LA LIGA SPANYOL

Rekor Messi di balik kesulitan Barcelona atasi Real Valladolid

Penyerang Barcelona, Lionel Messi, tengah merayakan golnya ke gawang Real Valladolid dalam lanjutan La Liga pekan ke-24, di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/2/2019) dini hari WIB.
Penyerang Barcelona, Lionel Messi, tengah merayakan golnya ke gawang Real Valladolid dalam lanjutan La Liga pekan ke-24, di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/2/2019) dini hari WIB. | Andreu Dalmau /EPA-EFE

Kemenangan Barcelona atas Real Valladolid, 1-0, di pekan ke-24 La Liga Spanyol ditandai satu catatan penting. Lionel Messi, penyerang sekaligus ikon mereka, berhasil membuat lebih dari 30 gol dalam 11 musim terakhir di semua ajang.

Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/2/2019) dini hari WIB tersebut memang dibuat oleh Messi. Tendangan penaltinya pada menit 43, merobek gawang Jordi Masip yang bermain cemerlang.

"Itu adalah pertandingan yang sulit. Kami harus melaluinya dengan penderitaan," ucap pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, dalam Sport English.

Ucapan Valverde tersebut, rasanya tak salah. Pasalnya, dalam laga itu, Blaugrana tampil sangat dominan di kandangnya. Selain menguasai 81 persen jalannya pertandingan, Messi dkk. berhasil melepas 20 tembakan dan delapan di antaranya tepat sasaran.

Sedangkan Valladolid, harus diakui kalah kelas. Dari 31 persen penguasaan bola, Martine "Nacho" Garcia cs. tak mengancam gawang Barca dari 10 tembakan yang dilepaskan.

"Adalah sebuah hal yang sulit bermain baik baik dan membuat tujuh sampai delapan peluang. Jika menang 3-0 atau 4-0, tentu kita akan berbicara sebaliknya. Nyatanya kami kurang cepat dalam pertandingan tersebut," kata Valverde.

Valverde mungkin benar soal "kurangnya" kecepatan para pemain Barcelona. Namun, ada hal lain yang membuat Barcelona hanya menang 1-0. Yakni kecakapan tiga pemain belakang Valladolid: Joaquin Fernandez, Olivas Alba, dan Fernando Calero.

"Mereka merencanakan (permainan) dengan baik. Dalam 45 menit pertama, kami sangat lambat mengalirkan bola," ucap Valverde.

Pada babak kedua, kondisi tak berubah, Barcelona tetap mendominasi laga. Bahkan, pada awal menit 80-an, Barcelona bisa saja menambah selisih gol jika Messi mampu menaklukkan Masip. "Masip bermain sangat baik," kata Valverde.

Tidak apiknya penampilan Barcelona ini juga diakui oleh Gerard Pique. Bek yang baru saja mencatatkan 300 penampilan di ajang La Liga bersama Barcelona tersebut mengatakan, satu-satunya yang baik dalam pertandingan tersebut ada kemenangan.

"Kami tidak bermain baik. Perasaan saat bertandingan tidaklah positif. Satu-satunya kabar baik adalah kemenangan, itu tiga poin yang penting," ucap Pique dalam BBC.

Meski tim bermain tak terlalu bagus, nama Messi tetaplah harum. Pasalnya, golnya ke gawang Masip membuat Messi mencatatkan namanya sebagai pesepak bola yang selalu membobol gawang lawannya minimal 30 gol tiap musim dalam 11 tahun terakhir.

Jumlah tersebut masih mungkin bertambah. Pasalnya, La Liga baru memasuki pertandingan ke-24. Dan toh, Barcelona masih berkubang di dua kompetisi lainnya: Liga Champions dan Piala Raja.

Jadi, bukan tak mungkin bagi Messi untuk menambah perbendaharaan golnya, meski sulit untuk menggapai capaian musim 2011/12, dengan total 73 gol.

Kini, Barcelona tetap kukuh di puncak klasemen La Liga, dengan 54 poin dari 24 laga. Mereka unggul tujuh angka dari Atletico Madrid di peringkat kedua, dan sembilan poin dari Real Madrid, di peringkat ketiga.

Meski demikian, jumlah tersebut bisa jadi terpangkas mengingat Madrid baru menjalani 23 laga. Nanti malam, Madrid baru melakoni laga pekan ke-24 melawan Girona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol.

Sedangkan bagi Valladolid, kekalahan ini semakin membenamkan posisi mereka di papan klasemen. Dengan 26 poin, mereka kini berada di posisi 15, dari 20 tim peserta.

"Kami harus meraih sejumlah poin dan memastikan diri untuk menjauh dari zona degradasi, ke posisi yang lebih aman," ucap Masip.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR