KUALIFIKASI EURO 2020

Tim-tim besar catat hasil sempurna

Gelandang Jerman, Leon Goretzka (kiri), beraksi saat menghadapi Estonia pada pertandingan Grup C kualifikasi Euro 2020 di Mainz, Jerman (11/6/2019).
Gelandang Jerman, Leon Goretzka (kiri), beraksi saat menghadapi Estonia pada pertandingan Grup C kualifikasi Euro 2020 di Mainz, Jerman (11/6/2019). | Armando Babani /EPA-EFE

Tim-tim besar melanjutkan perjalanan mereka pada kualifikasi Kejuaraan Eropa (Euro) 2020 dengan hasil positif pada Selasa (11/6/2019). Irlandia Utara, Belgia, Spanyol, dan Italia sama-sama mempertahankan kesempurnaan pada pertandingan keempat, sementara Jerman mencetak delapan gol tanpa balas.

Paddy McNair mencetak gol pertamanya untuk tim nasional Irlandia Utara pada waktu yang tepat. Gol pada menit ke-86 di Borisov itu cukup untuk membawa Irlandia Utara menang 1-0 atas tuan rumah Belarusia dan melanjutkan hasil sempurna mereka di Grup C.

Pasukan Michael O'Neill tersebut membawa pulang empat kemenangan dalam empat pertandingan untuk mengumpulkan 12 poin. Mereka memimpin Grup C dengan 12 poin, berada di atas dua tim favorit, Jerman dan Belanda.

O'Neill mengutarakan rasa terima kasihnya kepada para pemain yang masih menjaga performa mereka meski liga telah berakhir sebulan lalu. Mereka, menurut sang pelatih, menunjukkan mental yang positif di tengah segala tuntutan.

"Saya katakan kepada para pemain saat turun minum agar tak puas hanya bermain imbang nol-nol dan mereka memang tidak puas," ujar sang pelatih dalam BBC.

Ia juga memuji McNair (24), yang mencetak gol perdana setelah 29 kali membela timnas, dengan menyebutnya sebagai seorang pemain yang amat berpengaruh pada hasil dalam empat pertandingan terakhir.

"Apa yang kami saksikan adalah sekumpulan pemain muda yang masuk dan bermain pada pertandingan penting serta memberikan kontribusi penting," tandasnya.

Pada grup yang sama, Jerman terus mengintai di belakang Irlandia Utara. Tak tanggung-tanggung Der Panzer meremukkan Estonia 8-0 di Coface Arena, Mainz.

Marco Reus dan Serge Gnabry sama-sama mencetak dua gol, ditambah masing-masing satu dari Leon Goretzka, Ilkay Gundogan (penalti), Timo Werner, dan Leroy Sane. Lima gol berhasil dicetak pada babak pertama.

Kemenangan tersebut membawa Jerman menempati peringkat kedua Grup C dengan 9 poin dari tiga pertandingan. Artinya, Jerman masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dibandingkan Irlandia Utara.

Skor besar dan penampilan para pemain yang nyaris sempurna di lapangan, menurut asisten pelatih Jerman, Marcus Sorg, sedikit mengangkat beban tim tersebut. Sorg dan pelatih utama, Joachim Loew--yang tak bisa hadir karena cedera--memang tengah menyusun tim baru setelah tersingkir pada babak grup Piala Dunia 2018.

"Kami masih dalam tahap awal sebuah pembangunan... Tim ini, yang masih dalam pergolakan, penuh semangat. Sesuatu sedang berkembang di sini. Hal itu tampak jelas pada hari ini," papar Sorg.

Pada pertandingan tersebut, rekor baru juga tercipta. Kiper Manuel Neur tidak kebobolan untuk ke-37 kali selama 88 kali membela timnas Jerman. Angka itu mematahkan rekor 36 kali tidak kebobolan milik legenda Jerman, Sepp Maier.

Torehan sempurna juga dicatatkan oleh timnas Belgia. Dua gol Romelu Lukaku dan satu dari Kevin de Bruyne membawa mereka menundukkan tim tamu Skotlandia 3-0 di Stadion Heysel, Brussel.

Belgia memimpin Grup I dengan 12 poin dari empat pertandingan, unggul tiga angka atas Rusia, yang menundukkan Siprus 1-0 pada hari yang sama.

Pemain Spanyol Mikel Oyarzabal (kanan) menendang bola untuk mencetak gol ketiga Spanyol dalam pertandingan kualifikasi Euro 2020 melawan Swedia di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol (10/6/2019).
Pemain Spanyol Mikel Oyarzabal (kanan) menendang bola untuk mencetak gol ketiga Spanyol dalam pertandingan kualifikasi Euro 2020 melawan Swedia di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol (10/6/2019). | Rodrigo Jimenez /EPA-EFE

Sementara itu, Spanyol juga memantapkan posisi mereka di puncak Grup F. Mereka merebut tiga tambahan poin berkat kemenangan 3-0 atas Swedia di Santiago Bernabeu, Madrid. Spanyol kini telah mengumpulkan 12 poin, unggul lima angka atas Swedia yang berada di peringkat kedua.

Walau demikian, asisten pelatih Spanyol, Robert Moreno, menegaskan bahwa pasukannya masih bisa berkembang lebih baik. "Kami mencari kesempurnaan," tegas Moreno.

Moreno memimpin tim Spanyol untuk sementara karena pelatih Luis Enrique tengah cuti untuk menyelesaikan masalah keluarga. Ia berharap Enrique bisa kembali memimpin tim saat babak kualifikasi Euro 2020 berlanjut pada September nanti.

"Hal yang paling saya inginkan adalah ini menjadi hari terakhir saya berada di pinggir lapangan," kata Moreno.

Nilai sempurna dari empat pertandingan juga didapat Italia di Grup J. Sempat tertinggal oleh gol Edin Dzeko pada babak pertama di Stadion Juventus, Italia bangkit dan mencetak dua gol pada babak kedua melalui Lorenzo Insigne dan Marco Verratti untuk menang 2-1 atas Bosnia dan Herzegovina.

Italia kini memimpin grup dengan 12 poin, unggul tiga angka atas Finlandia.

Pada pertandingan Grup H, Prancis bangkit dari kekalahan atas Turki pada pekan lalu dengan melumat tuan rumah Andorra 4-0. Kemenangan itu membawa Les Bleus kembali ke puncak klasemen karena pada saat bersamaan Turki kalah 1-2 di Islandia.

Usai laga pada Selasa (11/6) malam tersebut, babak kualifikasi Euro 2020 akan istirahat hingga 5 September 2019. Dua tim teratas dari masing-masing 10 grup pada akhir babak kualifikasi akan lolos ke putaran final yang akan berlangsung 12 Juni-12 Juli 2020 di 12 kota pada 12 negara di Eropa.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR