pemain berusia 19 tahun itu, menurut Business Insider diperkirakan bernilai 280 juta dolar AS, atau sekitar Rp4 triliun.

Namun, bola itu bundar. Bisa saja Perez dan Madrid mendadak berubah pikiran dan Mbappe pun datang.

Uang banyak telah dikeluarkan dan kini semua penggemar Les Merengues, dan sepak bola, menanti apakah Zidane bisa meracik mereka semua menjadi sebuah ramuan yang bisa mengembalikan status "Galacticos" kepada Real Madrid.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR