LA LIGA SPANYOL

Solari menunggu nasib, nama Pochettino dan Mourinho beredar

Pelatih kepala Real Madrid, Santiago Solari, tampak memberikan instruksi dalam pertandingan La Liga Spanyol melawan Barcelona di Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB. Real kalah 0-1 dalam El Clasico tersebut.
Pelatih kepala Real Madrid, Santiago Solari, tampak memberikan instruksi dalam pertandingan La Liga Spanyol melawan Barcelona di Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB. Real kalah 0-1 dalam El Clasico tersebut. | Juan Carlos Hidalgo /EPA-EFE

Pada awal musim 2018/19, Julen Lopetegui hanya bertahan 14 pertandingan pada posisinya sebagai pelatih kepala Real Madrid. Serangkaian hasil buruk, dipuncaki kekalahan 1-5 dari Barcelona pada Oktober 2018 di Nou Camp membuatnya kemudian dipecat dan digantikan oleh Santiago Solari.

Kini penggemar Los Blancos--julukan Real Madrid--dan para pengamat sepak bola menantikan apakah Solari bakal mengalami nasib serupa. Pasalnya, Real Madrid kembali kalah dari Barcelona, 0-1. Kali ini bahkan di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB.

Gol penentu kemenangan Barca--sebutan untuk Barcelona--dicetak gelandang Ivan Rakitic pada pertengahan babak pertama. Barca pun semakin mantap di puncak klasemen, selisih 12 poin dari Madrid yang menempati peringkat ketiga dan tujuh angka atas peringkat kedua Atletico Madrid.

"Kami akan menikmati malam ini karena tidak banyak tim yang bisa berkata bahwa mereka telah dua kali menang dalam selang empat hari di Bernabeu," kata sang penentu kemenangan Rakitic, dikutip ESPN.

Ya, pada Rabu (27/2), juga di Bernabeu, Madrid kalah 0-3 dari Barcelona dalam semifinal Copa del Rey (Piala Raja). Hal inilah yang memicu spekulasi terhadap masa depan Solari di Madrid.

Untuk pertama kali dalam sejarah, Madrid kalah dalam empat El Clasico--sebutan untuk pertandingan antara dua raksasa sepak bola Spanyol tersebut--di kandang sendiri. Barcelona kini unggul dalam jumlah kemenangan El Clasico, 96 kali, dari Madrid (95 kali).

Tertinggal 12 poin dalam 12 pertandingan tersisa sepertinya hampir tak mungkin bagi Madrid untuk mengejar Barcelona dan mereka sudah kalah di Piala Raja. Oleh karena itu, satu-satunya harapan yang mungkin bisa membuat Solari bertahan adalah memenangi Liga Champions.

Real Madrid menang 2-1 atas Ajax pada leg pertama babak 16 besar di Amsterdam, Belanda. Sepertinya kemenangan di Madrid pada leg kedua, Rabu (6/3), tak terlalu sulit untuk didapat. Masalahnya, apakah Solari bakal bertahan hingga Rabu?

Bahkan sebelum turun ke lapangan melawan Barcelona tadi malam, rumor sudah berkembang bahwa manajemen Real Madrid sudah mulai mencari calon pelatih baru. EveningStandard (2/3) mengabarkan bahwa Madrid tengah bersiap untuk mendekati pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Pochettino adalah incaran lama Madrid. Ketika Zinedine Zidane keluar pada akhir musim lalu, pelatih asal Argentina itu adalah incaran utama mereka, tapi gagal didapat. Sehingga akhirnya pilihan jatuh pada Lopetegui.

Musim lalu, Pochettino menandatangani kontrak baru untuk lima tahun dengan Spurs. Akan tetapi, setelah dikalahkan Burnley 1-2 dan Chelsea 0-2, kesabaran sang pelatih kepada para pemain Spurs tampaknya telah habis.

The Sun mengabarkan, Pochettino telah berbicara mengenai "ambisinya untuk menjadi juara" dengan Daniel Levy, ketua klub Spurs. Dengan pemain yang ada saat ini, menurut Pochettino, ambisi tersebut baru bisa terwujud dalam lima atau enam tahun mendatang.

Bisa diartikan bahwa sang pelatih ingin klub merogoh kocek lebih dalam untuk mendatangkan pemain bintang pada musim depan, atau ia akan hengkang.

Jika pelatih berusia 46 tahun itu benar-benar pergi dari Spurs, Madrid tampaknya bakal bersaing ketat dengan Manchester United--saat ini masih dikomandoi caretaker Ole Gunnar Solskjaer--yang juga menginginkannya.

Selain Pochettino, nama lain yang beredar adalah pelatih lama Madrid yang baru saja didepak Manchester United, Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu pernah membawa Madrid juara La Liga pada 2011-12 dan tiga trofi Copa del Rey.

Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, melalui akun Twitter-nya (H/T AS) menyatakan bahwa ia merasa bahwa "Mourinho akan duduk di bangku cadangan Real Madrid musim depan".

Dalam wawancara dengan beIN SPORTS, Mourinho berkata bahwa ia amat tersanjung mendengar perkataan Calderon. "Dia lebih mengetahui hal itu (apakah Madrid akan menjadikannya sebagai pelatih kembali) dibandingkan saya," ujar Mourinho, yang saat ini tak melatih klub manapun.

Kini Madrid menanti apakah Perez masih cukup sabar untuk memberi waktu bagi Solari hingga akhir musim, ataukah pekan depan mereka akan melihat wajah baru di bangku cadangan Los Blancos.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR