MOTOGP

Tak hanya MotoGP, Dorna bawa WSBK ke Mandalika

Pemandangan kawasan Kuta Mandalika, Lombok (27/1/2019). Sebentar lagi akan ada sirkuit balap menghiasi daerah ini.
Pemandangan kawasan Kuta Mandalika, Lombok (27/1/2019). Sebentar lagi akan ada sirkuit balap menghiasi daerah ini. | Cahyadi Sugi /Shutterstock

Para penggemar balap sepeda motor di Indonesia bakal berpesta besar pada 2021. Selain MotoGP, sirkuit yang segera dibangun di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dipastikan bakal menjadi tuan rumah World Superbike (WSBK) pada tahun yang sama.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Dorna Group SL, promotor dan pemegang hak komersial penyelenggaraan kedua ajang balap kelas dunia tersebut. Demikian dikabarkan situs resmi MotoGP dan WSBK, Sabtu (24/2/2019).

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, menyatakan mereka takkan melewatkan kesempatan untuk ikut serta dalam proyek unik di Mandalika. Indonesia, menurutnya, merupakan pasar penting karena banyak penggemar olahraga bermotor, terutama MotoGP, yang tinggal di negeri tersebut.

"Juga, dengan memasukkan Lombok ke kalender WorldSBK akan membuat tawaran ini semakin menarik bagi para penggemar lokal karena bisa menyaksikan dua ajang kelas dunia di sebuah area pada tahun yang sama," tutur Ezpeleta.

Penandatanganan kontrak antara PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dengan Dorna sejatinya telah dilakukan di Madrid, Spanyol, pada 28 Januari 2019. Namun kedua pihak baru mengumumkannya pada pekan lalu.

Kontrak penyelenggaraan MotoGP, menurut Direktur Utama ITDC Abdulbar Mansoer, berlaku untuk periode tiga tahun mulai 2021. Namun belum ada kejelasan tentang panjang kontrak untuk WSBK.

ITDC dan Dorna menyatakan akan mengumumkan perjanjian kerja sama tersebut secara lebih detail dalam konferensi pers. Akan tetapi mereka belum menentukan waktu penyelenggaraannya.

View this post on Instagram

DORNA Sports SL dan ITDC Umumkan Partnership untuk Membawa Acara Balap Motor Paling Populer di Dunia ke Pulau Lombok di Indonesia. . Grup DORNA, selaku pemegang hak komersial dan TV ekslusif untuk kejuaraan balap motor terkemuka di dunia, dan ITDC, perusahaan pengembang dan operator destinasi pariwisata terbesar di Indonesia, bersama-sama mengumumkan dua Kontrak Promoter (Promoter’s Contracts) secara terpisah yakni FIM Road Racing World Championship Grand Prix, yang sering disebut dengan FIM MotoGP™️World Championship, dan MOTUL FIM Superbike World Championship. . Penandatanganan telah dilakukan antara Carmelo Ezpeleta, CEO DORNA, dan Abdulbar M. Mansoer, selaku Direktur Utama dari ITDC, di kantor DORNA di Madrid, Spanyol pada tanggal 28 Januari 2019, di hadapan tim Senior Manajemen dari kedua belah pihak dan disaksikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Drs. Hermono M. A. . Perjanjian menegaskan bahwa Indonesia akan menyambut MotoGP™️ dan MOTUL FIM Superbike World Championship pada tahun 2021 mendatang di Pulau Lombok, tepatnya di the Mandalika, yang merupakan kawasan pariwisata berskala besar yang terintegrasi. . CEO Grup DORNA, Carmelo Ezpeleta mengungkapkan – “Betapa uniknya proyek ini, memiliki sirkuit perkotaan berkelas dunia di negara dimana MotoGP memiliki pengikut yang begitu besar. Indonesia adalah pasar utama bagi kami dengan pertimbangan presentase penggemar olahraga motor yang tinggal di sini dan atmosfer MotoGP akan semakin kuat begitu sirkuit ini selesai dibangun. Juga, dengan memasukkan Lombok ke dalam kalender WorldSBK menjadikan penawaran ini lebih menarik lagi bagi penggemar lokal yang akan memiliki dua acara Berkelas Dunia di derah itu setiaptahun.” . Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer menambahkan – “Kami sangat gembira telah bermitra dengan DORNA dan sangat senang untuk dapat membawa acara olahraga motor kelas dunia ke Indonesia dan khususnya the Mandalika, Lombok”. Kedua belah pihak akan membuat pernyataan tambahan pada waktu yang akan ditentukan kemudian. . . . #ITDC #theMandalika #creatingdestinations #Dorna #MotoGP

A post shared by ITDC (@itdc_id) on

Dengan demikian Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah balap motor kelas teratas itu setelah pada 1997 dan 1998. Berarti pada kalender MotoGP 2021 akan ada tiga grand prix di Asia Tenggara, yaitu di Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Sementara untuk WSBK, negara Asia Tenggara yang saat ini menjadi tuan rumah hanya Thailand.

Pada musim ini ada 19 GP dalam satu tahun penyelenggaraan MotoGP, sementara WSBK melangsungkan 13 balapan.

Sirkuit jalan raya Mandalika, dengan panjang 4,32 km dan 18 tikungan, yang akan menjadi tempat penyelenggaraan memang belum mulai dibangun, tetapi Motosport.com (23/2) mengabarkan bahwa rancangannya telah disetujui oleh Franco Uncini, kepala keamanan Grand Prix FIM (Federasi Olahraga Bermotor Internasional).

ITDC telah mengumumkan pembangunan sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika akan dimulai pada Oktober 2019 dan dijadwalkan selesai pada awal 2021, sebelum kedua ajang tersebut dimulai.

Sirkuit bakal dikerjakan oleh perusahaan ternama Prancis, Vinci Construction Grand Project (VCGP), dengan anggaran sebesar maksimal 70 juta dolar AS (Rp981 miliar).

Mengenal WSBK

Galang Hendra Pratama, pebalap Indonesia yang berlaga pada kelas WSPP 300 dalam World Superbike (WSBK).
Galang Hendra Pratama, pebalap Indonesia yang berlaga pada kelas WSPP 300 dalam World Superbike (WSBK). | Yamaha Racing Indonesia

MotoGP sepertinya sudah tidak asing bagi para penggemar motorsport di Indonesia. Para bintang sirkuit, seperti Valentino Rossi, Marc Marquez, hingga Dani Pedrosa, pernah singgah di Indonesia dalam ragam acara promosi atau peluncuran motor terbaru mereka.

Namun, bagaimana dengan WSBK?

Ajang balapan ini sudah berlangsung sejak 1988. Berbeda dengan MotoGP yang menggunakan sepeda motor khusus untuk balapan tersebut, WSBK mengadu motor sport yang dijual bebas di pasaran. Tentu saja motor yang dikebut telah dimodifikasi habis-habisan.

Bedanya lagi, dalam satu putaran (round) WSBK ada dua seri yang dipertandingkan. Nilai yang diperoleh pebalap dalam setiap seri tersebut akan menentukan sang juara pada akhir musim.

Ada tiga kelas yang dipertandingkan dalam setiap round, yaitu WSBK, WSPP (Supersport), dan WSPP 300. Perbedaannya ada pada volume mesin yang digunakan--WSBK menggunakan mesin 1.000 cc, WSPP antara 600-750 cc, sementara WSPP 300, sesuai namanya, menggunakan mesin 300 cc.

Indonesia memiliki pebalap yang saat ini berlaga di kelas WSPP 300. Dia adalah Galang Hendra Pratama yang memperkuat tim Semakin Di Depan Biblion MotoXRacing.

Musim lalu, prestasi pebalap yang memacu Yamaha YZF-R3 tersebut terbilang lumayan. Ia mengakhiri musim di peringkat ke-10 dengan sekali kemenangan pada seri pertama di Republik Ceko. Jika prestasinya semakin baik, bisa jadi ketika WSBK berlangsung di Mandalika nanti Hendra sudah naik kelas ke WSBK.

Kehadiran pebalap lokal tentunya akan menambah daya tarik ajang tersebut bagi penduduk Indonesia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR