PIALA PRESIDEN 2018

Semifinal bisa antiklimaks bagi Persija dan Bali United

Penyerang andalan Persija Jakarta Marko Simic (kanan) diganjal pemain Mitra Kukar Abdul Gamal dalam pertandingan perempat final Piala Presiden di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/2/2018).
Penyerang andalan Persija Jakarta Marko Simic (kanan) diganjal pemain Mitra Kukar Abdul Gamal dalam pertandingan perempat final Piala Presiden di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/2/2018). | Maulana Surya /Antara Foto

Empat tim sudah memastikan diri melaju ke semifinal Piala Presiden 2018 . Mereka adalah PSMS Medan, Bali United (BU), Persija Jakarta, dan Sriwijaya FC (SFC).

PSMS akan menghadapi Persija dan BU bakal menemui SFC. Semua pertandingan menggunakan sistem kandang-tandang, bukan lagi home tournament seperti fase grup dan perempat final.

Persija dan BU akan menjadi tuan rumah lebih dulu pada leg pertama, 10 Februari. Lalu leg kedua terjadi di Medan dan Palembang tiga hari berselang.

Leg kedua pada 13 Februari itulah yang bisa menjadi persoalan bagi Persija dan BU. Kedua tim punya jadwal tanding di fase grup Piala AFC.

Bahkan BU harus menjamu Yangon United di Gianyar pada hari yang sama. Adapun Persija bakal menantang Johor Darul Ta'zim di Malaysia sehari kemudian (14/2).

Dengan situasi itu, Persija dan BU sudah pasti akan menurunkan pemain lapis dua pada leg kedua Piala Presiden yang hanya turnamen pramusim. Sedangkan Piala AFC adalah kompetisi kompetitif dan resmi.

BU sebenarnya sudah pernah mengalami hal ini ketika masih melakoni fase awal babak grup Piala Presiden. Saat itu BU memainkan para pemain lapis kedua dan tim utama tampil dalam ajang kualifikasi Liga Champions.

Pelatih BU Widodo Cahyono Putro tak habis pikir mengapa penyelenggara Piala Presiden tidak mengindahkan jadwal leg kedua dengan kalender dua wakil Indonesia di Piala AFC. Widodo mengaku harus berpikir keras untuk memilih pemain yang akan dimainkan pada dua laga berbeda dalam satu hari itu.

Tidak heran pelatih 47 tahun ini berharap ada dispensasi dari panitia Piala Presiden (h/t Tribun Bali). " Ini (Piala AFC) laga internasional membawa nama Indonesia...," katanya.

Sementara Hans-Peter Schaller, pelatih lain BU, mengatakan target terbaik harus dipetik dari dua laga tersebut. BU disebut punya skuat yang cukup untuk dibelah dua, tapi semua harus dibicarakan dulu dengan Widodo.

"Kami akan diskusikan dengan pelatih kepala (Widodo Cahyono Putro) soal ini," kata pelatih dari Austria itu dalam detikcom.

Dari kubu Persija, pelatih Stefano "Teco" Cugurra menegaskan Piala AFC adalah prioritas pertama dibanding Piala Presiden. Dan "Macan Kemayoran" sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan total 30 pemain (h/t Bola.com).

Meski demikian pelatih asal Brasil itu senada dengan Widodo yang berharap ada perubahan jadwal di Piala Presiden. Dalam CNNIndonesia.com, Teco memastikan tim lapis kedua bakal diturunkan di kandang PSMS dan tim utama bersiap untuk ke Malaysia.

"Persija sudah lama tidak main di AFC kan? Sudah 16 tahun. Mau tunggu waktu lebih lama lagi? Kalau saya tidak. Saya mau main bagus di Piala AFC," imbuh Teco.

Sedikit banyak dua tim ini bisa berakhir antiklimaks di Piala Presiden walau secara umum ini memang hanya turnamen antara menuju Liga 1. Penampilan Persija dan BU sejauh ini cukup baik.

Persija, misalnya, mencapai peningkatan berarti dengan lolos ke semifinal Piala Presiden untuk pertama kali. Lantas penyerang baru Marko Simic pun duduk di urutan teratas pencetak gol terbanyak (top scorer) bersama gelandang BU Stefano Lilipaly (5 gol).

Dengan situasi kalender yang berbarengan dengan Piala AFC, Simic dan Lilipaly bisa luput menjadi top scorer. Kedua pemain pun maklum hal itu sulit terwujud, apalagi situasinya tak mendukung.

Tak heran, Simic dan Lilipaly berujar tak berpikir soal top scorer. "Yang terpenting adalah Persija Jakarta meraih kemenangan," ucap Simic kepada BolaSport.com (h/t SuperBall).

Lilipaly juga mengatakan kemenangan lebih penting dari pada gelar top scorer. "Saya tidak mencari gelar top scorer," ujar pemain timnas Indonesia ini dalam laman Liga Indonesia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR